- Beranda
- The Lounge
ketika kemolekan jadi komoditi umum vs lembaga sensor (pilih mana)
...
TS
mynameishafid
ketika kemolekan jadi komoditi umum vs lembaga sensor (pilih mana)
Jujur gan, ane pria yang sudah menikah... sudah punya putri, 4th..
tapi, ane masih suka sekali menikmati kemolekan body wanita... baik gambar ataupun video..
video yang ane maksud, sumbernya macem2 gan... bisa video dalam makna sebenarnya...
iklan di TV...
dan berbagai tayangan di media elektronik... termasuk siaran LIVE stasiun TV..
klo agan / sista perhatikan, setiap film yang diputar di tv nasional kita, harus melewati "filter" lembaga sensor film..
gunanya?
untuk menampilkan adegan film yang dianggap "aman" untuk dikonsumsi.
sensor meningkat, tidak hanya memotong bagian film yang dianggap berbahaya... tapi memberi efek blur pada bagian tubuh wanita yang terbuka (dada, red)
plus, pemberian saran penyajian film...
SU (Semua Usia)
BO (Bimbingan Orang Tua)
D (Dewasa)
tapi agan perhatikan, iklan yang ada...
hampir semua menampilkan kemolekan tubuh wanita untuk menarik perhatian... bahkan ada adegan basah2an yang kemudian memberi kesan terlihat pakaian dalamnya...
di beberapa acara juga, LIVE juga... beberapa bintang tamu atau pemerannya menggunakan pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh...
trus lembaga sensor hanya untuk film aja gitu?
melihat, wanita2 itu menjadi komoditi umum...
ane berpikir... kok mereka gak malu ya? jelas di negara ini elegal...
apalagi di negara yang menganut, KETUHANAN YANG MAHA ESA...
coba deh agan perhatikan di iklan2 di TV...
atau yang ini
miris gan liatnya... gmn perasaan ortunya? kemolekan anaknya dinikmati banyak orang...
menurut ane, klo mau tegas sekalian aja... semuanya jangan luput dari sensor...
klo posisi nanggung... atau hanya menampilkan lekuk tubuh aja.. dengan pakaian sangat ketat...
justru menambah fantasi atau halusinasi kita para pria... ya gak gan?
tapi, ane masih suka sekali menikmati kemolekan body wanita... baik gambar ataupun video..
video yang ane maksud, sumbernya macem2 gan... bisa video dalam makna sebenarnya...
iklan di TV...
dan berbagai tayangan di media elektronik... termasuk siaran LIVE stasiun TV..
klo agan / sista perhatikan, setiap film yang diputar di tv nasional kita, harus melewati "filter" lembaga sensor film..
gunanya?
untuk menampilkan adegan film yang dianggap "aman" untuk dikonsumsi.
sensor meningkat, tidak hanya memotong bagian film yang dianggap berbahaya... tapi memberi efek blur pada bagian tubuh wanita yang terbuka (dada, red)
plus, pemberian saran penyajian film...
SU (Semua Usia)
BO (Bimbingan Orang Tua)
D (Dewasa)
tapi agan perhatikan, iklan yang ada...
hampir semua menampilkan kemolekan tubuh wanita untuk menarik perhatian... bahkan ada adegan basah2an yang kemudian memberi kesan terlihat pakaian dalamnya...
di beberapa acara juga, LIVE juga... beberapa bintang tamu atau pemerannya menggunakan pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh...
trus lembaga sensor hanya untuk film aja gitu?
melihat, wanita2 itu menjadi komoditi umum...
ane berpikir... kok mereka gak malu ya? jelas di negara ini elegal...
apalagi di negara yang menganut, KETUHANAN YANG MAHA ESA...
coba deh agan perhatikan di iklan2 di TV...
Spoiler for agan liat apanya?:
atau yang ini
Spoiler for agan liat apanya?:
miris gan liatnya... gmn perasaan ortunya? kemolekan anaknya dinikmati banyak orang...
menurut ane, klo mau tegas sekalian aja... semuanya jangan luput dari sensor...
klo posisi nanggung... atau hanya menampilkan lekuk tubuh aja.. dengan pakaian sangat ketat...
justru menambah fantasi atau halusinasi kita para pria... ya gak gan?
0
2.7K
15
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.8KAnggota
Urutkan
Terlama