Kaskus

Entertainment

Kategori

Pengaturan

Mode Malambeta
Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

adityamulAvatar border
TS
adityamul
Terapi Radioaktif di Gua
Tak hanya mengandalkan dunia medis, kini orang mencari alternatif untuk mengobati sakit mereka. Termasuk dari alam. Seperti gua Gastein di Gunung Radhausberg di Australia yang banyak didatangi orang karena dianggap mampu menyembuhkan sejumlah keluhan penyakit mereka.



Terapi Radioaktif di Gua
Terapi Radioaktif di Gua

Seperti dilansir dari dailymail, pengobatan dianggap sebagai terapi yang kontroversial. Dimana kandungan gas radon radioaktifnya diklaim mampu mengobati sejumlah penyakit seperti arthritis dan nyeri sendi lainnya, bronkitis kronis dan penyakit kulit lainnya.
Tingkat rendah gas radon yang ditemukan pada gua-gua dianggap dapat menyembuhkan nyeri yang berkelanjutan, mengurangi ketergantungan obat, merangsang kemampuan anti-inflamasi tubuh dan membantu mereka yang memiliki penyakit menahun.
Terapi yang disebut sudah ada sejak 75 ribu tahun silam, yakni sebagian besar mereka yang datang adalah berasal dari Eropa Tengah. Bahkan jenis terapi ini diterima dan diakui di Austria dan Jerman dan biayanya ditanggung asuransi kesehatan.
Jenis terapi ini dapat diterima karena telah dilakukan sejumlah penelitian ilmiah. Salah satunya dari Universitas of Innsbruck yang mengidentifikasi suhu hingga 41C (derajat celcius), yaitu kelembaban yang tinggi dan radon sebagai alasan penyembuhan.
Penelitian serupa juga dilakukan oleh Universitas Leipzig pada tahun 2000 dengan pasien yang menderita rheumatoid arthritis. Setelah enam bulan mengikuti terapi, ada perbaikan yang signifikan dalam menghilangkan rasa sakit.
Tentunya, terapi ini belum sepenuhnya diterima. Dalam dunia kedokteran, gas radon bahkan diyakini dapat menjadi racun dan meningkatkan risiko kanker paru-paru. Jika diberikan dalam dosis tinggi.
Dr Hasan Tahir, seorang rheumatologist di Whipps Cross University Hospital di London Timur, mengatakan, "Ini mungkin menjadi pilihan yang menarik bagi pasien untuk mengambil perawatan ini bersama obat konvensional."
Namun, dokter di klinik di Austria mengatakan radon dalam gua benar-benar aman. "Penelitian ilmiah telah menunjukkan paparan dosis rendah radon merangsang perbaikan DNA, tindakan antioksidan dan respon imun. Dan tidak ada efek samping yang pernah dilaporkan, "kata Dr Liane Weber.



berharap bukan emoticon-Blue Repost
ane siap menerima emoticon-Blue Guy Cendol (L)atau pun emoticon-Rate 5 Star asal jangan emoticon-Blue Guy Bata (L)
kaskuser sejati selalu meninggalkan emoticon-Traveller sebelum meninggalkan threademoticon-Jempol


Quote:
0
1.2K
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread107.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.