News
Batal
KATEGORI
link has been copied
716
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51957fe6631243347700001a/eks-warga-waduk-pluit-enak-tinggal-di-rusun-marunda
Gan, ini dua berita yang mengungkapkan kenyamanan warga eks Pluit yang telah menempati Rusun Marunda. Selama ini kita cuma membaca konflik yang terjadi antara Pemprov DKI dengan warga yang masih bertahan di Waduk Pluit. Ada baiknya kita juga membaca pengakuan warga yang sudah menempati Rusun Marunda. Semoga bisa dibaca oleh warga yang masih menolak untuk direlokasi ... kapan & bagaimana cara merek
Lapor Hansip
17-05-2013 07:55

Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda

Gan, ini dua berita yang mengungkapkan kenyamanan warga eks Pluit yang telah menempati Rusun Marunda. Selama ini kita cuma membaca konflik yang terjadi antara Pemprov DKI dengan warga yang masih bertahan di Waduk Pluit. Ada baiknya kita juga membaca pengakuan warga yang sudah menempati Rusun Marunda. Semoga bisa dibaca oleh warga yang masih menolak untuk direlokasi ...

kapan & bagaimana cara mereka membacanya ...emoticon-Cape deeehh

Zico Nurrashid Priharseno | Kamis, 16 Mei 2013 | 19:12 WIB

Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
KOMPAS/YULVIANUS HARJONO

Para penghuni baru Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, memasang lemari dan sejumlah perabot lainnya yang disediakan cuma-cuma oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (15/2/2013). Selain perabotan lengkap seperti televisi, kulkas, meja, ranjang, dan lemari, ratusan warga eks penghuni kawasan Waduk Pluit juga akan mendapat subsidi khusus sewa rusun itu dan berbagai fasilitas lainnya


JAKARTA, KOMPAS.com — Warga yang sebelumnya tinggal di bantaran Waduk Pluit, Muara Baru, mengaku senang setelah pindah ke Rusun Marunda. Di sana, mereka mengaku hidup tenang, jauh dari kebisingan.

Taufik Ramli, penghuni Klaster B, Blok 3, mengaku lebih nyaman tinggal di rusun tersebut ketimbang saat tinggal di RT 18 RW 19 Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Enak di sini, tidak ada debu, tenang, dan anak-anak banyak teman bermainnya," kata pria yang telah dikaruniai seorang putra ini, Kamis (16/5/2013).

Senada dengan Taufik, Juanita juga berpendapat sama. Walaupun lebih jauh dari tempat ia bekerja, tinggal di Rusun Marunda, menurutnya, lebih enak karena jauh dari kebisingan dan ancaman banjir. Wanita yang tinggal di Blok 1, Klaster B, ini bekerja di salah satu perusahaan kargo di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Untuk pergi ke tempat ia bekerja, Juanita menggunakan speed boat yang telah disediakan oleh Gubernur DKI sebagai sarana transportasi warga Rusun Marunda, tanpa dipungut biaya.

"Saya juga enggak ngerti kenapa banyak yang enggak mau pindah. Padahal, di sini nggak kena banjir dan enggak ada intimidasi," kata Juanita.

Menurut Yosep, pengelola Rusun Marunda, warga Muara Baru mulai menghuni rumah susun ini sejak Januari 2013 ketika banjir besar melanda Ibu Kota. Sekitar 80 persen, mereka menjadi penghuni Klaster B.

Untuk biaya sewa unit rumah susun, mereka dikenakan biaya sebesar Rp 128.000 sampai Rp 159.000. Mereka dikenakan biaya sewa program karena merupakan korban bencana alam.

"Yang pindahan dari Muara Baru, semuanya ditempatkan di Klaster B. Mereka menempati delapan dari sebelas blok yang ada di klaster ini," kata Yosep.

Editor : Ana Shofiana Syatiri

Sumber : [url]http://lipsus.kompas.com/gebrakan-jokowi-basuki/read/xml/2013/05/16/19120713/Eks.Warga.Waduk.Pluit.Enak.Tinggal.di.Rusun.Marunda[/URL]



RUSUN MARUNDA : "Kami Merasa Lebih Nyaman"
Rabu, 15 Mei 2013 | 03:55 WIB
K09 dan Mukhamad Kurniawan


Mereka sama-sama dari kawasan Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara. Kini mereka terpisah. Sebagian pindah ke rumah susun, tetapi tak sedikit yang bertahan tinggal, bahkan mati-matian menolak pengosongan lahan.

Dengan terburu-buru, Hotmauli Situmorang (42) meninggalkan rumahnya di Rusun Marunda Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (14/5) siang. Ia mengambil ijazah sekolah dan sertifikat kecakapan sebelum kembali ke lokasi kerja di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung.

”Ada peluang jadi anggota satpam. Upahnya lebih tinggi ketimbang tenaga kebersihan yang dibayar Rp 75.000 per hari,” kata Hotmauli.

Ia adalah satu dari 250 warga baru Rusun Marunda, mantan penghuni Waduk Pluit, yang difasilitasi PT KBN (Persero) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk bekerja di KBN Cakung dan Marunda. Sebagian besar bekerja sebagai tenaga kebersihan kawasan.

Seperti mantan penghuni Waduk Pluit yang direlokasi pemerintah, Hotmauli sedang memulai hidup baru di Marunda. Pekerjaan, sekolah bagi anaknya, hunian, juga lingkungan yang baru. Mei ini adalah bulan ketiga mereka tinggal di Rusun Marunda. Anak sulungnya, Febrina Christi (21), dapat kesempatan yang sama bekerja di KBN. Sementara anak keduanya, Riris Novita Sari (12), memulai sekolah di lokasi baru, SMP Negeri 162 Jakarta Utara.

Tak berhak

Sebelum pindah ke rusun, Hotmauli sebenarnya tergolong mapan di Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Di sisi utara Waduk Pluit, ia memiliki enam unit kos yang setiap unit disewakan Rp 200.000 per bulan. Ia juga punya tempat tinggal permanen di atas lahan 6 meter x 23 meter yang dia beli Rp 15 juta tahun 1990-an.

Akan tetapi, Hotmauli dan suaminya, Jamlihar Damanik (45), memutuskan ikut pemerintah saat diminta meninggalkan Waduk Pluit. Selain terlarang bagi hunian, kapasitas waduk jauh menurun dibandingkan dengan desain awalnya. Luas awalnya 80 hektar, tetapi 20 hektar di antaranya telah ditumbuhi hunian liar. Kedalamannya juga tinggal 1-3 meter dari seharusnya 7-8 meter.

”Kami tinggal di tanah negara. Karena itu, saat diminta pemerintah untuk mengosongkan lahan, kami langsung pindah meski ada beberapa warga yang melarang. Kami tak berhak tinggal di lahan negara,” tuturnya.

Saat ditawari mengosongkan lahan ketika banjir melanda Pluit, Januari-Februari 2013, tak banyak penghuni Waduk Pluit bergegas pindah. Alasannya macam-macam, terutama karena jauh dari lokasi kerja atau sekolah. Seorang warga Muara Baru lain menyatakan, ada kepentingan bisnis di balik usaha sebagian warga melarang tetangganya pindah ke rusun. Mereka khawatir usaha kos semakin sepi dan tak laku lagi.

Padahal, pemerintah mengiming-imingi mereka dengan sejumlah fasilitas, yakni gratis biaya sewa tiga bulan, air dan listrik, serta rumah berperabot lengkap, termasuk kulkas, kompor gas, televisi, kasur, dan meja kursi.

Lebih nyaman

Seperti Hotmauli, Iis (28), penghuni Rusun Marunda, menilai, tinggal di Rusun Marunda jauh lebih nyaman ketimbang di sekitar Waduk Pluit. Selain lingkungan yang lebih bersih, biaya sewa jauh lebih murah dari kontrakannya di Muara Baru. Iis dikenai tarif subsidi Rp 151.000 per bulan, sedangkan sewa rumah sebelumnya Rp 300.000 per bulan.

Hunian di Muara Baru umumnya berdiri di atas perairan yang bewarna hitam, penuh sampah, dan berbau busuk. Saat banjir, rumah-rumah di sekitar Waduk Pluit terendam berhari-hari hingga ketinggian 1,6 meter. Tidak hanya itu, penghuni baru Rusun Marunda diberi pelatihan keterampilan gratis, seperti tata rias kecantikan, tata boga, dan servis elektronik. Mereka juga diberi modal dan lokasi usaha.

Pemerintah juga membuka rute kapal Marunda-Muara Baru dan menyediakan bus untuk membantu transportasi warga Muara Baru yang direlokasi ke Marunda. Pemerintah juga menambah pusat kesehatan, tempat ibadah, dan sekolah untuk anak usia dini di Rusun Marunda.

Selain itu, pemerintah juga merelokasi warga di kawasan Waduk Pluit ke Rusun Buddha Tzu Chi di Muara Angke dan Cengkareng, Rusun Pinus Elok di Penggilingan Cakung, dan Rusun Waduk Pluit Penjaringan. Diperkirakan telah lebih dari 1.200 keluarga pindah ke rusun.

Meski demikian, tak sedikit warga yang bertahan tinggal di Waduk Pluit. Jumlah penghuni lahan waduk diperkirakan masih sekitar 8.000 keluarga. Hingga Rabu, warga Muara Baru menolak kehadiran aparat dan alat berat yang akan membongkar bangunan. ”Kami khawatir rumah warga digusur,” kata Rose (34), koordinator warga waduk Pluit, terkait aksi itu.

Rose dan warga, khususnya di RT 019 RW 017 Penjaringan yang kini menentang pengosongan lahan, berharap ada dialog sebelum penggusuran. Apalagi, sebagian warga yang dijanjikan rusun hingga kini belum dapat. Padahal, hunian mereka di sekitar Waduk Pluit telah rata dengan tanah.

Pemerintah daerah berencana membangun 100 tower per tahun di sejumlah kawasan, antara lain Muara Angke, Muara Baru, dan Marunda. Hingga akhir tahun ini, ditargetkan 40 tower dengan 4.000 unit rumah terbangun.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam beberapa kesempatan mengatakan, pembangunan rusun baru mendesak untuk menampung warga yang kini tinggal di lahan terlarang, seperti bantaran sungai, waduk, serta kolong jembatan dan jalan layang.

”Kami sampaikan pesan agar jangan ada lagi warga yang menduduki lahan negara serta mengambil untung dengan membangun rumah dan menyewakannya kepada orang lain,” kata Basuki.

Sumber : [url]http://megapolitan.kompas.com/read/2013/05/15/03553272/.Kami.Merasa.Lebih.Nyaman.[/URL]
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 30 dari 37
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 02:25
udah down mah si komnas ham semenjak di damprat si ahok emoticon-Embarrassment
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 08:35
masih ada konrakan kosong ga yaemoticon-Bingung (S) emoticon-Bingung (S) apa udah dirobohinemoticon-Bingung (S)
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 09:00
bubarkan saja...emoticon-Ngakak
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 11:06
jelas lah enak. dr tinggal ga ada kejelasan skrg enak. hidup jokowi
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh dpk4212
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 18:11
Mendadak berita ttg waduk pluit dan segala polemiknya ga muncul lg. Ga cuma kaskus, tapi forum2 indonesia lainnya

#Adaapakahgerangan

Apakah ada penutupan berita ttg bos budi dan tedi?
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 18:18
sundul
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 19:20
Quote:Original Posted By soipon
[size="4"]
Apakah komnas HAM mulai mundur pelan-pelan dari menolak penggusuran menjadi mengawasi penggusuran? emoticon-Matabelo


Demoticon-I Love Indonesia (S)ari pada ikutan gak ada hasil mending gak usah ikut campur aja itu komnas....
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 19:24
heran aja klo warga ilegal gini masih terus dibelain..
sampe kapan jakarta bisa berkembang dan bebas banjir??? emoticon-Bingung
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 19:27
harusnya komnas ham membela warga yg kena banjir akibat waduk yg seharusnya tmpt penampungan air telah dijadikan tmpt tinggal ....
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 20:35
jangan sampe aja campur tangan komnasHAM malah bikin kacau
mau gimana juga mereka warga ilegal yang nempatin tanah pemerintah dgn tidak sah emoticon-Najis
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
25-05-2013 21:16
wah ini hamburger bego banget
jelas2 di TV dibilang pemprov DKI melanggar HAM emoticon-Ngakak
dikiranya rakyat yg nonton TV itu amnesia yak?
sekarang mau ganti omongan emoticon-Ngakak
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 10:05
Komnas HAM ini lagi galau, galau hak siapa yang mau dibela emoticon-Cape d...
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 14:52
mundu dah si komnas ham.. wkwkwk

udah malu mereka kalah di omongin sama ahokk.. emoticon-Ngakak
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 15:36
Quote:Original Posted By .NoShade.


pernah baca berita beberapa hari yg lalu di kaskus jg
itu awalnya warga sono di kasi tumpangan sama pemda dki
berarti dapet hak guna bangunan dong,,,,wajar klo tetep bayar pbb,,,, trus dapet cantolan listrik pln emoticon-Big Grin
agan yg diatas jg ada yg bilang klo hak guna bangunan jg bayar pbb emoticon-Big Grin
tapi sengaja pada pura2 lupa klo itu mereka numpang,,, bukan punya pribadi emoticon-Big Grin

mendingan langsung di gusur aje dah,,,,
dah banyak kejadian kek gini,,, danau sunter jg makin lama makin sempit,,,, tiap hari pinggirannya di urugin sampah biar lama2 di klaim jadi tanah pribadi emoticon-Big Grin


setuju ane sama agan satu ini emoticon-Big Grin
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 16:41
komnasham emang harusnya jgn terlalu ikut campur
apalagi klo sampe belain yg salah emoticon-Cape d...
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 17:27
trus namanya apa klao ga ngebela emoticon-Najis (S)
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 20:51
Quote:Original Posted By ongkikie
ini komnas hampret emang kudu dibubarin emoticon-Ngakak

udah ngasih hasil apa sih selama ini selain portezzz emoticon-Ngakak


kayaknya gak ada hasil apa2,,,,,
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 20:55
[QUOTE=soipon;5191a1111b7608aa60000005]Komnas HAM: Kami Tidak Membela Warga Pluit
Dony Aprian - Okezone
Senin, 13 Mei 2013 20:04 wib


JAKARTA- Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila, berkunjung ke perkampungan warga Kebon Tebu Muara Baru, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Dia mendengarkan keluh kesah warga yang akan digusur oleh Pemprov DKI.

Dalam kesempatan itu, Siti juga membantah tuduhan Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama, yang mengatakan bahwa Komnas HAM membela warga yang menduduki tanah negara.

"Kami bukan membela, Komnas HAM itu fungsinya adalah melakukan pengawasan terhadap pemerintah dan negara dalam melakukan kegiatan-kegiatannya apakah melanggar HAM atau tidak," kata dia di Kebon Tebu, Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (13/5/2013).

Kata Laila, kedatangannya merupakan respon dari tiga kali laporan warga akan rencana penggusuran oleh Pemprov DKI Jakarta. Warga mengeluh jika rencana itu tanpa dialog lebih dulu.

"Kedatangan mereka ke Komnas HAM juga dengan membawa bukti-bukti pembayaran PBB dan sudah meninggali lahan ini puluhan tahun," tuturnya.

Source

Apakah komnas HAM mulai mundur pelan-pelan dari menolak penggusuran menjadi mengawasi penggusuran? emoticon-Matabelo[/Q

kereka malah bikin orang bingung,,,,,,
0 0
0
Eks Warga Waduk Pluit: Enak Tinggal di Rusun Marunda
26-05-2013 21:40
Ahok : skak mat...!

Komnas Ham : x_x
0 0
0
Halaman 30 dari 37
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia