News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
1506
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5294903a18cb17c04900003e/cerita-serial-hening-part-1-quotmata-mata-pembunuhquot
Matahari layaknya tepat di atas kepala, angin bertiup pelan mengibarkan selebaran sejumlah kertas y trgeletak di badan jalan, lalu lintas tak begitu padat mengingat ada beberapa titik jalan yg di blokir aparat kepolisian, yah rencananya hari ini seorang Pejabat tinggi daerah kota kecil itu akan mengunjungi sebuah perpustakaan di pinggir kota kecil ini. Dia berjalan pelan, sebatang rokok melekat di
Lapor Hansip
26-11-2013 19:12

[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"

Matahari layaknya tepat di atas kepala, angin bertiup pelan mengibarkan selebaran sejumlah kertas y trgeletak di badan jalan, lalu lintas tak begitu padat mengingat ada beberapa titik jalan yg di blokir aparat kepolisian, yah rencananya hari ini seorang Pejabat tinggi daerah kota kecil itu akan mengunjungi sebuah perpustakaan di pinggir kota kecil ini.
Dia berjalan pelan, sebatang rokok melekat di mulutnya, kedua tangannya terpaut di saku celananya, sebuah ransel lusuh lekat di pundakknya, sesekali matanya mengawasi setiap aktivitas di sekitar gedung perpustakaan itu, dia terus berjalan menyusuri gang demi gang, masuk ke salah satu bangunan kosong, menaiki sebuah lift barang kosong, menaiki tangga, terus melangkah dan akhirnyaberhenti di dekat sebuah jendela di lantai 6 bangunan yg terlihat masih dalam tahap pembangunan namun terbengkalai trsebut.
Ia mengeluarkan peralatan dari dalam ransel lusuhnya, sibuk merakit sesuatu.. sesekali matanya menatap ke luar jendela masih memperhatikan keadaan luar sebuah perpustakaan sekitar 8 blok atau 400meter lebih dari tempatnya, keriuhan mulai terdengar di luar, para aparat kepolisian sibuk mengawal sebuah sedan hitam yg berhenti tepat di depan perpustakaan trsebut, "klak..klak. ,",, ,moncong laras sebuah senapan muncul di sebuah jendela dari bangunan yg terlihat masih dalam proses pembangunan , dia sesorang tadi.. tangan kekarnya terampil dan tampak serasi menggenggam senapan laras panjang itu, matanya mengasah rupa dalam sebuah bidikan...
Negaranya menugaskan ia sebagai seorang mata-mata, namun karena berbagai situasi, dia juga di tugaskan sebagai "Silent Kill person", yg tugasnya memprioritaskan target negara yg harus dimusnahkan atau di bunuh.. sandi : Elang, begitu pusat taktis mata-mata negaranya memanggilnya, dan saat ini ia di tugaskan melakukan pengamatan sampai pembunuhan di sebuah negara tetangga, Thailand.
Seseorang paruh baya bertuxedo keluar dari sedan hitam yg di jaga ketat aparat kepolisian, para aparat terlihat sibuk mengamati sekitar perpustakaan itu, sejenak memperhatikan tampak beberapa sniper di tempatkan di beberapa gedung sekitar, Namun secara geometris posisi Elang tak terpantau aparat karena situasi pinggiran kota yg padat, belum lg massa pro sang pejabat yg menjadi target negaranya karena di anggap memprovokasi masyarakat global untuk melawan pemerintah dalam setiap kampanyenya, dan disebut-sebut sebagai pemasok izin senjata gelap ke sejumlah daerah konflik di negara Elang.
Sang pejabat menebar senyum sambil melambaikan tangan ke para pendukung setianya yg hadir di alun-alun, terpancar rasa bangga di raut wajahnya, sementara itu..
Arah angin sudah di tebak..
sebuah titik bidik telah terletak..
sebutir peluru telah mengisi ruang tata sang mesin pemncabut nyawa..
"DASSHHH...!!!"
Sebuah timah panas meluncur dari sebuah senapan dan mendarat tepat di dada sang pejabat itu, merobek kulitnya, meremukkan tulangnya, dan mencercah jantungnya, sang pejabat...roboh bersimbah darah, "whoaaa!!!" teriakan kerumunan panik melihat apa yg baru terjadi, polisi sibuk mengamankan jasad dan keluarga pejabat yg ada disana, sisanya mengamati gedung-gedung sekitar, di lain sisi Elang tengah berjalan santai di sebuah jalan, namun kali ini iy terlihat berbeda, ia hanya mengenakan kaos hitam dan jeans biru serta kaca mata hitam di matanya, ransel dan peralatan lainnya di tinggalkan begitu saja, karena eman begitu prosedur baginya sebagai Sniper yg tengah beroperasi di negara lain.
Elang terus berjalan santai, sampai di suatu persimpangan yg tak begitu ramai, 2 orang polisi menghentikannya,
"sorry sir, can you show your id?" kata salah satu polisi tersebut, tanpa berbicara dan menundukkan kepalanya Elang menunjukan sebuh kartu identitas, ke 2 polisi tersebut terlihat berbincang setengah berbisik, tampak salah satu polisi itu memegang sarung pistol yg di pinggangnya, melihat gelagat itu, Elang segera melompat melayangkan kaki kirinya tepat di wajah salah satu polisi itu, kemudian berputar sambil tangannya meraih pistol di pinggang polisi itu dan mengarahakan ke polisi satunya lagi, "Tashh...Tash!!!"
Elang menghabisi ke 2 polisi tersebut dan segera berlari menuju sebuah mobil yg memang telah ia persiapkan sebelumnya, dan segera melaju pergi di tengah2 kepanikan orang-orang yg melihat 2 polisi itu tewas di tangannya.
Meliuk-liuk di jalan kota kecil itu, Elang berusaha keluar dari jangkauan polisi setempat yg mencarinya, tak lama ia sampai di sebuah sungai, ia berhenti, membakar sebatang rokok dari sakunya, kemudian mendorong mobilnya di tenggelamkan di sungai itu, lagi-lagi prosedur terapannya untuk keamanan dirinya, ia lanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri hutan kecil dekat sungai itu, "apa kau yg membuat negara ini heboh?" seseorang bermantel hitam tiba-tiba muncul dari balik pohon di depannya, "bukan aku, aku hanya merampok sebuah toko kecil di ujung jalan" jawab Elang sambil tetap berjalan, "oh, begitu ya?" sahut seseorang tadi, "apa urusanmu selalu mengawasiku?" tanya Elang berhenti tepat di hadapannya, "tentu saja kau juga urusanku, kita bertugas di negara yg sama, sebagian besar target negaramu adalah target negaraku juga.."
"benar! tp negaramu terlalu munafik untuk kerja sama!" kata Elang memotong kata-kata dari seseorang yg diketahui adalah seorang agen mata-mata Korea yg ia kenal semenjak ia di tugaskan disini 2 tahun yg0 lalu, anehnya agen Korea ini slalu muncul disetiap Elang slesai menjalankan misi, "hei..tenanglah, akankah lebih baik kau dan aku bekerja bersama? dan..."
belum selesai agen itu berbicara Elang sudah menodongkan sebuah kecil ke kepala agen korea tersebut, dan secara mengejutkan agen kore tersebut juga melakukan hal yg sama, "org ini berbahaya..." pikir Elang, "eh..eh,, emosimu slalu meledak-ledak kawan...tenanglah..ingat tawaranku, kita segera bertemu lagi" kata agen itu sambil menurunkan pistolnya dan berjalan mundur dan menjauh pergi masuk ke hutan kecil di pinggir kota itu, "hmmm...orang ini"
(bersambung ke part 2 besok xP)
profile-picture
Nanggala012 memberi reputasi
1
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 39 dari 76
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 11:47
menanti dengan setia...........emoticon-Blue Guy Cendol (L)
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 12:13
Ditunggu update nya ndan :-D
Dari kmaren baca dari Part 1 ampe yg trakhir di update, ampe lupa mandi emoticon-Ngakak
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 15:13
Dah di update seru banget... Tapi kira2 siapa yah yang dsebut komandan pembelot itu. Kok dia tau elang yah... #penasaran
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 15:31
Lanjut ndan DJ... Mainkan...
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 20:46
Wiuuhhhh tambah penasaran nich.., lanjutkan komandan, ditunggu updatenya....
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 21:06
Quote:Original Posted By Zhintink


loh..loh.. ada apa ini,koq dah sampe part terakhir? agan venom tukar ama cendol yo?
kasi bocoran dong gan venom....


Hehe maksud saya itu sampai bagian terakhir yang diupload si TS, bukan part terakhir dari ceritanya keseluruhan
emoticon-Ngakak

@ TS semoga sehat terus dalam melanjutkan cerita ini emoticon-Recommended Seller
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
17-03-2014 22:28
cerita agan keren sekali, banyak kejutannya bikin sport jantung.
sampe ane yg SR sejati ga nahan buat komeng.
gan ane penasaran bgt sama komandan green berets yg mengenal elang.???
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
18-03-2014 07:09
Kapan mau di update ndan ? emoticon-Matabelo
ceritanya seru emoticon-Shakehand2
baru bisa kasih abu ya ndan..
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
18-03-2014 10:23
Lanjutken cerbungnya .ditunggu updatenya
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
18-03-2014 12:00
Nanti malam ada berapa part ndan?
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
18-03-2014 21:09
Dah jam segini belum muncul jg ni TS... Katanya lg ndak ngeDJ...
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
18-03-2014 21:19
sabar menanti
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 03:47
Menjelang hari ke empat emoticon-Frown
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 17:05
Ndan lanjutin.
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 17:39

part 65 set up

on the way..
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 17:53
tak sabar menanti gan emoticon-Ngakak
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 18:29
Aku masih setia disini lo guns... Nanti mentang2 gak komen, dikira udah pindah ke lain trit. emoticon-Najis
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 19:09
Quote:Original Posted By enda72
on the way..


kaya nya lagi di rest area neh TS.
heheee....
ditunggu ya gan....
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 20:31
biar ane tebak....
elang - vega
angga - tari
adam, mahda, dimas dan haryo rebutan hansip BR...
emoticon-Ngacir2
0 0
0
[CERITA SERIAL] ★HENINg★ part 1 "mata-mata pembunuh"
19-03-2014 21:52
Quote:Original Posted By enda72
on the way..



on the way kemana gan? ikut dong...
0 0
0
Halaman 39 dari 76
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia