Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
850
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5145fd1c48ba540774000004/karna-the-forgotten-child-of-kurukshetra
Maturnuwun terimakasih untuk segenap kaskuser dan teman-teman STK-Rev karena akhirnya thread ini diangkat menjadi HOT THREAD -21 Maret 2013- -Salam Mitologi- Selamat datang di thread Baccu. Tolong hargai thread ini dengan postingan-postingan berkualitas dan rates. Sesuai permintaan para kaskuser, kali ini saya akan membahas tokoh pewayangan yang menjadi favorit. Get ready! Karna Name: Karna Nama L
Lapor Hansip
18-03-2013 00:27

Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra

Past Hot Thread
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
Maturnuwun terimakasih untuk segenap kaskuser dan teman-teman STK-Rev karena akhirnya thread ini diangkat menjadi HOT THREAD
-21 Maret 2013-

HT

-Salam Mitologi-
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
Selamat datang di thread Baccu. Tolong hargai thread ini dengan postingan-postingan berkualitas dan rates.
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
Sesuai permintaan para kaskuser, kali ini saya akan membahas tokoh pewayangan yang menjadi favorit.
Get ready!

Quote:
Quote:
Karna

Quote:
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra


Quote:
Name: Karna
Nama Lain: Radheya, Basusena, Wresa, Sutaputra, Anggadipa, Suryaputra, Suryatmaja, Talidarma, Bismantaka
Kasta: Ksatria
Orang Tua: Dewa Surya dan Kunti
Pasangan: Vrushali, Supriya
Anak: Wrisasena, Sudaman, Shatrunjaya, Dwipata, Susena, Satyasea, Citrasena, Susarma dan Wrishaketu
Kediaman: Kerajaan Angga
Profesi: Archer

Karna adalah salah satu karakter penting dalam kisah epik, Mahabharata. Dia merupakan salah satu karakter pewayangan paling kompleks. Banyak sekali orang yang memperdebatkan karakternya sebagai tokoh antagonis atau protagonis. Kesaktiannya begitu luar biasa, bahkan dikagumi oleh Resi Bhisma dan Sri Kresna. Kisah hidupnya yang penuh intrik sangat menarik untuk disimak.


Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra

Quote:
Origins

Kisah berawal dari seorang gadis bernama Kunti yang ditugaskan oleh ayahnya untuk menjamu seorang resi bernama Durwasa. Sang resi meramalkan bahwa Kunti akan kesulitan mendapatkan anak suatu saat nanti. Karena kagum akan kebaikan dan ketulusan hati Kunti, Resi Durwasa memberikan sebuah mantra bernama Adityahredaya. Mantra tersebut berfungsi untuk memanggil dewa yang bersiap memberikan anak atau keturunan. Namun sang resi tidak menjelaskan secara detail tentang hal tersebut.

Suatu pagi karena merasa penasaran, Kunti mencoba mantra tersebut sambil menatap matahari terbit. Tiba-tiba Dewa Matahari Surya datang dihadapannya. Karena merasa bingung dan ketakutan, Kunti mengatakan bahwa dia hanya ingin mencoba mantra tersebut. Namun sang dewa menjelaskan bahwa Adityahredaya bukanlah hal yang dapat dipermainkan seenaknya. Dewa Surya memberikan sebuah janin di rahim Kunti yang suatu saat nanti akan memiliki kesaktian yang tinggi. Ketika melahirkan bayi tersebut, Dewa Surya membantu dalam persalinannya. Bayi tersebut terlihat sedikit berbeda dengan bayi pada umumnya karena dia memakai baju perang dan anting-anting. Setelah mengembalikan keperawanan Kunti, Surya kembali ke kahyangan.


Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra

Quote:
Childhood and Education

Demi menjaga nama baik kerajaan, Kunti berniat membuang bayi yang diberi nama Karna tersebut. Dia meletakannya dalam sebuah keranjang dan dihanyutkan di Sungai Aswa hingga akhirnya ditemukan oleh kusir Raja Destrarasta yang bernama Adirata. Dia membawa pulang Karna ke rumahnya. Istrinya yang bernama Radha sangat bahagia dengan kedatangan bayi Karna. Dia memberikanya nama lain yaitu Wasusena. Karna juga dikenal dengan julukan Radheya yang berarti "putera Radha". Masa kecil Karna dipenuhi cinta dan kasih sayang dari kedua orang tua angkatnya. Dia bahkan mencintai kedua orang tua angkatnya tersebut melebihi apapun.

Ketika beranjak dewasa, Karna tertarik dalam bidang militer. Dia pergi ke Hastinapura dan bertemu dengan Resi Drona yang juga melatih para Pandawa dan Kurawa. Karena mengetahui identitas Karna sebagai anak kusir, Drona menolak mengangkat Karna sebagai muridnya karena dia hanya melatih dari kasta Ksatria saja. Karna kemudian meminta tolong Dewa Surya untuk melatihnya. Karna belajar cara menggunakan senjata dengan mengumpulkan semua informasi pada siang hari. Pada malam hari, dia berlatih sendiri.

Sona, saudara Karna, mendapat kabar bahwa beberapa hari lalu Resi Drona melakukan tes memanah untuk muridnya. Arjuna adalah satu-satunya murid yang berhasil memanah burung tepat pada bagian mata. Setelah mendengar cerita dari Sona, Karna yakin bahwa dia bisa memanah kedua bola mata seekor burung dalam satu tembakan. Setiap malam, mereka berdua berlatih memanah dengan giat. Hingga akhrinya Karna meminta tolong Sona untuk meletakkan seekor burung di sebuah pohon yang tinggi. Dengan satu tembakan, Karna berhasil menusuk kedua mata burung tersebut.

Karna ingin mempelajari menggunakan senjata dewa dan dia mencari guru lain. Dia bertemu dengan Parasurama yang dahulunya adalah guru dari Drona dan Bhisma. Berbeda dengan Drona, Parasurama justru menolak mengangkat murid dari kasta Ksatria dan hanya mau menerima dari kasta Brahmana. Oleh karena itu, Karna menyamar menjadi kaum Brahmana. Karena mewarisi kekuatan ayahnya, Karna dapat menguasai setiap hal yang diajarkan Parasurama dalam waktu singkat. Karna lebih senang menggunakan senjata panah. Bahkan kemampuan memanahnya diakui Parasurama hampir setara dengannya.


Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra

Quote:
Curse For Karna

Suatu siang, Parasurama ingin beristirahat dibawah pohon. Dia meminta Karna untuk mau memangkunya hingga tertidur. Tiba-tiba seekor lebah besar datang dan menyengat paha Karna. Karena tidak mau mengganggu gurunya, dia menahan sengatan lebah tersebut hingga berdarah. Ketika Parasurama bangun, dia terkejut melihat paha Karna berdarah. Hal itu menyadarkannya bahwa kemampuan menahan sakit dimiliki oleh kaum Ksatria. Karena merasa tertipu, Parasurama mengutuk Karna bahwa suatu hari nanti ketika terjadi pertarungan hidup dan mati melawan seorang musuh, Karna akan lupa tentang segala hal yang pernah diajarkan.

Karna menjelaskan semuanya dan identitasnya bahwa dia hanya anak seorang kusir. Parasurama merasa menyesal namun kutukannya tidak dapat dihilangkan. Karena Parasurama kagum dengan kesaktian Karna, akhirnya dia menganugerahi senjata suci bernama Bargawastra lengkap dengan busur panah bernama Wijaya.

Karna juga mendapat kutukan lain. Suatu hari dia berlatih memanah di dekat padepokan Parasurama. Tanpa sengaja, panah yang dia lesatkan mengenai seekor sapi sampai mati. Ternyata sapi yang mati itu adalah milik seorang Brahmana miskin yang kehidupannya bergantung pada sapi tersebut. Karena merasa marah, Brahmana tersebut mengutuk Karna bahwa suatu saat nanti dia akan tewas dengan cara yang sama seperti sapinya.


Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra

Quote:
The True Friendship

Resi Drona menyelenggarakan sebuah turnamen di Hastinapura. Dalam turnamen tersebut, Arjuna tampil sebagai murid yang paling menonjol, terutama dalam memanah. Karna yang melihat turnamen tersebut, muncul dan menantang Arjuna dengan memamerkan kesaktiannya. Kunti tiba-tiba pingsan menyadari bahwa pemuda tersebut adalah putranya yang dibuang. Dia mengenalinya dari anting dan pusaka yang dipakainya sejak bayi. Resi Krepa selaku pendeta istana meminta Karna untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu karena hanya para kaum sederajat saja yang boleh menantang para pangeran Kurukshetra. Oleh karena syarat tersebut, Karna pun tertunduk malu.

Duryodana, putra tertua Kurawa, turun dan membela Karna agar dia dapat berduel dengan Arjuna. Dia menjelaskan kepada publik bahwa kesaktian dan kekuatan tidak harus dimiliki oleh kaum Ksatria saja. Namun peraturan tersebut sudah ditetapkan dari awal. Duryodana kemudian meminta ayahnya untuk mengangkat Karna menjadi raja di Angga. Drestarasta yang sangat sayang kepada putra tertuanya tersebut, tidak bisa menolaknya. Pada saat itu juga Karna dinobatkan sebagai raja Angga. Karna yang merasa terharu bertanya hal apa yang dapat dia berikan atas kemurahan hati Duryodana. Duryodana menjelaskan bahwa dia hanya menginginkan persahabatan.

Persahabatan diantara Karna dan Duryodana sangat erat. Bahkan Karna membantu Duryodana untuk mendapatkan putri Citranggada. Karna rela melakukan apapun demi kehormatan sahabatnya tersebut. Bahkan Duryodana sudah menganggap Karna sebagai saudara sendiri.

Setelah pindah ke istana Angga, Karna membuat sumpah bahwa siapapun yang datang meminta sesuatu kepadanya, terutama ketika dia sedang memuja Dewa Surya, maka mereka pasti tidak akan pulang dengan tangan hampa.




Monggo dilanjut kang
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
Diubah oleh baccu
0
Tampilkan isi Thread
Halaman 30 dari 44
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:23
Endingnya mati oleh adiknya sendiritoh
tragis juga ya gan ceritanya emoticon-Matabelo
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:24
lengkap banget gan,nive inpooo . .

emoticon-Big Grin
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:27
baru denger nih..
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:27
wah baru tau ane gan, nice info emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:28
Gak tau kenapa tiap baca cerita pewayangan ane demen banget, mungkin turunan dari almarhum kakek ane yang demen banget sama pewayangan yg tiap malam selalu nyetel kaset wayang emoticon-Matabelo

Thanks gan buat sharingnya
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:29
ane baru tau kaya beginian emoticon-2 Jempol mantap gan
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:29
mantab gan, lanjut
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:33
Jadi makin nambah wawasan ttg sejarah pewayangan...
makasih gan trit nya bermanfaat
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:35
ajib euy
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:36
nice inpoh gan

ternyata ada ksatria karna ya

emoticon-Jempol
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:36
Wah kaya baca komik ya.... Tapi keren abiss.. emoticon-2 Jempol emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Post ini telah dihapus oleh hansip
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:38
bagus bnget ceritanya gan,, ane suka... emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:39
dari dulu ane paling ga mudeng sama tokoh2 seperti ini gan emoticon-Hammer
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:40
Bagusnya Baca dirumah nih emoticon-Malu (S)

Bookmark dulu emoticon-Ngakak
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:44
oh ini salah satu bagian cerita dari kisah mahabharata ya gan, ane justru ga pernah denger kisah nya si karna emoticon-Big Grin
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:45
Quote:kalo mau lebih banyak tentang Adipati Karna alias Radheya dan tokoh wayang lain silakan mampir ke forum budaya.daripada ntar salah persepsi tentang Karna....emoticon-Malu (S)

titipan dari Karna Fans Club Forbud emoticon-Ngakak


tulisan saya dipajang page one juga boleh kangmas...emoticon-Big Grin

0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:46
karna itu dphak mna??
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:46
demen neh mbacanya, Antasena kpn nyusul..
0 0
0
Karna, The Forgotten Child of Kurukshetra
22-03-2013 10:46
sampai sekarang ane masih penasaran,tokoh2 dalam pewayangan itu benar ada ato cuma dongeng sih?
emoticon-Bingung (S)
0 0
0
Halaman 30 dari 44
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia