Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
2023
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/50bdf691542acfcb2c000018/alasan-kenapa-anime-jarang-tayang-di-televisi
Banyak teman2 pecinta anime yang mengeluh kenapa minggu pagi tayangan anime dan kartun anak2 makin lama makin sedikit. Tidak seperti dulu waktu kita masih kecil menghabiskan hari minggu tersebut dengan bersantai sambil nonton anime di TV yang tayang full sampe siang. Tapi sekarang, semua berubah sejak Negara api menyerang. Acara televise minggu pagi berubah jadi acara konser music anak layangan, s
Lapor Hansip
04-12-2012 20:11

alasan kenapa anime jarang tayang di televisi

Banyak teman2 pecinta anime yang mengeluh kenapa minggu pagi tayangan anime dan kartun anak2 makin lama makin sedikit. Tidak seperti dulu waktu kita masih kecil menghabiskan hari minggu tersebut dengan bersantai sambil nonton anime di TV yang tayang full sampe siang. Tapi sekarang, semua berubah sejak Negara api menyerang. Acara televise minggu pagi berubah jadi acara konser music anak layangan, sinetron dan gossip.

Ngomongin anime, atau bisa disebut juga kartun (karna anime sendiri dalam bahasa jepang berarti film animasi/kartun. Namun anime identik dengan animasi jepang, sedangkan kartun untuk animasi pada umumnya) pasti kaliam juga menyadari kalau anime jaman sekarang udah jarang banget tayang di televise. Kalaupun ada, hanya hari minggu dan itu pun Cuma sedikit dan di ulang-ulang. Padahal dulu bisa tayang dari hari senin – jumat pada jam2 tertentu di banyak stasiun TV. Plus jam tayang penuh dari pagi sampai siang pada hari minggu.

Quote:
Tahukah kamu alas an kenapa anime sudah jarang tayang di televise swasta Indonesia?


Berikut adalah beberapa pendapat yang bisa saya simpulkan mengenai pertanyaan di atas:

1. Sedikit anime yang lulus sensor
Quote:Sepertinya yang menjadi halangan TV tersebut menayangkan adalah masalah hak siar di Indonesia yang katanya “susah”. Anime One Piece yang terakhir kali di siarkan di GlobalTV katanya tidak diteruskan karena masalah hak siar dari badan sensor Indonesia. Menurut info yang saya dapat alasannya adalah karena dalam Anime tersebut banyak adegan kekerasan dan gambar yang tidak cocok untuk anak-anak. Mari saya tanggapi, sejujurnya anime tersebut ditujukan bukan untuk anak-anak, tetapi untuk remaja 15 tahun keatas. Hanya masalah cara pandang orang Indonesia saja yang salah. Kebanyakan orang menganggap bahwa semua yang berbau animasi adalah tayangan “anak”. Padahal kita tahu ada yang namanya “Hentai” yang khusus dibuat untuk dewasa, bayangkan jika “Hentai” yang isinya adalah Animasi Dewasa di tayangkan untuk anak.
Terus dengan adegan kekerasan, sejujurnya saya berpendapat bahwa kualitas serial di Indonesia sendiri tidak jauh lebih baik dari anime bahkan lebih buruk. Saya tidak akan menyebutkan nama, tetapi setiap sore saya selalu melihat ada sebuah sinetron remaja yang membawa pengaruh negatif terhadap perkembangan otak. Yang ditayangkan kebanyakan adalah obrolan-obrolan sampah yang tidak berkualitas.
Sekarang saya akan membandingkan kedua alasan tersebut dengan Anime, masih ada anime yang benar-benar untuk anak, tetapi kebanyakan pastinya tidak akan disukai oleh remaja contohnya adalah Doraemon. Jauh lebih banyak hal positif yang bisa kita ambil di banding serial Indonesia, seperti: jujur, suka menolong, dan yang lebih menonjol adalah tidak pernah putus asa/pantang menyerah. Lihat saja contoh karakternya di anime-anime yang sudah tayang di Indonesia seperti Naruto, Luffy, dll.
Jika kita perhatikan, plot dari serial anime kebanyakan seperti ini:
“Tokoh utama muncul dengan memiliki kemampuan khusus yang tidak disadarinya, memiliki teman dekat yang loyal. Memiliki seorang penggemar yang mencintai tokoh utama. Tokoh utama memiliki cita-cita untuk menjadi “orang yang hebat”. Muncul musuh, kemudian tokoh utama bertarung dengan musuh dan kalah. Dia berlatih untuk menjadi lebih kuat dengan semangat “tidak pantang menyerah” untuk mengalahkan musuh tadi. Tokoh utama menjadi lebih kuat dan akhirnya bisa meraih cita-citanya.
Tidak percaya dengan plot tersebut? bandingakan dengan anime yang terkenal yang pernah tayang di Indonesia seperti Capten Tsubasa, Naruto, Slam Dunk, Shoot, dll. Meskipun plotnya “sama” tetapi cara membungkusnya menarik sehingga tampak tidak membosankan. Justru semangat “tidak pantang menyerah” yang harus kita adopsi ke serial “made in Indonesia”.

Dari sekian banyak anime yang di produksi di jepang, hanya tersisa sedikit yang lulus sensor di Indonesia. Kebanyakan anime yang tayang di Indonesia adalah anime ber-Genre Petualangan, kehidupan sehari-hari dan anime untuk usia anak2. Akan sangat sulit ditemui bahkan hampir tidak ada anime untuk remaja ke atas dan dewasa yang tayang di Indonesia. Itulah sebabnya kenapa kamu tidak bisa menemukan anime yang berbumbu ecchi (nakal), adegan kekerasan serta kata2 kasar disini. Bahkan lucunya, lembaga sensor Indonesia terkesan lebay. Pernah saya menonton Doraemon, saat itu ada adegan seorang nenek memegang pisau. Dan ternyata pisau yang dipegang juga di sensor. Apakah pisau yang hanya dipegang tersebut mengandung arti kekerasan? Ayolah =_=
Oleh karena itu, hanya anime untuk usia 17 tahun kebawah yang ditanyangkan di Indonesia. Yang dimaksdud untuk usia 17 tahun bukan hanya anime yang mengandung adegan vulgar saja (dasar otak mesum :P) melainkan yang mengandung unsure kekerasan, perkataan kasar, humor dewasa dan lainnya. Pemilihan penayangan anime untuk usia anak2 inilah yang membuat seseorang kangen dengan masa kecilnya saat menonton anime. Heu

2. Biaya lisensi atau ijin penayangan anime yang mahal
Produksi anime sendiri tidak murah. Menurut thread yang say abaca di Japanesia, sebuah episode anime berdurasi 30 menit pada tahun 2010 menghabiskan biaya 11.000.000 yen ($145,214/ sekitar Rp. 1,2 Milyar). Itu hanya satu episode loh, kalau 1 season (13 episod) tinggal kalikan saja 1,2 Milyar dengan 13 = sekitar Rp. 15,6 Milyar. Salah satu alas an kenapa mahal adalah karna anime dibuat dari gambar tradisional/ tangan/ manual (Original work) yang kemudian di animasikan. Berbeda dengan animasi 3D ala Hollywood yang design nya menggunakan computer (CMIIW). Nah, sekarang udah tau betapa mahalnya biaya produksi anime. Dari situ bisa disimpulkan berapa kalo biaya lisensi atau ijin tayangnya juga mahal. Tidak langsung saja menayangkan, namun harus membeli ijinnya terlebih dahulu. Oleh karna itu mereka pihak TV hanya membeli lisensi anime yang terkenal, lulus sensor dan sekiranya laku atau banyak digemari di Indonesia. Seperti misalnya Dragonball, Doraemon, Naruto dan anime yang lisensi nya terjangkau. Misal anime lawas atau anime yang udah ketinggalan jaman yang harganya sudah turun di pasaran. Ya, mereka hanya menayangkan anime yang terkenal dan yang lisensinya murah untuk memastikan mereka juga mendapat keuntungan.

3. Bergantinya tren dari Otaku (Japanese geek) menjadi K-Pop (Korean wave)
Dulu, hal yang berbau jejepangan itu dianggap keren oleh remaja Indonesia. Mudah menemukan penggemar hal yang berbau jepang mulai dari yang menggeluti hobi game, anime, manga, cosplay dan lain sebagainya. Sedangkan sekarang, mereka hanya eksis dalam satu komunitas dan event tertentu saja. Saat ini lebih banyak menemukan mereka yang menggemari hal berbau Korea. Demam Korea dan music K-Pop saat ini sangat marak. Beruntunglah saya anti mainstream jadi ga ikutan kebawa arus tersebut. Sekarang ngomongin hal berbau Korea dianggap keren. Coba kalian ngomongin anime, pasti dibilang kaya anak kecil, aneh atau ga nyambung, kecuali ke orang yang mempunyai hobi yang sama. Padahal anime atau drama Korea itu sama2 bercerita mengenai kehidupan sehari-hari, hanya saja disajikan dalam visual yang berbeda. Tergantung selera, kita menyukai anime atau drama korea sebenarnya sama saja karna memang selera tidak bisa dipaksakan. Bisa saja menyukai keduanya. Namun di masyarakat kita, mayoritas dianggap lebih benar meskipun sebenarnya tidak selalu benar. Jika lebih banyak orang menyukai A, maka orang lain (minoritas) yang menyukai B dianggap seleranya jelek. Itulah hokum mainstream disini. Menyebalkan bukan?Heu
Lalu apa hubungan nya Korean Wave dengan penayangan anime di televise? Nah hali ini berkaitan dengan alasan selanjutnya.

4. Perusahaan Televisi adalah profit oriented
Tujuan utama mereka adalah mencari keuntungan. Tentu saja mereka hanya menayangkan acara yang sekiranya menguntungkan mereka. Mereka bisa melihat pasar di Indonesia yang strategis untuk tayangan drama Korea, acara gossip, dan lainnya yang sekiranya menguntungkan mereka. Mereka melihat hal berbau jepang seperti anime sudah mulai reda dan sedikit peminatnya. Jadi untuk apa mereka menayangkan anime yang katanya sudah sedikit peminatnya? Jangan heran kalau saat ini lebih mudah menemukan drama Korea daripada anime. Kembali ke alas an no. 2 kenapa mereka mampu membeli lisensi drama Korea yang terkenal dan mahal daripada membeli lisensi anime? Sebaiknya kita berkaca pada diri sendiri karna kitalah konsumen (pasar) mereka hanya menayangkan apa yang lebih diinginkan mayoritas konsumen. Coba lihat disekitar kita mulai dari anak kecil sampe tante2, semua menyukai K-Pop dan drama Korea. Bahkan diinternet apalagi, mudah menemukannya, username akun jejaring social yang yang menggunakan huruf Korea juga bahasa yang digunakan…
Jama memang sudah berubah, semua punya waktunya masing2. Sama dengan jaman film India dan Telenovela yang sudah kandas, saya piker ada saatnya musim Korea ini akan berganti jaman lain. Apalagi selanjutnya? (Tapi mudah2an anime bisa dapat kejayaannya lagi di Indonesia )

Sumber & Sumber

jangan males baca ya,, Lanjut dibawah
profile-picture
jemehebat memberi reputasi
2
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 83 dari 102
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 07:46
Salah satunya biaya produksi mahal gan
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 07:49
nice info gan.... emoticon-Blue Guy Cendol (S)
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 07:52
iya gan bener banget
kalo dulu jaman kecil ane inget banget kalo hari minggu uda standby di depan tipi wkwk
tapi makin kesini uda makin ga jelas siarannya ckck
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 07:54
makin ketat gan kayanya komisi sensor nya
tapi btw pengguna indo*ision masih ada anime kan

Kaskuser yang baik selalu meninggalkan jejak yakan ?

--Toxic Was Here--



Trit Ane
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 07:54
iya gan
kasihan banget anak2 sekarang
gak nonton anime
padahal bagus
lha kalo ane ada anime, subtitlenya inggris
anak ane ntar pasti gak ngerti artinya emoticon-Hammer
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:05
ehm, jaman sekarng orang mudah larut gan...
tpi mash baxk juga orang kya agan" yang suka anime termasuk ane....


emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Diubah oleh iinminato
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:10
satu"x harapan yang tersisa buat pecinta anime adalah situs" anime jepang....
contohx...:
www.narutobleachlover.net/
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:15
Kangen nnton Digimon sma Pokemon gan emoticon-Berduka (S)
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:16
Iya gan dulu banyak banget anime di tv Indonesia, biarpun kadang mentok dan diulang akhirnya.. emoticon-Ngakak

Tapi kebanyakan anime yang ane anggap seru dan akhirnya mentok episode nya di TV langsung ane cari lg lewat dvd dan download..
Sampe sekarang koleksinya masih ada di Hardisk PC ane emoticon-Malu (S)
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:19
ane juga hijrah ke manga nih gan emoticon-Embarrassment
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:20
wow nice share gan jadi tau alasan jarangnya anime di minggu pagi emoticon-Mewek emoticon-Turut Berduka
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:28
gilaaaaaaaaa kangen banget yu yu hakusho, samurai x. dulu samurai x tuh suka ada sore-sore gitu. sekarang mah ngeliat tipi lokal jujur aja udah males.
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:39
ternyata begitu yah. udah agak jarang nonton siaran indonesia soalnya. mulai tidak bermutu.
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:41
tamiya gan waaah bener bener nostalgia banget ane ampe inget lagu ost yg versi indonesianya, dengernya tuh kayak pengen mewek aih sedih emoticon-Mewek
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:45
TV indonesia penuhnya ama acara music, lawak yg pemandu acaranya banci2, sinetron2 dan pencarian bakat
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 08:57
Quote:Original Posted By dikadika.tans
wahh.. ane tambahin yaa gan..

di TPI th dlu ad cardcaptor sakura,,

di global th ad death note,, law of ueki..

Ahahaha... teko teko ajaibbbbbbbbbbbbb...

itu anime tahun 95 di tayang di indosiar,, jam 3 sore.. pas masih SD..
ane nnton itu dlu sbelum ane ngaji di msjid gan.. ga boleh diganti channel indosiar ampe slesai.. biarpun iklan.. hahaha



haha, ane masih TK gan tahun segitu.
btw nostalgia lagi nih, mbaca trit tentang tontonan SD
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
27-03-2013 09:48
anak-anak sekarang dijijilinnya sama sinetron sih
makin ancur la moralnya, anak smp uda pacar2an hahahaha

bicara soal anime, padahal dlu di trans tv ada evangeleon jam 12 malem loh, ane kira ud bakal kebuka kan pikirannya mau ikutin stasiun TV luar, eh ternyata...
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
31-03-2013 18:30
love hina dulu pernah tayang?emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
31-03-2013 19:39
Thread agan Woww emoticon-coffee
0 0
0
alasan kenapa anime jarang tayang di televisi
31-03-2013 20:44
iyah gan padahal seru gan anime
0 0
0
Halaman 83 dari 102
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia