Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
17
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51e061448127cfec20000008/haramkah-cinta-ku
Sebelum di mulai, sebenarnya ini adalah cerita cinta yang sedikit memasukan unsur religi. Maaf kalau di sini memasukan ayat-ayat suci dan jikalau ada kekeliruan mohon dimaafkan dan ditegur, ane juga kagak ngerti banget soal agama tapi ini lah karya tulis ane semoga bisa bermanfaat. Terlepas dari FIKSI atau NYATAnya cerita ini, biarkan saja pembaca yang menilai. Apakah Fiksi dan Nyata baru bisa dia
Lapor Hansip
13-07-2013 03:04

Haramkah Cinta Ku?

Sebelum di mulai, sebenarnya ini adalah cerita cinta yang sedikit memasukan unsur religi. Maaf kalau di sini memasukan ayat-ayat suci dan jikalau ada kekeliruan mohon dimaafkan dan ditegur, ane juga kagak ngerti banget soal agama tapi ini lah karya tulis ane semoga bisa bermanfaat.

Terlepas dari FIKSI atau NYATAnya cerita ini, biarkan saja pembaca yang menilai. Apakah Fiksi dan Nyata baru bisa diambil kesimpulan jika sudah dibaca hingga tuntas emoticon-No Sara Please

Cerita ini sudah ane tulis 3 tahun yang lalu. Daripada membazir mending ane posting disini siapa tau ada yang memiliki cerita yang sama..
Kalau dapat respon positif ceritanya dilanjut, tapi kalau menurut agan kurang ya terpaksa gak sampai ending... Sudah ada endingnya kok emoticon-Ngakak

Jangan lupa condolnya ya gan emoticon-Kiss

Haramkah Cinta Ku?


Episode 1

Kamis 21 Oktober 2010 genap Lah Usia ku yang ke-20. Seorang pemuda dengan postur tubuh Standar Nasional Indonesia. Dengan tinggi 165 cm, kulit sawo matang dengan rambut pendek hitam pekat. ''Razi'' adalah nama beken ku. Razi adalah kepanjangan dari Ramadhan Zikri. Semua teman-teman ku memanggilku denganama Razi. Ya aku senang dengan nama tersebut.
Di usia yang Ke-20 tahun ini ku mulai berbenah diri. Mencoba meniti jalan lurusNya. Walaupun godaan itu silih berganti layaknya ombak yang menerjang butir-butir pasir pantai.

''Assalamualaikum Zi ! Suara yg gak asing lagi di telingaku membawaku kembali ke dunia nyata dari bayang-bayang yang tak pasti. Suara yang lembut khas seorang muslimah. Dengan Jilbab menutupi dadanya ditambah postur tubuh yang Ideal layaknya para gadis masa kini. Jilbab Hitam yang di kenakannya sungguh indah..Masya Allah...

''Assalamualaikum Zi. Untuk kedua kalinya Alliyah mengucapkan salam.

''Wa...Waalaikumsalam Siti Alliyah'' Terbata-bata karena seorang Wanita yang selama ini ku puja, menyapa ku yang duduk termenung di taman kampus ku.

''Akhi Razi Belum masuk kelas??

''Belum All. Lagi gak mud mau masuk kelas ne''. Alliyah mengangguk tanda mengerti. Tapi ku tak tau apakah dia mengerti apa yang melanda di hati ini.

''Alliyah juga Belum masuk kelas ya''??

''Udah gak ada mata kuliah lagi Akhi'' ini lagi menunggu jemputan. lanjut Alliyah yang dari tadi tak pernah menatapku. Dan di sekeliling kami terdapat mahasiswa lain yang masih menikmati suasana istirahat siang.

''Akhi, Alliyah pulang dulu jemputan udah sampai. Assalamualaikum''. Alliyah Berlalu pergi. Dari kejauhan masih terlihat jilbab hitamnya.
Jam 1:15 menit tepatnya ku lihat dia berlalu dengan sang jemputannya..

Alliyah Seorang Muslimah yang aktif organisasi di Kampus ku.. Aku mengenalnya pas ketika Aktif di ''Kajian Islam'' di Kampus ku. Ketika itulah aku mulai mengenal nya dan mengaguminya. Tapi mengagumi seorang Hamba Allah tidaklah membuat rasa kagum ku berkurang terhadap tencipta Nya.

Bersambung gan--------------------


INDEX

Episode 1
Episode 2
Episode 3
Episode 4
Episode 5
Episode 6


UPDATE


Terima kasih kepada agan cowok.santun atas supportnya.

Quote:Original Posted By cowok.santun ►
Ceritanya bagus om..
Dilanjut aja terus walo masih sepi komen..
Jangan pantang mundur..
Daripada rame tapi ujung2nya gantung a.k.a. ga selesai..
Tapi percaya aja om, walo sepi komen, bukan berarti ga ada yg baca..
btw, gw jarang komen lho.. banyakan baca2 aja.. nih gw komen biar om lebih semangat..
ini fiksi kan?
klo ga, dikasih tau om diawal2. walo fiksi, tetep lanjut om..
Trit biasanya rame klo real/penulisanny original/banyak unsur2 bb*imho
Tapi, trit ini mewarnai sfth kskus om dgn cerita model ginian..
gpp awal2 sepi drpd rame karena banyk unsur bb.. dah banyak om di sini cerita2 bb yg ga mendidik/rendahan.. dgn alasan pembelajaran lg.. alasan pembelajaran tapi adegannya dibuat detil/nyeritainny dgn tanpa dosa/menyesal..

sekali lagi, update yg rutin yah om..
Nih mungkin komen terakhir gw..
Tapi, gw tetep baca kok om..


Episode selanjutnya akan segera di Update

Episode 7
Episode 8 (Session 1 End)
Diubah oleh Pecidasase
profile-picture
anasabila memberi reputasi
1
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Haramkah Cinta Ku?
13-07-2013 13:49

Episode 2

22 Oktober 2010 12:30 Pm.

Mahasiswa & Mahasiswi mulai Memadati taman di jam istrahat siang kampus ku..masing2 dengan Aktivitas tersendiri..ada yang bercanda, dan ada yang lagi diskusi tentang mata kuliyah yang baru saja mereka jalani,terlihat beberapa dari mereka mengeluarkan buku''Bisnis Dan Kekuatan Iman''..

Ada juga di antara mereka diskusi tentang kegiatan kampus. Dan ada juga yang Khusyuk membaca buku..dan aku disini duduk menumpahkan rasa lelah ku di kursi kayu bewarna hitam menghadap ke jalan raya..pohon2 mengitari tempat ku duduk sehingga panas bagaimana pun masih terasa adem...

''Assalamualaikum akhi Razi'' bidadari kampus mengucapkan salam yang tanpa ku sadari akan kehadiran nya.

''Waalaikumsalam Waramatullah'' ku palingkan wajah ku menghadap sang pemberi salam

''Alliyah''!

''Boleh saya duduk di sini''?? Alliyah menunjuk sebuah kursi yang bewarna biru yang juga sama2 menghadap ke Jalan raya.

''Sila kan saja'' jawab ku singkat..

'' maaf ya Akhi Razi, Alliyah lihat Akhi Razi dari kemarin terlihat Gusar..apa gerangan yang menganggu pikiran mu ya akhi Razi''?? Alliya dengan hati2 Membuka pertanyaan kepada ku.. Dan sekali lagi tanpa menatap wajah ku

''Oh gak ada apa2 All..Biasa Saja.cuma hari ini saja terlihat lebih lelah'' jawab ku singkat sembari melemparkan sebuah senyuman kepada nya..dan dan Terlihat sbuah senyuman meskipun hanya terlihat dari samping..dan Senyum tersebut mengandung sbuah tanya bagi sang pemilik senyuman..

''oh..begitu ya gerangan nya''

''o ya Alliyah lihat dalam beberapa minggu ini akhi tidak terlihat di ''Kajian Islam'' di kampus kita?? Alliyah berhati2 dalam menyusun pertanyaan berharap ku tak merasa tersinggung..

''ada saudara baru kita yang bergabung di ''Kajian Islam'' dan ilmu nya tentang islam alhamdulillah bisa di acungi Jempol walaupun dia seorang Mualaf.''Ukhti Shofura'' nama nya.. Alliyah melanjutkan...

Dan aku hanya terdiam..pikiran ku menerawang jauh keangkasa..rasa malasku untuk menjawab smua pertanyaan nya serta rasa malas ku tuk menanggapi smua kata2 nya dan pembicaraan kami terhenti seketika bersama gugur nya daun2an di taman itu..dan rasa diam ku membuat pembicaraan terasa hambar..dan sebuah Mobil bewaran hitam yang terlihat elegan berhenti tepat di hadapan kami..

''Alliyah udah di jemput tuh'' assalamualaikum ya akhi Razi''! Alliyah bergegas membawa buku di sebelah kiri nya..

''Waalaikumsalam'' hanya kalimat itu yang keluar dari mulutku yang dari tadi tak menggubris stiap ucapan nya.. Dan sekali lagi ku hanya memandang Alliyah dari kejauhan bersama jemputan nya melaju melewati siang tanpa angin yang berhembus..


Bersambung gan------------------------------

Gak ada respon nih emoticon-Matabelo
Diubah oleh Pecidasase
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
13-07-2013 13:51

Episode 3

23 Oktober 2010 12:05 pm

Shalat Zuhur Pun selesai, dan di Mushola tampak para jemaah wanita berkumpul di belakang shaf pria. Sekitar 5 orang dari mereka membentuk lingkaran dan sedang berdiskusi. Sementara para Prianya mulai beranjak dari mushola dan siap kembali ke kelas untuk melanjutkan aktivitas kuliahnya masing-masing.
ku duduk mengamati apa yang sedang didiskusikan oleh para Muslimah tersebut. Sepertinya mereka serius dalam berdiskusi dan seperti nya tema yang dibahas lumayan berat.
15 menit berlalu dan aku masih berada di dalam mushola, kutujukan mataku ke arah buku yang dari tadi kubuka, tapi kadang-kadang kusempatkan juga melirik para muslimah tersebut. Akan tetapi mataku hanya tertuju pada muslimah yang satu ini ''Alliyah''.. Dan......

Seorang Muslimah yang baru melangkahkan kakinya ke mushola membuyarkan pandangan ku dari Alliyah menuju sosok Muslimah yang satu ini yang bagi ku belum pernah melihatnya di mushola sini. Dan kuakui beberapa minggu ini aku jarang shalat berjemaah.

''Assalamualaikum'' sapa Muslimah tersebut kepada para muslimah yang ada dihadapannya.

''Waalaikumsalam ukhti Shofura'' jawab mereka kompak tapi yang jelas kedengaran adalah dari suara ''Alliyah'' dengan jelasnya Alliyah memanggil nama ''Shofura''.

''Subhanallah'' sungguh indah sekali Ciptaan mu Ya Rabb. Ungkapku dalam hati. Hanya Tuhan dan aku yang tau dalam hati ku saat itu.

''Jadi ini yang diceritain oleh Alliyah kemarin,seorang Mualaf'' gumamku dalam hati.

Ku lihat ''Shofura'' mempersiapkan diri untuk mengerjakan shalat zuhur. Sembari saudara muslimah yang lainnya melanjutkan diskusi mereka. seketika Suasana Hening. Keheningan untuk menghormati saudara mereka yang lagi '' Berkomunikasi dengan sang PenciptaNya.


Bersambung--------------------------
Diubah oleh Pecidasase
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
13-07-2013 13:53
ijin nenda dulu /emoticon-linux2\

sabar gan, awal-awal mah emang pasti sepi kok emoticon-Big Grin

lanjut aja terus nulisnya, nanti pasti makin rame..

mampir-mampir di lapak ane juga yak emoticon-Peace
Diubah oleh xhoboo
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
13-07-2013 14:01
Quote:Original Posted By xhoboo
ijin nenda dulu /:linux:\

sabar gan, awal-awal mah emang pasti sepi kok emoticon-Big Grin

lanjut aja terus nulisnya, nanti pasti makin rame..

mampir-mampir di lapak ane juga yak emoticon-Peace



Oke gan.. Makasih gan emoticon-thumbsup siap ke TKP gan
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
13-07-2013 14:03

Episode 4

24 Oktober 2010 10:30 am

''Dijadikan indah pada(pandangan) manusia kecintaan kepada apa - apa yang diingini,yaitu: wanita - wanita, anak - anak, harta yang banyak dari jenis emas,perak,kuda pilihan, binatang - binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah -lah tempat kembali yang baik(surga) QS.Ali Imran :14

Ayat alquran tersebut menjadi pokok diskusi ''Kajian Islam'' di mushola yang bewarna hijau ini di kampus ku..para peserta nya terdiri dari 6 orang pria dan 4 orang wanita. ''Kajian Islam'' pun di lanjutkan dengan membahas ''Hadist2'' yang berhubungan dengan ayat tersebut..tapi seakan2 suara2 diskusi menjauh dari telinga ku mata ku mencari sosok yang slalu ingin ku lihat,telinga ku selalu ingin mendengar suara sosok yang slalu ku dambakan

''Astafirullah'' gumamku dalam hati ketika pertualangan ku semakin jauh meninggal kan diskusi yang sedang berlanjut.

''Kenapa Akhi Razi''? Tanya salah seorang peserta pria Diskusi..ya diskusi yang di ikuti oleh 6 orang pria dan 4 orang wanita nya membentuk sebuah lingkaran dengan setiap masing peserta memegang Al-Quran,Kitab hadist,serta Buku2 yang di wariskan oleh Ilmuwan islam.

''O...nggak apa'' jawab ku singkat mencoba berkonsenstrasi terhadap materi yang kami diskusi kan..setengah jam berlalu dan sosok yang ku tunggu seakan buyar dari pertualangan ku..pikiran2 ku berusaha memahami materi yang di bahas,smua peserta kembali mengeluarkan unek-uneknya, argumen yang masing-masing diterima dengan lapang dada.

''Assalamualaikum'' dua sosok muslimah yang melangkahkan kakinya kerumah Allah ini.

''Waalaikumsalam'' jawaban atas salam kedua muslimah tersebut menggema di ruangan mushola

'' Tumben telat hari ini ukhti Shofura'' tanya salah seorang peserta wanita diskusi.


''Iya ne ukhti aisyah tadi di rumah ada sesuatu hal yang harus diselesaikan maka nya hari ini telat dan alhamdulillah ukhti aisyah akhirnya saya sampai juga ke sini''. Di sela-sela pembicaraannya tak lupa diselipkannya sebuah senyuman yang dapat menyejukan mata bagi yang memandangnya.

''Ukhti aisyah boleh saya pinjam sebentar Al Qurannya'' pinta seorang muslimah yang hampir saja ku lupa akan kehadirannya

''Oya ..silakan Alliyah'' ini dia. Aisyah memberikan Kitab Suci itu disambut dengan tangan aisyah yang terbalut dengan busana kebanggaannya.

''O ya sebelum kita lanjutkan diskusi materi kita, kita ada saudara baru yang bergabung di ''Kajian Islam'' ini. Udah pada yang kenal??'' salah satu peserta diskusi menghentikan seketika diskusi nya yang merupakan juga ketua dari kegiatan ini.

''Alhamdulillah sudah kenal akhi Fairuz'' jawab peserta wanita sementara peserta prianya di antara 6 orang hanya aku sendiri saja yang belum kenal pasti dengan sosok muslimah yang satu ini.

''Ukhti shofura namanya dan ukhti Shofura ini adalah dari Fakultas Pendidikan di kampus kita,tepatnya Pendidikan Bahasa Indonesia,benar ukhti Shofura'?? Lanjut akhi Fairuz.

''Ya Benar akhi !. Shofura gabung disini baru 2 minggu jadi mohon kepada saudara-saudari sekalian semoga dapatlah kiranya berbagi Ilmu Islam dengan saya ini'' suara lembut shofura yang khas akan dirinya membenarkan ucapan akhi Fairuz

''O ya ukhti Shofura, yang Berbaju hitam di sebelah kiri saya, namanya akhi Razi' sembari mengarahkan tangannya kepadaku mengenalkan Shofura kepadaku. Sementara peserta pria yang lain nya kemungkinan dia sudah kenal pada pertama dia gabung di ''Kajian Islam''

''Assalamualaikum akhi Razi'' Shofura memberikan salam sebagai awal perkenalan, tanpa jabatan tangan sebuah perkenalan melalui senyuman bisa menjadi lebih bearti. Senyuman yang selalu mengiringi bibirnya menambahkan keindahan bagi seorang muslimah yang satu ini.

''Walaikumsalam ukhti'' ku tersenyum membalas senyuman. Dan masing-masing dari kami memberikan senyum hanyalah sebagai ke ikhlasan hati yang berusaha agar senyuman tersebut tidak dimanfaatkan sang musuh umat manusia.dan tentang ''Alliyah'' untuk sementara kualihkan kepada Shofura. Ya ''Shofura yang kemarin diceritakan Alliyah. Nama Shofura yang pernah terdengar ditelingaku ketika Alliyah shalat zuhur kemarin.

Diskusi berlanjut sampai ba'da Zuhur. Pelaksanaan shalat Zuhur pun dilakukan berjemaah. Jemaah hari ini agak berkurang dikarenakan Hari Minggu yang notabane mahasiswanya tidak banyak mengadakan kegiatan di kampus. Shalat usai, semua jemaah mempersiapkan diri untuk pulang dan aku menyusuri jalan menuju jalan raya diiringi angin-angin kecil kala siang itu. Wewangian bunganyang mekar menambah semangat kaki ini untuk melangkah lebih laju.

''Akhi Razi tampak nya anda terlihat terburu-buru'' tanya sosok muslimah yang baru saja ku kenal di mushola. Ku palingkan wajah ku arah kiri.

''Ukhti shofura''

''Assalamualaikum'' lanjut nya sembari tersenyum.

''Waalaikumsalam''

''Nggak ada kepentingan mendesak ukhti. Cuma pengen cepat-cepat sampai kerumah aja..jawab ku,dan kaki ku yang berjalan kuperlahankan beriingan bersama langkah kaki shofura. Matahari yang menyengat terasa adem bersama angin-angin kecil yang menyapu pori-pori tanganku. Dan mata tertuju ke arah depan mulut mencoba menciptakan pembicaraan yang sopan,yang tidak melanggar etika pergaulan antara laki-laki dan wanita.


Alliyah, Shofura.... Kedua wanita yang hadir dalam hidup Razi... Siapa sih kedua wanita itu????

Bersambung------
Diubah oleh Pecidasase
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
15-07-2013 03:38

Episode 5

25 Oktober 2010 10:05 am

''Katakan lah kepada orang laki - laki yang beriman: ''Hendak lah mereka menahan pandangan nya,dan memelihara kemaluan nya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguh nya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat''(QS.An Nuur : 30)

''Assalamualaikum akhi Razi'' suara Merdu menggema di gendang telingaku membuat mataku mengalihkan perhatianku dari tulisan-tulisan yang dari tadi ku telaah.

''Waalaikumsalam'' dan.......

Sosok seorang Muslimah yang beberapa hari lalu ku kenal. Muslimah di balut dengan busana warna coklat. Sementara kanan tangan kanan nya memegang sbuah buku ''Mengenal Ekonomi Islam''.

''Boleh Shofura duduk disini''?. Shofura menunjuk sebuah kursi di hadapan ku. Suasana di perpustakaan agak sepi kala itu. Hanya terlihat beberapa mahasiswa yang sibuk mencari bahan untuk tugas mingguan mereka. Sementara staff perpustakaan terlihat lebih santai dari biasanya.

''O sila kan ukhti'' gak ada mata kuliah hari ini ukhti?? Ku mencoba membuka pembicaraan dengan sebuah pertanyaan. Sementara Shofura menarik kursi dan duduk di kursi bewarna agak oren (orange). Mungkin terlihat kurang sopan ketika seseorang baru mau duduk sudah disuguhkan pertanyaan. Tapi ya sudah lah....


''Udah selesai akhi Razi'', tapi ntar habis Zuhur shofura ada masuk lagi'' . Tak lupa ia menyelipkan sebuah senyuman nya bersamaan lesung pipit nya menambah keindahan sebuah senyuman tersebut..

''Oh...'' ku mengangguk mengiyakan jawabannya.

''Mau tanya ne sama ukhti shofura, udah berapa lama ukhti Shofura kenal sama Alliyah? Ku memberanikan diriku bertanya sembari deg-degkan menanti jawaban Shofura, takutnya dia bisa menangkap isi pikiranku. Mungkin pertanyaanku kali ini terlihat lebih lancang. Ya aku memang tidak suka berbeli -belit dalam berbicara..to the point aja gitu. Shofura sedikit mengerut kan kening nya menganggapi pertanyaan ku..

''Kalo sama Mbak Alliyah,Shofura udah lama kenal. Sejak semester 2 dulu, Shofura mengenal Islam pun dari Mbak Alliyah''

''Kalo akhi sendiri udah berapa lama kenal sama mbak Alliyah''? Shofura balik bertanya. Dan aku belum sempat bertanya sudah harus memberikan jawaban kepada Shofura..

''Kalo saya belum terlalu lama sih. Sekitar 5 bulan gitu. Itupun kenal pas waktu ikut ''Kajian Islam''. Ku coba memberikan jawaban sesingkat mungkin berharap Shofura tidak menyuguhkan pertanyaan lain. Kedua tangannya sibuk mencari lembar halaman yang mungkin kemarin telah dia tandai untuk menyambung bacaannya kemarin,dan kedua matanya serius mengamati setiap halaman yang ia buka...

''astafirullah...'' ku teringat potongan ayat 30 surah An Nuur ''Hendak lah mereka menahan pandangan nya..... ''

Kuarahkan kedua mataku menyimak kembali bacaan yang ada di hadapan ku. Sementara Shofura masih sibuk mencari halaman yang ia tandai terdengar lembar-lembar halaman buku tersebut bermain bersama pagi menuju siang.

''Ukhti Tau gak siapa yang biasa nya menjemput Alliyah'' ku membuka kembali perbicaraan kami yang seketika terhenti...

''Hmmmm,.....'' Shofura hanya bergumam sementara dia sepertinya telah menemui halaman bacaan yang ia tandai..

''Mungkin seharus nya yang berhak menjawab pertanyaan Akhi adalah dari mulut mbak Alliyah sendiri'',Shofura tidak tau siapa kah yang biasanya menjemput Mbak Alliyah pulang..hehehe. Shofura membalas pertanyaan ku dengan lembut tanpa meninggalkan sebuah senyumannya..

''O...'' Ku hanya mengangguk mengerti akan maksud dari sang muslimah ini...

''Kenapa gak ditanya'in aja ke mbak Alliyah, Akhi?

Seketika ku terdiam. Berusaha mencari jawaban sesederhana mungkin tapi terlihat sopan dan tidak menimbulkan prasangka-prasangka negatif. Shofura mulai terlihat konsentrasi meneruskan bacaannya yang tadi sempat terganggu karena pertanyaan ku. Sementara aku tiba-tiba merasakan lidahku kaku tak bergerak.

''Lupakan saja deh pertanyaan Shofura akhi'' yuk kita lanjutkan membaca. Shofura sepertinya mengerti akan kekakuan lidahku. Ku hanya mengangguk mengiyakan. dan pagi berangsur - angsur beralih menggapai siang.


Bersambung--------------------
Diubah oleh Pecidasase
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
15-07-2013 04:00
Gan, post di #1 diedit ya link ke FB-nya. Dilarang insert link selain link dari kaskus atau dari gathering forum SFTH. Thanks.
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
15-07-2013 04:29
Quote:Original Posted By mullupus
Gan, post di #1 diedit ya link ke FB-nya. Dilarang insert link selain link dari kaskus atau dari gathering forum SFTH. Thanks.


oke bos siaaap............ emoticon-2 Jempol
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
16-07-2013 01:03

Episode 6


“Wanita – wanita yang keji adalah untuk laki – laki yang keji, dan laki – laki yang keji adalah buat wanita – wanita yang keji (pula), dan wanita – wanita yang baik adalah untuk laki – laki yang baik dan laki – laki yang baik adalah untuk wanita – wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka ( yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga) (QS.An Nuur : 26)


Seiring waktu yang berlalu, ku mulai sedikit akrab dengan Shofura, sering ketemu nya di perpustakaan dan di “kajian Islam” membuat rasa persaudaran kami semakin erat dan hubungan kami juga di batasi antar pergaulan laki & wanita secara islam..tapi aku dan shofura hanyalah teman untuk saling berbagi ilmu agama..


“Assalamualaikum akhi Razi” suara yang sangat akrab di telinga ku…dan ku kenal pasti si pemilik suara itu..

“Waalaikumsalam Alliyah”….duduk lah..ku mempersilakan Alliyah duduk di kursi sebelah ku yang menghadap ke Jalan Raya….ya tempat yang menjadi kebiasaan ku ketika lagi istirahat siang..Taman Kampus dengan Kursi Hitam ku.

“Akhi Alliyah lihat beberapa Minggu ini terlihat lebih akrab dengan Ukhti Shofura’’ Alliyah mengawali pembicaraan kami kala siang itu.

“Nggak juga All, Cuma sekadar berbagi Ilmu agama saja’’

“Shofura itu wanita Sholehah lho akhi..sayang kalo di biarkan terlepas’heheh..Alliayh tersenyum..sebuah senyuman yang begitu lama ku nantikan..kemudian Alliyah membaca kan terjemahan Surah An Nuur ayat 26 ‘’…..dan wanita – wanita yang baik adalah untuk laki – laki yang baik dan laki – laki yang baik adalah untuk Wanita – wanita yang baik (pula)……………….

Sejenak perbicaraan kami terhenti..hanya suara angin angin sayup yang berhembus terdengar di telinga kami..

“Razi ngerti maksud Alliyah..tapi untuk sementara Razi tidak memikirkan ke hal demikian” ku hanya membalas dengan tatapan ke langit yang biru kala itu..andai kau tau bahwa wanita yang baik – baik adalah diri mu “Alliyah” ..ku hanya bisa berkata dalam hati tanpa ku ungkapkan lewat lidah nan kelu ini.

Dan Alliyah hanya terdiam kala itu sembari melirik jam tangan yang ia gunakan….

“Shofura ada ngomong ke Alliyah dan Alliyah di sini atas perwakilan Shofura untuk membicarakan hal ini” sejenak Alliyah terdiam..seolah olah apa yang akan di kata kan nya adalah sangat berat…dank u mulai bisa menangkap makna dari kalimat yang di ucap kan nya itu.

“Atas permintaan Shofura, Alliyah ingin bertanya kepada akhi..bagaimana menurut akhir tentang Shofura?.....

Ku hanya terdiam.tidak tau ingin mengucapkan apa yang seharus nya ku ucapkan sebagai seorang lelaki..


“Shofura ingin bertanya kepada Hati akhi mengenai perasaan akhi tentang dia, selama ini Shofura menyimpan rasa suka kepada akhi Razi,dan sekarang Ini Alliyah mewakili Shofura bertanya kepada hati akhi Razi”…Alliyah sepertinya lelah menunggu jawaban ku yang dari tadi hanya merenung ke langit – langit yang kala itu bagi ku sangat lah indah..


“Razi untuk waktu sekarang tidak bisa memberikan jawaban nya All”…berilah Razi sedikit waktu.” Hanya kata – kata itu yang keluar dari ucapan ku…dan kulihat dari kejauhan sebuah Mobil Avanza berhenti di depan kampus tepat nya di hadapan kami yang menghadap ke jalan raya.. sosok seorang laki – laki keluar dari Mobil dan seperti nya mengeluarkan ponsel..Dan……………………

“Kalo begitu Insya Allah akan Alliyah sampaikan seperti apa yang akhi bilang barusan tadi kepada Shofura” Alliyah mulai membuka ponsel yang dari tadi berbunyi seperti nya sebuah pesan yang masuk ke inbox nya.


“Akhi, Alliyah sudah di jemput..Insya Allah smua nya akan akan Allah berikan jawaban nya akhi’’

‘’Assalamualikum”…Alliyah berlalu tanpa bersama kegundahan ku kala itu

‘’Waalaikumsalam”..ku hanya terdiam sembari untuk kesekian kalinya menatap Alliyah dari kejauhan yang mulai melaju bersama sang jemputan nya kala siang itu…….


Bersambung----------------------
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
16-07-2013 01:32
Ceritanya bagus om..
Dilanjut aja terus walo masih sepi komen..
Jangan pantang mundur..
Daripada rame tapi ujung2nya gantung a.k.a. ga selesai..
Tapi percaya aja om, walo sepi komen, bukan berarti ga ada yg baca..
btw, gw jarang komen lho.. banyakan baca2 aja.. nih gw komen biar om lebih semangat..
ini fiksi kan?
klo ga, dikasih tau om diawal2. walo fiksi, tetep lanjut om..
Trit biasanya rame klo real/penulisanny original/banyak unsur2 bb*imho
Tapi, trit ini mewarnai sfth kskus om dgn cerita model ginian..
gpp awal2 sepi drpd rame karena banyk unsur bb.. dah banyak om di sini cerita2 bb yg ga mendidik/rendahan.. dgn alasan pembelajaran lg.. alasan pembelajaran tapi adegannya dibuat detil/nyeritainny dgn tanpa dosa/menyesal..

sekali lagi, update yg rutin yah om..
Nih mungkin komen terakhir gw..
Tapi, gw tetep baca kok om..
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
16-07-2013 01:35
Quote:Original Posted By cowok.santun
Ceritanya bagus om..
Dilanjut aja terus walo masih sepi komen..
Jangan pantang mundur..
Daripada rame tapi ujung2nya gantung a.k.a. ga selesai..
Tapi percaya aja om, walo sepi komen, bukan berarti ga ada yg baca..
btw, gw jarang komen lho.. banyakan baca2 aja.. nih gw komen biar om lebih semangat..
ini fiksi kan?
klo ga, dikasih tau om diawal2. walo fiksi, tetep lanjut om..
Trit biasanya rame klo real/penulisanny original/banyak unsur2 bb*imho
Tapi, trit ini mewarnai sfth kskus om dgn cerita model ginian..
gpp awal2 sepi drpd rame karena banyk unsur bb.. dah banyak om di sini cerita2 bb yg ga mendidik/rendahan.. dgn alasan pembelajaran lg.. alasan pembelajaran tapi adegannya dibuat detil/nyeritainny dgn tanpa dosa/menyesal..

sekali lagi, update yg rutin yah om..
Nih mungkin komen terakhir gw..
Tapi, gw tetep baca kok om..


Makasih gan supportnya... Besok diupdate lagi emoticon-Salaman
Diubah oleh Pecidasase
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
16-07-2013 02:24
Judulnya emoticon-Matabelo
Ok, ane baca dulu ya gan, ane tertarik kesini jujur krn baca judulnya
Apa ini kayak cinta terlarang gitu gan?
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
16-07-2013 03:32
Quote:Original Posted By law.abiding
Judulnya emoticon-Matabelo
Ok, ane baca dulu ya gan, ane tertarik kesini jujur krn baca judulnya
Apa ini kayak cinta terlarang gitu gan?


Silakan gan.... Semoga bermanfaat emoticon-Malu (S)
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
16-07-2013 14:51

Episode 7

Di sela - Sela aktivitas Membaca para Mahasiswa nya. Di sudut perpustakaan ku mencoba menelaah bacaan yang ada di hadapan ku..Ku mencoba menumpukan seluruh konsentrasi ku,akan tetapi selalu saja terngiang - ngiang kalimat ''Alliyah tentang Shofura di telinga ku,membelenggu dan terus membelenggu.

''Assalamualaikum akhi Razi'' suara merdu yang mengembalikan ku dari bayangan yang membawa ku jauh entah kemana.

''Waalaikum salam''

''Ukhti shofura''?? Ku sempat kaget ketika sosok muslimah ini yang menjadi pergulatan di benak ku hadir tepat di hadapan ku.

''Boleh saya duduk disini''? Pinta Shofura sembari tersenyum..senyuman yang selalu menyertai ucapan nya itu tak pernah lelah ia hadiahkan kepada lawan bicaranya.

''Silakan saja''

''Kog sendirian ukhti? Mana Alliyah? Tanyaku untuk menghindari rasa gugup yang dari tadi menyerangku sejak dia mengucapkan salam.

''Creeeeooot....suara kursi yang di tarik Shofura seakan - akan turut mempersilakah duduk.

''Akhi.''...shofura mencoba memulai perbicaraan kami tapi kemudian dia terdiam...

''Akhi razi''.....Shofura terdiam kembali..sembari jari - jari tangan nya memutar pena yang dari tadi ia pegang.

''Teruskan saja ukhti''...kalimat ku yang ku akhiri dengan hanya terdiam..kedua mata ku arahkan untuk menatap semua tulisan - tulisan yang membentang luas layak nya hamparan samudra india.


''Mengenai perbincangan Mbak Alliyah kemarin dengan akhi Razi''.....kalimat shofura kemudian terpotong dan aku mencoba untuk menghindari pembicaraan seputar itu,karna ku sendiri tidak tahu harus bagaimana untuk menjawab nya.

''Mungkin bagi seorang wanita tak pantas mengucapkan ini, tapi Shofura hanya ingin kepastian jawaban akhi'' dan shofura pun menanti jawaban akhi melalui Mbak Alliyah'' Shofura terdiam kembali seperti sebelum nya.

Dan kali ini tak ku lihat sebuah senyuman dari nya, seakan akan kata kata yang di ucapkan nya terasa hambar tanpa sebuah senyuman nya. Dan aku masih saja terdiam..tak satu kata yang cocok pun yang kutemukan, sehingga terdiam adalah alternatif terbaik ku untuk menghindari dari sebuah jawaban,.

15 menit berlalu tanpa kata - kata, ku mencoba menyibukan mata ku untuk meneliti setiap baris - baris kata, sementar benak ku melayang entah kemana..dan Shofura berlalu tanpa sebuah senyuman,mungkin karna ku tak melihat nya berlalu,hanya terdengar sebuah salam dari nya…



Setelah pertemuan ku dengan Shofura 2 minggu yang lalu di Perpustakaan, ku tak pernah berhenti untuk berpikir bagaimana untuk memberikan jawaban.

Seorang wanita yang ingin menjadi “kekasih Halal ku” begitu mengharapkan ku..tapi ku juga sadar cinta itu Milik sang Khaliq..hambaNya tidak boleh mencintai Hambanya melebihi cinta Kepada sang Pencipta..sang Pemilik Cinta..


Sementara umur ku genap 20 tahun,terlalu muda untuk aku menjalani arti “Pemimpin Keluarga” ..dari segi Materi Alhamdulillah aku berkecukupan,meskipun itu semua milik papa ku yang notabane menyerahkan semuanya untuk ku urus setelah ku menikah Nanti…ku masih terlalu muda untuk Memimpin”sebuah Perusahaan “ papa ku, apa lagi harus memimpin “sbuah keluarga”..


“Assalamualaikum” akhi Razi……

“Walaikum salam”..Ukhti Aisyah?..sosok wanita Muslimah yang membangunkan ku dari lamunan panjang ku..

“Lho kog ukhti belum pulang? Ku melemparkan sbuah pertanyaan,ku lihat sudut – sudut di ruang Mushola sepi dan semua peserta “Kajian Islam” memang telah pulang setengah jam yang lalu.tinggal aku sendiri di mushola yang sederhana ini sembari merenung menanti hidayah sang Pencipata Rasa..dan tanpa ku sadari Sosok Muslimah masih ada di Mushola ini..

“Belum akhi..tadi Aisyah setelah “Kajian Islam” usai, Aisyah lansung ngerjain tugas, “ akhi sendiri kog belum pulang akhi??”

“O…gitu,,saya sengaja berlama lama di sini Ukhti,tenang,damai,.hehehe” ku memberikan sebuah senyuman kepada Aisyah..dan di sambut nya dengan sebuah senyuman…

“O ya ne akhi…hampir saja Aisyah lupa, Mbak Alliyah ada Nitip ke Aisyah agar memberikan sesuatu ke akhi Razi”

Ku sempat berpikir kenapa tidak Alliyah saja memberikan nya ke aku, padahal aku ingin berbicara sesuatu sama dia..

“Akhi….Akhi..” lho kog Bengong?...pertanyaan Aisyah sempat membuat ku Kaget..


“Ya Ukhti..kalo boleh tau,apa barang nya ya Ukhti?”

“ini dia” ……Aisyah menyodorkan sebentuk Kertas..dan kertas tersebut bewarna merah kemerahan,bertuliskan “ Milad nya Alliyah yang ke 25 tahun pada tanggal 27 November 2010”

“Mbak Alliyah hanya memberikan surat Undangan Milad nya hanya kepada teman – teman dekat nya serta teman – teman di “ Kajian Islam” saja akhi” Aisyah menjelaskan kepada ku.

“Datang ya?..Alliyah mengharapkan kita sebagai teman – teman nya datang”..Aisyah meyakinkan ku agar aku mendatangi acara milad tersebut.

“Terima kasih ukhti, Insya Allah,Razi akan datang”…

“Insya Allah”..o ya ne akhi..karna amanah telah di tunaikan,Alliyah pamit mau pulang dulu ne”

“Oke deh ukhti, terima kasih ya..”

“Assalamualaikum”..Aisyah berlalu dan meninggal kan sebuah undangan milad Alliyah..

“Waalaikum salam”



Bersambung Ke Bagian TERAKHIR---------------------------
Diubah oleh Pecidasase
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
17-07-2013 02:53

Episode 8 (Sesion 1 End)

Sabtu 27 november 2010 03:15 pm
Ku mulai menjejak kaki di depan rumah yang berlantai dua,dengan cat warna putih, sementara halamannya rerumput hijau membentang luas tertata rapi, dengan bunga–bunga yang beraneka rupa, benar – benar terasa asri.

“Assalamuaikum”. Salam yang terucap di sambut dengan salam yang bergema dari tamu yang hadir. Meskipun tidak terlalu banyak, hanya sekitar 20 orang, akan tetapi suara yang menggeman seolah – oleh dihadiri oleh ratusan orang, mungkin juga pengaruh ruangan yang besar.

“Waalaikum salam” akhi Razi. Masuk akhi, kami semua pada nunggu lho. Alliyah mempersilakan ku masuk, kuamati sekelilingku, tidak terlihat wajah Shofura,dan kuarahkan ke sudut kanan juga tidak kelihatan sosok wanita yang menjadi pergulatan dibenakku. Hanya Aisyah yang sepertinya sedang sibuk membahas suatu teman,aku juga gak tau apa yang mereka bahas, memang terlihat seru, dengan suara tawa kecil dari mereka, sementara beberapa dari mereka, tangan kanannya memegang sebuah buku. Sembari menikmati menu yang telah tersedia di meja.

“Silakan akhi dijamah hidangannya” Alliyah mempersilakanku mencicipi hidangan yang telah disediakan untuk para tamu. Para tamu memang duduk terpisah, di sebelah kanan, semuanya tetamu wanita dan sebelah kiri tetamu pria nya.

“Ya terima kasih”. Ku beralih ke meja sebelah kiri mencoba berkomunikasi dengan beberapa orang yang agak asing bagi ku.

15 menit berlalu dan sosok Shofura juga masih tidak terlihat. Berdebar – debar janjtung ku, menanti kehadiran Shofura. Dan keputusan ku adalah aku ingin menjadi kekasih halal Shofura. Tetapi di sisi lain, ku juga tak bisa melupakan sosok muslimah yang pertama menyentuh dinding hati ku, Alliyah.

Mungkin ku terlalu tamak untuk memiliki 2 wanita sekaligus. Naluri ku berbicara yang aku inginkan kedua muslimah ini.

“Assalamualikum, teman”..Alliyah membuka pembicaraan dengan berdiri di antara barisan pria dan Wanita

“ Maaf menganggu sebentar ya, minta waktu teman – teman semua”. Semua tamu mulai menarik perhatian kepada Alliyah akan sesuatu yang akan di katakannya.

“Terima kasih atas kedatangan teman – teman sekalian, acara milad ini sebenarnya tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. Tetapi juga sebagai rasa syukur yang telah diberikankanNya yaitu rezki yang tak terhingga”. Alliyah kemudian terdiam dan menarik nafas, terlihat pancaran kebahagiaan di raut wajahnya..

“Hari ini sehubungan dengan milad Alliyah, tak henti–henti nya Alliyah mengucap syukur kepada Allah Swt sang pencipta yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, yang telah memberikan Alliyah kebahagiaan yang tiada terhingga”. Ku menanti dengan penuh penasaran akan kalimat selanjutnya dari Alliyah.


Dan………………………………………………………………..

“Alhamdulillah, kini Alliyah telah mengandung 2 minggu lamanya”. Alliyah terdiam dan melemparkan sebuah senyuman penuh bahagia. Sementara para tamu mengucapkan “Alhamdulillah secara bersamaan”


Dan……………………………………………………………………..
Ku hanya terdiam…Mencoba tersenyum dan tersenyum menyembunyikan sesuatu yang terasa menyesak kan dada…


“Mungkin teman – teman belum banyak yang tau tentang status Alliyah,Alliyah telah menikah 6 bulan yang lalu,dan suami Alliyah adalah…” Alliyah memberikan sebuah tanda mengarah ke sosok pria yang beruntung tersebut, berwajah bersih, tinggi malah melebihi tinggi ku, dengan rambut pendek tersusun rapai, putuh bersih, seperti keturunan arab turki..”

“Kenalkan semua ini suami Alliayah, “Muhammad Faizal”. Sosok pria tersebut telah berdiri di samping Alliyah memegang tangan Alliyah dengan lembut. Terlihat oleh ku, pria beruntung tersebut berbisik di telinga Alliyah yang di balut jilbab hijau itu.

“Suami Alliyah dulu ya adalah teman Alliyah ketika masih sekolah, dia asli Indonesia kok, cuma keturunan nya ada yang beda..hehehe” Alliyah tersenyum kembali.. Ku merasa iri dan cemburu membakar sukma jiwaku.

Semua tetamu mengucapkan selamat dan bersalaman,yang wanita menyalami Alliyah,sementar prianya menyalami suami nya Alliyah, Muhammad Faizal. Dan aku juga memberikan tanganku menyalami tangan pria yang telah memegang tangan Alliyah secara Halal.

“Assalamualaikum” salam terucap saat para tetamu mulai duduk kembali setelah menyalami Alliyah dan suaminya..sosok wanita yang telah ku tunggu dari tadi..

“Maaf telat ne”. Shofura mulai memasuki dan mendekati Alliyah sembari cipika cipiki

“Ada keperluan tadi mbak, makanya Shofura telat,maaf ya?. Shofura melemparkan senyuman kepada Alliyah, dan kedua sahabat itu terlihat berbincang – bincang, kuamati Shfura yang menyalami Alliayah, mungkin menyalami atas kehamilan Alliyah,dan mereka kembali tertawa. Tawa Shofura yang terlihat indah sepertinya menghapus semua lara yang menerobos relung hati ini.


Dan……………………………………………..

Shofura tiba tiba keluar, masuk kembali menuntun seorang pria dan memegang tangan pria tersebut..

Ku sempat tersentak dengan peristiwa ini

“Ya Allah, ada apa ini, apa yang telah terjadi? Sesungguh nya Engkaulah yang Maha Tahu ya Rabb”. Hati ku mulai berbicara,mencoba menangkap apa yang terjadi…

Dan………………………………..

“Assalamualaikum, akhi dan ukhti semua”. Shofura kemudian membimbing tangan pria tersebut dan mengenggam tangan pria tersebut..kemudian dia melanjutkan…

“Alhamdulillah, status Shofura sekarang telah menjadi Istri seorang, pria ini, Khalik Hamzah”. Dan pria ini telah mempersunting Shofura dengan segala kekurangan dan kelebihan Shofura menjadi pengikat hati ini dan Sofura telah menikah 1 minggu yang lalu di desa suami saya . Maaf teman – teman acara nya tidak mengundang teman – teman semua, karEna acaranya hanya akan di lakukan disini. Pada kesempatin ini, sekaligus saya mengajak teman – teman untuk menghadiri acaran kami besok setelah Ashar”. Shofura kemudian tersenyum. Dan senyuman yang menghiasi lesung pipitnya kali ini adalah yang terakhir bagi ku.

Dan………………………………….

Semua nya tamu memberikan ucapan selamat kepada mereka yang berbahagia..dan aku kini kembali sepi menghadap suatu masa depan yang mengandung misteri.

Dan An Nisa ayat 24 bermaksud :
“ Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikimpoii bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Selama Ini ku telah Mencintai Wanita yang telah “halal “ bagi suami nya. Haramkah Cinta Ku???


Habis…………………………..
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
22-05-2015 14:32
ane bantu sundul gan, biar rame dan pada baca emoticon-Sundul Gan (S)
0 0
0
Haramkah Cinta Ku?
22-05-2015 20:28
sabar ya akhi....

cinta datang terlambat.
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
egality
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
kutunggu-jandamu-dik-romlah
Stories from the Heart
maaf-mama-aku-memilih-bunda
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia