News
Batal
KATEGORI
link has been copied
114
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51e73c363c118e645c000001/how-to-find-habitable-planets-cara-menemukan-planet-layak-huni
Wilkommen, Welcome, Selamat Datang, Irrashaimase! Note : Trit ini dibuat berdasarkan summary dari buku "How to Find a Habitable Planet" by James. F. Kasting. I. Recent findings Gliese 581g, ilustrasi artis Dunia dibuat heboh oleh penemuan baru-baru ini, yaitu penemuan planet yang disinyalir bisa menampung kehidupan (baca: Goldilock Zone -dibawah). Berita terakhir adalah sistem bintang Gl
Lapor Hansip
18-07-2013 07:52

How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)

Wilkommen, Welcome, Selamat Datang, Irrashaimase!


Note : Trit ini dibuat berdasarkan summary dari buku "How to Find a Habitable Planet" by James. F. Kasting.

I. Recent findings


How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
Gliese 581g, ilustrasi artis


Dunia dibuat heboh oleh penemuan baru-baru ini, yaitu penemuan planet yang disinyalir bisa menampung kehidupan (baca: Goldilock Zone -dibawah). Berita terakhir adalah sistem bintang Gliese 667C, yang katanya memiliki 3 buah planet di Zona Huni dan berjarak 22TC (Tahun Cahaya).

Artinya: kalau manusia udah sanggup buat wahana warp drive berkecepatan warp faktor 1 (1TC) maka wahana itu akan menempuh perjalanan 22 tahun. (tentang warp drive ngga akan di bahas disini)

Per 12-Juli-2013, udah ada 910 exoplanet yang sudah bisa di identifikasi dan di konfirmasi. 262 diantaranya di perkirakan bisa dihuni.

Untuk daftar yang lebih detil bisa masuk ke Sini, atau Sini

Kabar baiknya, sekarang ini menemukan exoplanet sedang hot dikalangan ilmuwan (bahkan amatir), dan setiap tahunnya semakin banyak orang yang antusias. Jadi di waktu dekat ini, diharapkan makin banyak lagi planet yang disinyalir bisa menampung kehidupan akan ditemukan.

II. Goldilock Zone


How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
Goldilocks and the Three Bears


Bicara tentang planet layak huni, kita harus mengerti dulu apa konsepsi dari istilah layak huni tersebut.

Baiknya kita mundur melihat ke belakang sebentar, yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah kondisi Bumi kita sendiri.

Q: Mengapa Bumi bisa menampung kehidupan?

Quote:
1. Atmosfir Bumi terdiri dari 78% nitrogen (N2), 21% oxygen (O2), 0.9% argon(Ar), 0.03% carbon dioxide (CO2). Dimana semua mahluk hidup butuh Nitrogen dan Oxygen untuk bertahan hidup (kecuali baktery Methanogen yang butuh Methane)

2. Iklim di Bumi sangat kondusif untuk mendukung kehidupan. Bumi layaknya mahluk hidup yang punya sistem pertahanan diri sangat kompleks yaitu dengan CO2 yang berfungsi sebagai efek rumah kaca yang membantu membuat Bumi tetap hangat. CO2 tetap pada kadar seimbang, karena CO2 yang ada di atmosfir akan diproses menjadi O2 oleh tanaman lewat Fotosintesis, sebagian mengendap di dasar lautan dan bebatuan. Yang akan dimuntahkan kembali oleh Gunung berapi ke atmosfir atau lewat Silicate Weathering (pelapukan silikat), yaitu proses chemical breakdown (penguraian kimiawi) dimana unsur-unsur pembentuk mineral kembali diurai oleh proses pelapukan. Sumber

Hal ini dinamakan dengan Carbon Cycle (Siklus Karbon)

Sayangnya, campur tangan manusia dengan proses pembakaran Hydro Carbon (Bahan Bakar Fosil), membuat kadar CO2 lebih banyak daripada yang bisa di proses dalam Carbon Cycle, hal ini bisa menjurus ke event efek rumah kaca dalam level katastropik (bagi mahluk hidup, tidak bagi Bumi itu sendiri).

3. Air (H20). Air adalah katalis bagi kehidupan, seperti yang sudah banyak kita tahu. semua kehidupan di Bumi berasar dari air. Tapi para ilmuwan meyakini, kalau air itu ternyata tidak native dari Bumi, tapi berasal benda langit yang jatuh ke Bumi: yaitu Asteroid.

Jadi kata mereka, pada saat Bumi terbentuk, dia belum punya air. Hingga di era 3.8 Miliar tahun lalu (MTL), di era Heavy Bombardment (bombardir berat), Bumi di bombardir oleh object langit, dan beberapa diantaranya adalah Asteroid Es. Jadi, disinilah asal muasal air di Bumi.

Bukti dari era ini bisa dilihat dari permukaan bulan yang bopeng-bopeng kaya muka ente gan. emoticon-Ngakak

4. Cahaya matahari. Matahari yang kita lihat sekarang, ternyata nggak selamanya seterang sekarang gan. Di awal-awal Bumi terbentuk (4.6 MTL), matahari lebih redup 30%. Jadinya kalopun udah ada air, yang pasti masih berupa es. Nah untungnya, cahaya matahari sekarang ini cukup hangat untuk membuat air mencair jadi kaya sekarang. Dan jangan lupa berterima kasih sama lapisan Ozone di atmosfir yang udah menangkal radiasi-radiasi berbahaya macam UV buat kehidupan.

tapi matahari juga punya tanggal kadaluarsa gan, diperkirakan 5 Miliar tahun datang (MTD) reaksi fusi di inti matahari akan mulai kehabisan bahan bakar yaitu atom Hidrogen. Dan di saat itu matahari akan mengembang sangat besar menjadi Red Giant (Raksasa Merah), sampai ke orbit Merkurius (cahayanya lebih terang 10.000x dari sekarang). lalu menyusut menjadi White Dwarf (kerdil putih) dengan seukuran Bumi. Kalo manusia masih ada, kayaknya udah ngga lagi tinggal di Bumi sih, jadinya Woles aja gan.


Nah keempat elemen inilah yang dijadikan acuan sebagai Zona Layak Huni buat planet-planet lain.

Dan kemungkinan terbesar sebuah planet memiliki keempat elemen ini, adalah kalau planet itu terletak di Goldilock Zone (yaitu zona dimana nggak terlalu dekat dan juga nggak terlalu jauh dari bintak induknya).

Di tata surya sendiri zona Goldilock itu terletak di 0.95 AU hingga 1.65 AU (Astronomical Unit yaitu jarak antara Bumi-Matahari = 149.597.870.7 km).

Terlalu dekat, air akan menguap; Terlalu jauh air akan membeku. Bumi dan Mars terletak di Zona ini.

Q: Lho? tapi kenapa Mars tidak punya kehidupan?

Mars punya dua kelemahan:
Quote:
1. Mars tidak punya medan magnetik, sehingga angin surya memangkas habis CO2 di atmosfir. Padahal medan megnetik berperan penuh dalam menamengi angin surya ini.

2. Mars terlalu kecil, jadi dia tidak punya lempeng tektonik dan vulkanik, yang berperan penting dalam pelepasan CO2 ke atmosfir.


Akan tetapi, Mars sangat mungkin di Terraform, jikasaja kita punya cara untuk melepas CO2 yang bermukim di bebatuan subsurface kembali ke atmosfir. (ide paling radikal adalah dengan membombardir lapisan subsurface Mars dengan bom nuklir, tapi mending jangan deh .. ntar yang ada malah ancur tuh planet).

Bumi juga sebenarnya, tidak sempurna-sempurna banget .. Bumi masih terlalu dekat dengan Matahari. Harusnya Bumi tercipta, rada jauhan dikit aja.

===============

Nah tadi kan kita udah bahas tentang usia matahari, nah kan sepanjang usianya intensitas cahaya bintang semakin terang. Jadinya jarak Goldilock sebuah bintang juga ditentukan oleh usia bintang itu sendiri.

pada awal-awal pembentukan tata-surya, Goldilock matahari kita terletak di 0.95 AU-1.4 AU. Beda-beda dikit si untuk ukuran astronomi, tapi justru ini hal yang penting. karena seperti yang dibilang tadi. Zona Goldilock sangat ditentukan oleh usia sang bintang.

Faktor lain yang menentukan zona goldilock adalah tipe si bintang ini.
James F. Kasting telah meneliti hal ini. Dan dia berkata kalau tipe bintang yang paling pas untuk menampung kehidupan adalah bintang jenis G, K, F. Matahari kita sendiri adalah bintang kelas G2.

Untuk lebih jelasnya tentang klasifikasi bintang, ayo kita masuk ke bab III.


III. Klasifikasi bintang


How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
The Star


Bintang di klasifikasikan atas Spektral dan Temperature yang dibagi menjadi 7 tipe: O, B, A, F, G, K dan M. (bisa diingat lewat mnemonic, "Oh Be A Fine Girl, Kiss Me!").

O dan B tidak terlalu banyak tetapi sangat terang, sedangkan M sangat banyak (umum) tetapi redup.

Klasifikasi bintang bisa dilihat di diagram Hertzsprung-Russel

Quote:
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)



sedangkan, zona Goldilock dari tipe-tipe bintang ini bisa dilihat di sini.
Quote:
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)



Seperti yang dibilang tadi, matahari kita bertipe G2. Salah satu dari jenis bintang yang ideal untuk menampung kehidupan. Mengapa? karena iluminasi dan tingkat radiasi bintang tidak terlalu ekstrim bagi mahluk hidup.

Tabel perbandingan radiasi bintang bisa dilihat disini
Quote:
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)



disini bisa dilihat, sebenarnya bintang yang paling ideal adalah bintang tipe K2. dimana tingkat radiasinya lebih rendah dari bintang tipe G2. Sekali lagi, kalau Bumi itu nggak sempurna-sempurna amat.

Dan ini menjelaskan mengapa Kal-El yang berasal dari planet di bintang tipe K2 menjadi kuat ketika datang ke Bumi, karena dia terpapar radiasi berlebih alias bermutasi (just kidding).

Oke lalu bagaimana dengan bintang klasifikasi M? yang merupakan bintang paling umum ditemukan di jagad raya?

Ternyata kebanyakan Goldilock Zone bintang tipe ini terletak terlalu dekat dengan sang bintang itu sendiri, akibatnya. Planet yang berada di zona ini akan terkunci (Tidally Lock) dengan sang bintang, yang membuat satu sisi planet tersebut akan terus menerus menatap sang bintang. Sedangkan sisi lainnya akan berada di kegelapan eternal. Inilah alasan ilmiah makanya mengapa Gliese 581g itu Tidally Locked sama bintangnya.

Trus, akibatnya apa?

yah akibat logisnya, satu sisi menghadap matahari akan kering kerontang, sedangkan sisi gelap akan membeku. Kalau sudah begini, iklim tidak akan berjalan. Dan hal tersebut akan menjadi sangat fatal bagi kehidupan? bukan begitu?

Juga planet yang tidally locked biasanya tidak punya medan magnet, karena tidak (atau lambat) berputar. (perputaran planet jelas dibutuhkan untuk membangkitkan medan magnet). Ingat Mars yang tidak punya medan magnet kan?

Tunggu Dulu!

James F. Kasting, membantah hal ini. Dia bilang, seperti yang sudah kita jelaskan, planet itu seperti mahluk hidup. Planet memiliki Defends Mechanism terrsendiri juga.

Kalau planet dengan tidal terkunci, memiliki cukup CO2, setidaknya 30 Milibar (100x lipat bumi) seharusnya cukup untuk membuat planet itu tetap hangat. Dan siklus karbon tetap terjadi antara sisi dingin dan sisi panas. Juga jika planet itu memiliki lautan dalam, arus laut akan menjadi medium untuk menghantar panas dari sisi ke sisi. Sama persis dengan sistem pergerakan lautan di Bumi.

Jadi walaupun bintang kelas M bukan tipe ideal, sebagai induk planet layak huni. Tapi sebaiknya, bintang kelas ini jangan dikesamping kan dulu. (setidaknya tunggu sampai kita sampai ke Gliese 581g untuk membuktikan hal ini ... tapi kaapaaaann???)

Quote:update terbaru (TELAAAATT!) ... kabar duka datang dari University of British Columbia, Prof. Phil Gregory melakukan riset yang hasilnya mengatakan planet Gilese 581g itu tidak ada (T_T) ... alias salah diagnosa)


IV. Teknik pencarian


How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
Artemis the Huntress



Oke kita udah membahas banyak. Goldilock Zone, Tipe Bintang, Kondisi Bumi etc etc. Sekarang kita akan masuk ke bab inti tentang teknik pencarian planet exosolar.

Ada beberapa teknik yang dikembangkan oleh ilmuwan beberapa dekade terakhir ini. Apa saja?

Quote:
1. Radial Velocity (Pergerakan bintang) / Astrometry Method

Bintang memiliki gravitasi yang kuat untuk mengikat benda-benda di sekitarnya (biasanya planet) untuk mengorbit mengelilinginya. Akan tetapi, seusai dengan hukum Einstein, benda dengan massa besar akan membelokkan waktu dan ruang sehingga memiliki gravitasi sendiri juga.

Artinya, Planet juga punya gravitasi sendiri (ini kita udah tau lah).

Nah, walaupun gravitasi planet lebih kecil daripada gravitasi bintang. Setidaknya, gravitasi planet cukup kuat untuk membuat sebuah bintang ber"Harlem-Shake" (wobble).

Nah dari pengamatan mata biasa di permukaan bumi, memang hal ini tidak terlalu terlihat. Akan tetapi berbeda jika pengamatan dilakukan oleh instrumen sensitif di orbit Bumi (dimana tidak ada atmosfir dan apapun yang menghalangi).

Terima kasih sama teleskop Hubble dan Keppler, sekarang kita udah bisa mendeteksi goyangan bintang dengan akurat. Sehingga kalau ada planet yang cukup besar untuk membuat sebuah bintang bergoyang disko, kita akan tahu.

How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
contoh matahari kita Harlem-Shake, karena imbas gravitasi Jupiter.


Sudah beberapa exoplanet yang dikonfirmasi, melalui metoda ini. Antara lain : HD 209458, VB 10b dan exoplanet yang ditemukan di awal-awal. Sumber


Kelemahan dari metoda ini adalah, cakram orbit planet harus bersudut cukup besar atau menuju perpendikular (90 derajat) dari pengamatan teleskop. karena kalau cakram orbit bintang sejajar dengan cakram orbit tata surya, akan sulit melihat goyangan bintang.

How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)


Yang kedua, metoda ini hanya efektif jika digunakan untuk mencari planet besar seukuran Jupiter yang punya gravitasi cukup besar untuk menggoyang bintang. Dan biasanya planet ini terletak cukup dekat dengan bintang sehingga tidak memungkinkan untuk menampung kehidupan

karena panas bintang cukup untuk menggoreng seisi planet. makanya biasanya planet yang ditemukan menggunakan metoda ini disebut dengan "Hot Jupiter"

2. Transit Method.

Jika sudut cakram orbit sejajar dengan sudut cakram orbit tata surya, ada sebuah metoda yang bisa digunakan untuk mendeteksi planet. Bahkan metoda ini jauh lebih akurat daripada metoda RV diatas.

Analoginya, ketika kita melihat lampu bohlam, dan ada lalat yang melewati lampu tersebut, maka cahaya lampu akan berkurang sinarnya karena terhalang lalat tersebut. Memang mata manusia tidak akan bisa mendeteksi pengurangan cahaya sampe sebegitunya. Tapi alat yang sangat sensitif bisa.

Terima kasih kepada perkembangan teknologi yang pesat. sekarang kita punya teleskop yang cukup kuat untuk mendeteksi peredupan sinar bintang hingga dibawah 1% ketika sebuah planet seukuran Bumi melintas di depannya.

Bahkan dengan spektrum sinar bintang yang diterima oleh lensa teleskop, kita sudah bisa mendeteksi komposisi kimia di atmosfir planet tersebut.

Seperti ini contohnya, spektrum Bumi (diamati dari pantulan cahaya Bumi ke bulan) dan Planet-planet tetangga:

How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)



Makanya, kita udah dengan pedenya mengklaim ada beberapa exoplanet yang punya kadar H2O cukup tinggi di atmosfirnya hingga memungkinkan untuk di huni.

Kelemahan metoda ini adalah, tingkat akurasi masih sangat kurang. Sehingga banyak False Postivenya (salah analisa) sampai 35%. Dan kelemahan lainnya adalah, sulitnya menemukan bintang yang memiliki planet seukuran bumi di zona goldilock dengan alasan waktu. Karena biasanya planet seukuran bumi memiliki waktu revolusi kurang lebih setahunan. Jadinya kalau memang mau menemukan waktu transit planet tersebut, si teleskop mesti ngendon ngeliatin itu bintang sampai bulanan bahkan tahunan.

"Ain't nobody got time for that!".


Juga bidang pantau teleskop sensitif itu kecil (semakin dia sensitif, bidang pantaunya juga semakin kecil), sedangkan bintang yang mesti di pantau banyak bet!.


Okeee ... ada banyak metoda selain dua metoda diatas. Tapi, metoda-metoda itu umumnya dapat dibagi menjadi dua tipe: Yaitu lewat pengamatan pergerakan bintang dan lewat pengamatan cahaya bintang .. dan sepertinya dua metoda diatas cukup untuk mewakili masing-masing tipe metoda.

V. Penutup


Okeyy ... lumayan njlimet dan panjang.

Untuk diketahui, kalau penjabaran di trit ini udah di generalisasi sebisanya, proses pencarian exoplanet itu aslinya jauh lebih rumit. Melewati multiple disiplin ilmu: Astronomi, Fisika, Biologi, Geologi dan Kimia. Kalau mau lebih advance silahkan baca bukunya "How to Find a Habitable Planet" James. F. Kasting di Sini. Atau cari aja di torrent gan.

Inti, yang perlu di ketahui. Kalau di masa depan akan semakin banyak planet-planet yang di sinyalir layak huni akan ditemukan.

Dan tentu saja, seperti yang disukai oleh UFO Anthusiast .... dengan kemungkinan ditemukannya planet layak huni... maka kemungkinan ditemukannya Alien juga akan semakin besar (Entah Alien yang cuma berupa mikroba ataupun Alien yang memiliki intelektualitas tinggi seperti kita).

Akan tetapi, dengan ini "Aman untuk bilang" kalau kemungkinan manusia adalah satu-satunya mahluk intelek di alam semesta semakin mengerucut. (Baca Rare Earth: Why Complex Life is Uncommon in the Universe by Peter D. Ward sebagai buku pembanding trit ini, disitu dikatakan kalau manusia itu unik di alam semesta).

Kalaupun memang, proyek menemukan mahluk extrasolar itu masih dirasa sulit, setidaknya manusia punya harapan untuk migrasi ke luar angkasa, jika ... suatu saat .... ada event kataklismik yang membuat harapan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya menyusut menjadi 0% ....(bilang aja ki-amat gitu gan, pake berbelit-belit ngemengnye !).

Masalahnyaaa~~

Kapan kita mulai bisa buat pesawat luar angkasa macem U.S.S Enterprise yang bisa membawa manusia ke planet-planet tersebut.


How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak

Update : Tambahan dari agan-agan
tambahan

Diubah oleh Icchi.
profile-picture
donnav memberi reputasi
1
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 4 dari 6
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
12-08-2013 13:17
soal diskusi diatas,

ane pernah nemu website game simulasi banyaknya E.T.Intelligence, tapi cukup realistis walau faktor2nya agan agan sendiri yang masukkan seperti banyaknya bintang, banyaknya planetperbintang dll

nanti akan muncul jumlah habitable planet bahkan intelligent life, tapi ini simulasi aja ya gan, bukan berarti real life, serunya jumlah planet dan life chance bisa diganti2 sama agan sendiri (God mode)

lupa websitenya apa, seinget ane, ane dapetin linknya dari vsauce youtube, atau channel youtube education sejenis
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
12-08-2013 21:36
Quote:Original Posted By gesco
pengen banget hidup abadi biar bisa menjadi saksi untuk pertama kalinya manusia bumi contact dengan peradaban lain di planet lain (kalau hanya sekedar mahluk hidup tanpa peradaban ane gak tertarik dengan tuh planet)

hmmm.. let me think something..
di galaxi bimasakti sendiri diperkirakan terdiri dari 300 Milyar bintang (sumber : google), Dengan perhitungan terburuk mari kita gunakan bilangan yang terkecil yaitu 1%. Nah seandainya 1% dari bintang2 itu memiliki tata surya maka tinggal 3 Milyar bintang lalu kita kira2 lagi setiap bintang tata surya itu masing2 memiliki 3 planet (hitungan terkecil). jadi kita memiliki 9 Milyar planet. trus dari 9 milyar planet kita ambil hitungan yang paling... paling... terburuk lagi yaitu 0,1% berada pada Goldilock Zone pada bintang induknya, rocky planet atau planet bebatuan atau bukan gas, memiliki Magnetic Field, tidak lebih kecil dari mars dan tidak lebih besar dari 15 kali bumi, memiliki aktifitas vulkanik yang baik, berotasi secara wajar dan tentu saja memiliki air yang melimpah dalam bentuk cair. maka kita akan dapat angka 9 JUTA PLANET yang memiliki kehidupan!

tapi tunggu dulu ane kan lebih tertarik sama planet dimana kehidupannya sudah mengenal peradaban. maka klasifikasinya jadi begini.
Aktifitas bencana global tidak berlangsung dalam rentan yang cepat seperti super vulcano, comet impat, ice age dll yang datengnya (contoh) 1 juta tahun sekali. jika ada planet yang memiliki klasifikasi memiliki kehidupan tapi aktifitas bencana globalnya datang sangat sering seperti di atas maka ane yakin tuh planet gak bakal punya mahluk yang beradab karena belum selesai evolusi ke tingkat selanjutnya dah dihajar komet, binasa lagi.. ngulang lagi dari awal.. baru mau jalan lagi, super vulcano ternyata dah nungguin, binasa lagi.. jadi mahluknya ya begitu2 aja hanya tumbuh, bertahan hidup dan bereproduksi. dari penjelasan ini jika kita ambil lagi 0,01% planet2 yang memiliki kehidupan itu relatif adem ayem kayak bumi yang memungkinkan peradaban itu berkembang jadi kita memiliki 9000 Planet hanya di Galaxi Bima Sakti Sendiri!

kalau di alam semesta ada yang tau gak berapa jumlah galaxinya? kalau tau hitung sendiri ya karena ane gak tau (dah cari kemana2 gak pernah ketemu jawaban ini)

maka itu kadang2 klo ada yang bilang kita ini sendiri di alam semesta ane cuman bisa senyum sambil dalem hati pengen gw jitak palanya ampe goblok... emoticon-Mad


Yang agan maksud itu namanya Drake Equation. (Dinamakan begitu karena yang bikin persamaan ini namanya Frank Drake dan Carl Sagan (ilmuwan/novelis yang buat npvel berjudul "Contact" dibikin film di bintangi oleh Jodie Foster) Sebenarnya persamaan ini harusnya dinamakan Sagan-Drake Equation .. tapi lebih dikenal cuma Drake Equation ~Panjaang)

Eniwei ... Drake udah membuat persamaan banyaknya alien dengan intelejensi tinggi di galaxy bima sakti. (jadi agan nggak usah lagi puyeng-puyengin pala dengan bikin itungan sendiri)

N = NgfpneflfifcfL


Ng: Banyak bintang di galaxy
fp : Banyak bintang yang punya planet
ne: Banyaknya 'Earth-Like' planet di bintang itu
ft : Banyaknya 'Habitable' planet di bintang itu
fi : Kemungkinan kehidupan akan berevolusi menjadi pintar
fc : Kemungkinan mahluk pintar ini memiliki kemampuan berkomunikasi jarak jauh (eg: radio)
fL : Rentang waktu hidup planet selama menyokong teknologi tinggi

Eniweeeiiiiii ... setelah hitung sana hitung sini, Drake dan Sagan menyimpulkan, di galaksi bimasakti kita aja terdapat 1 juta planet dengan mahluk berintelejensi tinggi.

Quote:Original Posted By Sagan

His estimated value for N from his later book The Cosmic Connection was 1 million. If that number is correct, then the nearest intelligent civilization is probably no further than a few hundred light years from Earth. (Sagan C. & Agel J., 1973)


Yo ndak usah nanya gimana dia bisa dapet angka 1 juta ini, agan cari sendiri di Google yah Hehehehe emoticon-Ngakak :mabuuur

Quote:Original Posted By Nameddy
soal diskusi diatas,

ane pernah nemu website game simulasi banyaknya E.T.Intelligence, tapi cukup realistis walau faktor2nya agan agan sendiri yang masukkan seperti banyaknya bintang, banyaknya planetperbintang dll

nanti akan muncul jumlah habitable planet bahkan intelligent life, tapi ini simulasi aja ya gan, bukan berarti real life, serunya jumlah planet dan life chance bisa diganti2 sama agan sendiri (God mode)

lupa websitenya apa, seinget ane, ane dapetin linknya dari vsauce youtube, atau channel youtube education sejenis


Ya website ini kayaknya mengambil basis hitungan dari Drake Equation itu tadi gan.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
12-08-2013 22:56

Quote:Original Posted By gesco


yg gw bold : itu dari sudut pandang agama apa apa? emoticon-Bingung (S)



Agan Shuna dan Agan Savior03 berkesimpulan begitu bukan berdasar agama apapun, ini berdasarkan fakta saintifik yang bisa dipertanggung jawabkan. Dan didukung oleh hasil penelitian Peter D. Ward dan Donald Brownlee (bukunya berjudul "Rare Earth: Why Complex Life is Uncommon in the Universe") yang berkesimpulan kalau mahluk hidup unicel "carbon-based" (cyanogen, methanogen) itu banyak di alam semesta (mengingat banyaknya ditemukan amino acids di komet dan H20 adalah elemen yang sangat banyak di alam semesta) AKAN TETAPI, mahluk hidup kompleks apalagi yang memiliki intelejensi tinggi bisa dibilang cuma ada di Bumi.

Buku ini memang menghenyakkan kalangan ilmuwan, karena fakta yang dipaparkan disitu valid dan sampai sekarang masih belum bisa terbantahkan.

Kalau ane sendiri si netral, ane nggak menganut faham Rare Earth atau Common Earth. Karena menurut ane "either way" is OK-OK aja emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By sundasherlock
Wah, mantep nih trit

btw, bagaimana kalau habitable bulan nya planet?

Macem bulan pandora pilem apatar biru emoticon-Hammer (S)


Satelit natural layak huni memang mulai dilirik oleh ilmuwan, setelah Cassini memotret IO, bulannya Jupiter. IO ternyata memiliki aktifitas vulkanik yang aktif, yang dipicu oleh tidal gravitasi Jupiter. Jadi IO memiliki sistem penghangat internal sendiri, tanpa adanya matahari.

Sedangkan di Bumi sendiri, ilmuwan menemukan habitat mahluk hidup yang kompleks di dasar palung mariana (yang tidak terkena sinar matahari). Mahluk hidup disini mendapatkan panas dari hydrothermal vent.

Jadi kemungkinan besar ada mahluk hidup di luar angkasa yang jauh dari matahari (e.g. habitable zone). Seperti di interior Europa, Enceladus dan IO. yang bergantung dari hydrothermal volcanic ini.

Quote:Original Posted By sundasherlock

terraforming bulan cukup lebih mudah gak sih dibanding mars? Katanya bulan ada air, magnetosfir bumi sampai ngelindungi bulan gak? Atau bulan udh cukup kuat?
---
out of real habitation kenapa gak buat sintetik macem satelit onel koloni? Kira kira menurut kk dan ilmuan bagusan buat satelit koloni , terraform, atau migrasi?


Bulan akan jauh lebih sulit di terraform ketimbang Mars, karena banyak hal:
1. Gravitasi bulan terlalu kecil, untuk elemen bisa mengikat permukaan. Bisa-bisa, nanti elemen-elemen ini lepas ke luar angkasa,
2. Berbeda dengan Mars yang sudah punya atmosfir sendiri, bulan sama sekali tidak punya atmosfir, jadinya kalau nekat mau terraform bulan, harus import atmosfir (CO2) dari tempat lain.
3. Bulan memiliki kadar air yang sangat sedikit, itupun disinyalir datangnya dari Bumi. Sedangkan air mutlak di butuhkan dalam terraforming. (mau import lagi?)
4. Tanah bulan terdiri dari bahan-bahan non organik, disebut Lunar Regolith. Teksturnya jomplang, dari halus seperti tepung ke atos seperti besi (bahkan ada elemen titanium ditemukan disana). Hal ini akan mempersulit menanam tanaman, yang sangat dibutuhkan oleh Carbon-Cycle. (pelepasan CO2 ke udara/penyerapan ke tanah)
5. etc etc, (silahkan ditambahkan hehehe)

yang paling memungkinkan adalah membangun Habitat tertutup di bulan, sepeti kubah ataupun basis bawah tanah. Ini jauh lebih murah, efektif dan efisien. daripada terraforming yang mahal dan "nilai kembali"(return value) nya masih diragukan.

Koloni mandiri menggunakan stasiun luar angkasa hingga ke pesawat luar angkasa macam USS Enterprise mungkin pilihan terakhir. Kayaknya lebih banyak sulitnya daripada gampangnya, mulai dari kondisi hidup di microgravity hingga proses kehidupan berkesinambungan. (jangan terlalu percaya film, yang terlalu menggampangkan -_-)

Kalau diterapkan dengan teknologi kita disaat ini, ane masih kurang yaqin. Tapi entah beberapa ratus tahun kedepan. Untuk waktu dekat-dekat ini, sepertinya pilihan Terraforming masih memiliki prospek yang baik. (Mars .. here we come!)
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
13-08-2013 09:20
Quote:Original Posted By Icchi.


Yang agan maksud itu namanya Drake Equation. (Dinamakan begitu karena yang bikin persamaan ini namanya Frank Drake dan Carl Sagan (ilmuwan/novelis yang buat npvel berjudul "Contact" dibikin film di bintangi oleh Jodie Foster) Sebenarnya persamaan ini harusnya dinamakan Sagan-Drake Equation .. tapi lebih dikenal cuma Drake Equation ~Panjaang)

Eniwei ... Drake udah membuat persamaan banyaknya alien dengan intelejensi tinggi di galaxy bima sakti. (jadi agan nggak usah lagi puyeng-puyengin pala dengan bikin itungan sendiri)

N = NgfpneflfifcfL


Ng: Banyak bintang di galaxy
fp : Banyak bintang yang punya planet
ne: Banyaknya 'Earth-Like' planet di bintang itu
ft : Banyaknya 'Habitable' planet di bintang itu
fi : Kemungkinan kehidupan akan berevolusi menjadi pintar
fc : Kemungkinan mahluk pintar ini memiliki kemampuan berkomunikasi jarak jauh (eg: radio)
fL : Rentang waktu hidup planet selama menyokong teknologi tinggi

Eniweeeiiiiii ... setelah hitung sana hitung sini, Drake dan Sagan menyimpulkan, di galaksi bimasakti kita aja terdapat 1 juta planet dengan mahluk berintelejensi tinggi.



Yo ndak usah nanya gimana dia bisa dapet angka 1 juta ini, agan cari sendiri di Google yah Hehehehe emoticon-Ngakak :mabuuur



Ya website ini kayaknya mengambil basis hitungan dari Drake Equation itu tadi gan.


Saya adalah fans berat sagan, dan yg terngiang2 adalah "alam ini begitu luas, alangkah sangat mubazirnya seluruh ruang yang ada bila kita cuma sendiri".

tapi ya itu, kenyataan bahwa untuk bisa memunculkan makhluk cerdas itu memang sangat sulit, apalagi di frame waktu yg sama. mengingat waktu kita hidup sangat2 sempit dibanding umur alam semesta. hehehe.... bisa2 di tata surya sebelah muncul makhluk cerdas tapi 1 juta tahun lalu, dan sekarang suddah punah eeheheh... dan 500 ribu tahun kedepan bakal muncul lagi di tata surya yg lain, tapi manusia di bumi yg ganti sudah punah.....
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
13-08-2013 11:59
Quote:Original Posted By savior03


Saya adalah fans berat sagan, dan yg terngiang2 adalah "alam ini begitu luas, alangkah sangat mubazirnya seluruh ruang yang ada bila kita cuma sendiri".

tapi ya itu, kenyataan bahwa untuk bisa memunculkan makhluk cerdas itu memang sangat sulit, apalagi di frame waktu yg sama. mengingat waktu kita hidup sangat2 sempit dibanding umur alam semesta. hehehe.... bisa2 di tata surya sebelah muncul makhluk cerdas tapi 1 juta tahun lalu, dan sekarang suddah punah eeheheh... dan 500 ribu tahun kedepan bakal muncul lagi di tata surya yg lain, tapi manusia di bumi yg ganti sudah punah.....


bener juga si gan, mengingat manusia kan baru ada di 2 detik terakhir (jika usia bumi adalah 24jam).

dinosaurus aja yang hidup jutaan tahun di Bumi lambat berevolusi.

Memang sepertinya evolusi manusia ini menjurus ke anomali? ataukah ada "Divine Intervention"?
Diubah oleh Icchi.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
13-08-2013 12:45
wow nice info gan. btw kalo untuk masalah air juga patut dipertimbangkan gan, kalo ph air terlalu asam atau terlalu basa bisa ancur organ tubuh kita gan
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
14-08-2013 09:17
Quote:Original Posted By Icchi.


bener juga si gan, mengingat manusia kan baru ada di 2 detik terakhir (jika usia bumi adalah 24jam).

dinosaurus aja yang hidup jutaan tahun di Bumi lambat berevolusi.

Memang sepertinya evolusi manusia ini menjurus ke anomali? ataukah ada "Divine Intervention"?


kalo saya sih hanya masalah probabilitas doang sih, dan apakah karena probabilitas yg sangat kecil bisa disebut anomali? boleh-boleh saja. tapi kalo devine intervention terlalu spekulatif apalagi di forum science, hehe,

kalo pemikiran saya sih: ketika satu hukum alam sudah di patahkan (oleh suatu devine intervention), apa alasan (devine being itu) untuk tidak mematahkan hukum2 lainnya, dan ketika hukum2 alam sudah tidak konsisten, maka sudah bukan hukum lagi, sedangkan fakta bahwa hingga saat ini alam masih berjalan sesuai hukum yg konsisten, saya lebih cenderung untuk mengesampingkan dulu devine intervention....
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
15-08-2013 20:02
Yg ada kalo kita udh sampe di suatu planet layak huni, kita kyak manusia purba lagi..
emoticon-Ngakak
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
16-08-2013 08:16
Quote:Original Posted By secondhandwahyu
Yg ada kalo kita udh sampe di suatu planet layak huni, kita kyak manusia purba lagi..
emoticon-Ngakak


nggak juga si gan, bekal teknologi manusia kan udah banyak.

kalo yang agan maksud karena di sana nggak ada peralatan, kan bisa dibuat dari material-material yang ada di planet itu.

memang awal-awal sedikit sulit, tapi kalo pabrik peleburan besi udah dibuat, yang lain tinggal nyusul. dalam 2-5 tahun pasti koloni itu punya seluruh yang dibutuhkan untuk membangun peradaban.

atau bisa dibawa dari Bumi, semacan pabric compact yang bisa dibawa pesawat luar angkasa.

Beda cerita kalo koloni itu memutuskan untuk memulai semua dari awal. menghapus catatan teknologi, sehingga generasi berikutnya kembali menjadi manusia purba.

Tapi apa alasannya? terlalu nonsensical.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
16-08-2013 08:26
Quote:Original Posted By DayuTerssszzz
wow nice info gan. btw kalo untuk masalah air juga patut dipertimbangkan gan, kalo ph air terlalu asam atau terlalu basa bisa ancur organ tubuh kita gan


Dr. In Koo Kim dari forum Mad Sci Network udah sedikit menjelaskan tentang hal ini.

ini ane ambil quote nya (pake bahasa aslinya)

Quote:Original Posted By Dr. In Koo Kim

Early observations of the Martian surface indicate acidic surface lakes/oceans in the areas sampled because of the relatively uniform ratio of the concentrations of phosophorous, sulfur, and iron. However, I don't know of any observations that would clue us into why the lakes/oceans were acidic. Speculatively speaking, one cause may have been due to extreme volcanic activity in an oxidizing atmosphere. On Earth, volcanic eruptions release vast amounts of sulfur into the atmosphere. SO2, and its relatives (collectively SOx), can be oxidized in the atmosphere to form sulfuric/sulfurous acid. Precipitation can then deposit this acidic product into the oceans.
As for terraforming Mars... while we do not know for certain that there is active volcanism on Mars (although some volcanic cones suggest a possibility), compared with the past, current volcanic activity is surely diminished.
The acid already in the soil has likely undergone reactions with the soil and underlying rocks. We cannot be sure (without further study) whether or not a return of surface waters to the Martian surface will result in the same acidic oceans as previously indicated.
Diubah oleh Icchi.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
19-08-2013 07:45
Quote:Original Posted By Icchi.


nggak juga si gan, bekal teknologi manusia kan udah banyak.

kalo yang agan maksud karena di sana nggak ada peralatan, kan bisa dibuat dari material-material yang ada di planet itu.

memang awal-awal sedikit sulit, tapi kalo pabrik peleburan besi udah dibuat, yang lain tinggal nyusul. dalam 2-5 tahun pasti koloni itu punya seluruh yang dibutuhkan untuk membangun peradaban.

atau bisa dibawa dari Bumi, semacan pabric compact yang bisa dibawa pesawat luar angkasa.

Beda cerita kalo koloni itu memutuskan untuk memulai semua dari awal. menghapus catatan teknologi, sehingga generasi berikutnya kembali menjadi manusia purba.

Tapi apa alasannya? terlalu nonsensical.


Atau Sekalian pesawat - pesawat awal bukan yang ulang - alik, tetapi sekalian jadi pabrik & bagian2nya ada yang bisa di dismantle untuk jadi shelter & usefull tools lainnya.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
19-08-2013 12:50
Quote:Original Posted By gesco


yg gw bold : itu dari sudut pandang agama apa apa? emoticon-Bingung (S)

okey, mari kita kurangi bintang2 di daerah center galaxi sama edge galaxi, karena galaxi juga punya Habitable zonenya sendiri. bahkan walaupun dikurangin 90% dan dipilah lagi kita masih bisa menemukan tata surya yang kembar dengan tata surya tempat bumi bernaung.

referensi video (search aja di youtube) gak mungkin semua video gw tongolin disini. gw masalah beginian paling suka banget dah...
- Universe Another Earth S3E9
- Our Place in the Milky Way
- Finding Life Beyond Earth
- The Search For Alien Planets
- The Search For Earth-Like Planets
- The Universe Another Earth part 9 season 3
nah itu dulu... baca di kaskus gak bakalan lengkap informasinya bos... semoga inet ente cukup buat buffer... panjang2 durasinya soalnya... emoticon-Ngakak




Itu gue bold balik : Bukan dr sudut pandang agama, itu kesimpulan dari latest science yang saya ketahui dan tentu saja kesimpulan itu subjektif saya pribadi (sejauh ini).
Kemudian itu angka 90% nya dpt drmana sih? sim salabim atau berdasarkan penghitungan science? sumbernya mana?

Duh, agak repot ya nerangin balik ... di post post sebelumnya udh diterangkan kalau 'habitable zone' itu bukan hanya soal 'kemiripan sistem solar ', tapi sangat banyak faktor-faktor yg 'sebaiknya identik' dengan bumi dan solar systemnya, seperti komposisi penyusun planet (( seperti : Karbon, atmosfer, dll dst kalau kita mencari carbon based living system( kenapa carbon? lu tanya agan-agan yang lain deh :) )). kemudian kemiripan luminositas bintang terhadap planet ( coba cari tahu soal Gelombang Alpha, Gamma dan Beta deh ), lalu apakah planet itu menunjang proses evolusi ? dll dst bisa ditambahkan ( cari di Google juga).

Gue sebenarnya sangat berharap ada kehidupan dengan 'intelejensi' yang mirip dengan manusia (meskipun mungkin secara komposisi tubuh berbeda )
tapi melihat perkembangan science sampai saat ini gue skeptis dan memilih utk yakin bahwa Bumi is The Only One in this Universe.
Masalahnya 'Harapan' akan ada 'teman' diluar sana justru seringkali mengaburkan pandangan/fakta ilmiah yang ada sehingga fakta seringkali dipaksakan untuk 'menghidupi harapan' tersebut.

Sagan emang bilang Alam Semesta ini terlalu luas utk Manusia sendiri, tp menurut gue (subjektif) Alam semesta ini kecil kok, buktinya Alam semesta punya batas ( tepian) . . . kecuali elu percaya sama hipotesa pararel universe yg sekali lagi belum absah diakui sebagai proved scince ( eh ngomong-ngomong proved scince ,rumus N = NgfpneflfifcfL Carl sagan itu gue denger2 belum Proved scince lho , hehehehe )
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
19-08-2013 13:03

Pertanyaan Gue

If earth is the Only one in this Universe, can we believe there's should be an 'Inteligent Creator/ Divine Master' behind all of this scenario ? Or just a Coincidence of Probability ? emoticon-Matabelo
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
20-08-2013 07:05
Quote:Original Posted By shuna
If earth is the Only one in this Universe, can we believe there's should be an 'Inteligent Creator/ Divine Master' behind all of this scenario ? Or just a Coincidence of Probability ? emoticon-Matabelo


it's just a matter of probability my friend...

liha tulisan ane d atas,
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
24-08-2013 20:47
Quote:Original Posted By shuna
If earth is the Only one in this Universe, can we believe there's should be an 'Inteligent Creator/ Divine Master' behind all of this scenario ? Or just a Coincidence of Probability ? emoticon-Matabelo


Quote:Original Posted By savior03


it's just a matter of probability my friend...

liha tulisan ane d atas,


In my humbe opinion,

There is nothing wrong to believe
As men always seek a greater force
Believer I might not
For I am trying to be more open minded

The power of believe, then again, is indeed amazing
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
25-08-2013 07:25
keren gan , nice infonx emoticon-I Love Kaskus (S)
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
30-08-2013 12:36
Quote:Original Posted By Icchi.




In my humbe opinion,

There is nothing wrong to believe
As men always seek a greater force
Believer I might not
For I am trying to be more open minded

The power of believe, then again, is indeed amazing


well said,

but IMHO no matter what are we believe in, the fact that we are still affected by the pull of gravitational force, may conclude that even every man power of believe won't be able to alter the law of nature.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
04-09-2013 23:07
gan gua mau nanya emangnya solar wind bisa melenyapkan CO2 ya? bisa minta referensinya?

Btw gua bener2 suka cara terraform mars, udah pernah ngelihat sebelumnya di channel Michio Kaku, dan tetap kagum kedengernya emoticon-Big Grin
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
15-09-2013 12:56
Quote:Original Posted By rokiebottom
gan gua mau nanya emangnya solar wind bisa melenyapkan CO2 ya? bisa minta referensinya?

Btw gua bener2 suka cara terraform mars, udah pernah ngelihat sebelumnya di channel Michio Kaku, dan tetap kagum kedengernya emoticon-Big Grin


Ini ane kasih Quote dari buku yang ane baca (sumber utama thread ini). Artiin sendiri yee :P

Quote:
In the SO2 model, carbonates did not form at Mars’ surface because dissolved SO2 (which forms sulfurous acid, H2SO3) kept the oceans too acidic. Carbonates may still have formed subsurface, however, as groundwater warmed by geothermal heat reacted with silicates in Mars’ crust. In a variant of this hypothesis, sulfuric acid, H2SO4, kept the oceans acidic and prevented carbonates from forming33. These latter authors suggested that Mars’ CO2 was all lost to space, and so was never incorporated into rocks. Loss of gases, including both CO2 and N2, on Mars was facilitated by its lack of a magnetic field, which allowed its upper atmosphere to interact directly with the intense early solar wind. Both of these models are supported by abundant evidence for acidic surface conditions discovered by the MER rover mission. (Kasting, 2009)


References.
1. Kasting, James (2009). HOW TO FIND HABITABLE PLANET. ISBN-10: 0691138052 | ISBN-13: 978-0691138053. Penn State University, University Park, PA 16802
Diubah oleh Icchi.
0 0
0
How To Find Habitable Planets (Cara Menemukan Planet Layak Huni)
16-09-2013 12:52
keren gan threadnya.emoticon-Cendol (S)
Btw kapan kita bisa kesana ya emoticon-Ngakak
0 0
0
Halaman 4 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia