Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
546
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000007523240/berbagi-ilmu-tentang-teknologi-nuklir
Setelah gempa dan Tsunami yang melanda Jepang, Tema tentang "Nuklir" menjadi sangat hangat dibicarakan. Mulai oleh para ahlinya sampai para awam yang tidak tau apa-apa tentang Nuklir. dari berbagai forum dan media yang saya ikuti, ternyata masih sangat banyak warga negara Indonesia yang sama sekali tidak tau tentang apa itu Nuklir? bagaimana bentuknya? apa manfaatnya? bagaimana bisa menj
Lapor Hansip
19-03-2011 03:55

Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir

Setelah gempa dan Tsunami yang melanda Jepang, Tema tentang "Nuklir" menjadi sangat hangat dibicarakan. Mulai oleh para ahlinya sampai para awam yang tidak tau apa-apa tentang Nuklir. dari berbagai forum dan media yang saya ikuti, ternyata masih sangat banyak warga negara Indonesia yang sama sekali tidak tau tentang apa itu Nuklir? bagaimana bentuknya? apa manfaatnya? bagaimana bisa menjadi pembangkit energi? dls. untuk itu silahkan simak thread perdana ane :

Apa itu nuklir?


Sebentar, Uranium itu bentuknya apa?gas?cair?atau padat?


Apakah Indonesia punya tambang Uranium?


Kok bisa bisa jadi listrik?


Apa kelebihan nuklir?


Bagaimana desain PLTN?


Bagaimana sistem pengamanan Reaktor Nuklir agar tidak bocor?


Di dunia ini sudah ada berapa banyak PLTN?


Dari PLTN sebanyak itu, sudah terjadi kecelakaan berapa kali?


Meski pengamanannya tinggi, tetap saja berbahaya kan?


maaf, emang bahaya terkena paparan radiasi itu apa?


(wah, gak cukup ni gan, lanjut bawah ya! Ada daftar isinya di bawah emoticon-Smilie)emoticon-I Love Indonesia (S)
Diubah oleh janarko
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 36 dari 42
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
11-01-2013 18:55
Quote:Original Posted By tonnyc

Saya sendiri sebenarnya kurang paham apa maksud pertanyaan anda. Jadi kalau jawaban saya kurang tepat, mohon maaf. Banyak orang yang tidak suka dengan Amerika dan menyebarkan isu-isu aneh. Tapi tolong jangan terpancing dengan isu-isu tidak bertanggung-jawab.


wih,mantap gan penjelasannya...ane yang nubi ini jadi sedikit ngerti...emoticon-Cendol (S)

maksud ane kalo liat di tipi2 kan seolah-olah negara yang gak disukai Barat kayak Korut, Iran sama Irak sering dicitrain mereka punya "senjata pemusnah massal" kalo di kepala ane si senjata pemusnah masal ya nuklir. Terus diceritain kalo nuklir itu bisa menghancurkan dunia 2 kali kalau terjadi perang,belum lagi cerita2 kayak di Chernobyl. Mau gak mau ane yang orang awam gini jiper duluan kalo denger kata "nuklir" hehe.

terus ane nanya lagi dong gan...apa bener nuklir itu limbahnya baru bisa netral 10.000 tahun gan?,.yang ane denger si nuklir itu diambil dari kata "No Clear"..ane udah baca di page depan..cuma masih pingin diskusi lagi,mohon pencerahan
Diubah oleh paymouzy
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
12-01-2013 14:13
Quote:Original Posted By paymouzy

terus ane nanya lagi dong gan...apa bener nuklir itu limbahnya baru bisa netral 10.000 tahun gan?,.yang ane denger si nuklir itu diambil dari kata "No Clear"..ane udah baca di page depan..cuma masih pingin diskusi lagi,mohon pencerahan


Soal senjata pemusnah massal, itu "out of topic" baik untuk trit ini maupun untuk subforum ini. Pembahasannya lain kali saja di subforum lain.

Kalau limbah nuklir, sebenarnya angka 10000 itu kurang tepat. Limbah nuklir itu bisa macam-macam, tapi kalau melihat angka 10000, kayaknya yang dimaksud adalah hasil fisi. Hasil fisi ini sebenarnya bisa lebih parah lagi, sebab ada yang hitungannya jutaan tahun. Tapi itu kalau pakai teknologi lama.

Nah, ada juga beberapa teknologi nuklir yang limbahnya minim, tapi di jaman Perang Dingin, teknologi ini ditinggalkan karena tidak menghasilkan bahan baku untuk bom atom dan juga lebih mahal. Tapi sekarang, melihat bahwa penyimpanan limbah nuklir juga sulit dan Perang Dingin juga sudah usai, teknologi ini mulai dilirik kembali.

Beberapa dari teknologi ini malah sebenarnya bisa mengolah ulang limbah nuklir yang ada sekarang. Limbah nuklir tersebut sebenarnya masih ada energinya, dan jika diolah dengan teknologi tertentu, energi itu masih bisa disedot. Tapi karena Indonesia tidak punya limbah nuklir dalam jumlah besar, manfaat ini kurang berarti buat kita.

Pendek kata, sekarang ini ada teknologi nuklir dengan pengembangan baru yang limbahnya hanya berparuh waktu seabad. Jumlah limbah juga jauh lebih kecil. Desain PLTN juga lebih aman jika kena bencana alam atau dibom. Langsung mati sendiri secara otomatis. Memang bukan berarti lalu sudah sempurna, sebab limbah masih tetap ada, resiko juga tetap ada, dan biaya pembangunan juga tinggi, tapi intinya, kekhawatiran yang sering digembar-gemborkan itu adalah kekhawatiran berdasarkan teknologi tahun 1970-1980an, atau bahkan 1960-an. Asalkan dalam pembangunan PLTN nanti kita memakai teknologi yang mutakhir, PLTN merupakan sumber daya yang jauh lebih bagus daripada PLTU batubara dan patut dikejar secara serius.

"No Clear" itu cuma plesetan belaka. Kata nuklir itu berasal dari bahasa Latin nucleus. Artinya adalah "inti". Pertama kali digunakan di biologi dengan kata nukleus, yang artinya inti dari sel. Boleh tanya ke anak biologi apa itu nukleus. Nah, waktu ilmuwan fisika meneliti atom dan menemukan bahwa atom itu ternyata terdiri dari sebuah inti yang dikelilingi elektron, istilah ini lalu dicomot. Dari sanalah asal mula kata nuklir tersebut.
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
14-01-2013 10:39
Quote:Original Posted By tonnyc


Soal senjata pemusnah massal, itu "out of topic" baik untuk trit ini maupun untuk subforum ini. Pembahasannya lain kali saja di subforum lain.


maaf gan hehe..

Quote:Original Posted By tonnyc

Kalau limbah nuklir, sebenarnya angka 10000 itu kurang tepat. Limbah nuklir itu bisa macam-macam, tapi kalau melihat angka 10000, kayaknya yang dimaksud adalah hasil fisi. Hasil fisi ini sebenarnya bisa lebih parah lagi, sebab ada yang hitungannya jutaan tahun. Tapi itu kalau pakai teknologi lama.

Nah, ada juga beberapa teknologi nuklir yang limbahnya minim, tapi di jaman Perang Dingin, teknologi ini ditinggalkan karena tidak menghasilkan bahan baku untuk bom atom dan juga lebih mahal. Tapi sekarang, melihat bahwa penyimpanan limbah nuklir juga sulit dan Perang Dingin juga sudah usai, teknologi ini mulai dilirik kembali.

Beberapa dari teknologi ini malah sebenarnya bisa mengolah ulang limbah nuklir yang ada sekarang. Limbah nuklir tersebut sebenarnya masih ada energinya, dan jika diolah dengan teknologi tertentu, energi itu masih bisa disedot. Tapi karena Indonesia tidak punya limbah nuklir dalam jumlah besar, manfaat ini kurang berarti buat kita.

Pendek kata, sekarang ini ada teknologi nuklir dengan pengembangan baru yang limbahnya hanya berparuh waktu seabad. Jumlah limbah juga jauh lebih kecil. Desain PLTN juga lebih aman jika kena bencana alam atau dibom. Langsung mati sendiri secara otomatis. Memang bukan berarti lalu sudah sempurna, sebab limbah masih tetap ada, resiko juga tetap ada, dan biaya pembangunan juga tinggi, tapi intinya, kekhawatiran yang sering digembar-gemborkan itu adalah kekhawatiran berdasarkan teknologi tahun 1970-1980an, atau bahkan 1960-an. Asalkan dalam pembangunan PLTN nanti kita memakai teknologi yang mutakhir, PLTN merupakan sumber daya yang jauh lebih bagus daripada PLTU batubara dan patut dikejar secara serius.

"No Clear" itu cuma plesetan belaka. Kata nuklir itu berasal dari bahasa Latin nucleus. Artinya adalah "inti". Pertama kali digunakan di biologi dengan kata nukleus, yang artinya inti dari sel. Boleh tanya ke anak biologi apa itu nukleus. Nah, waktu ilmuwan fisika meneliti atom dan menemukan bahwa atom itu ternyata terdiri dari sebuah inti yang dikelilingi elektron, istilah ini lalu dicomot. Dari sanalah asal mula kata nuklir tersebut.


mantap..makasih gan atas pencerahannya...
tapi saya jadi penasaran lagi nih hehe
kalau begitu yg di Chernobyl itu perlu waktu ribuan tahun juga y gan biar bisa bener2 pulih dr efek nuklir?

Kalau yg otomatis mati itu, ane jd keingat film "The Dark Knight Rises" hehe
Lalu yg membuat publik masih sentimen sama teknologi ini apa karena persepsi mereka ya?seperti persepsi ane saat baru baca tret ini...

O iya,saya pernah liat acara bincang2 di TV terkait PLTN..
di situ pihak kontranya ngomong gini.."Lha wong negara2 maju aja masih sering kebocoran kok...apalagi kita, lagian kalau pejabat2 setuju dibangun PLTN nanti dibangunnya di dekat kompleksnya pejabat aja biar ngerti rasanya"
gmn pendapat agan?


0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
15-01-2013 10:51

NIce gan

Top dah..
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
15-01-2013 19:13
Quote:Original Posted By paymouzy

mantap..makasih gan atas pencerahannya...
tapi saya jadi penasaran lagi nih hehe
kalau begitu yg di Chernobyl itu perlu waktu ribuan tahun juga y gan biar bisa bener2 pulih dr efek nuklir?

Kalau yg otomatis mati itu, ane jd keingat film "The Dark Knight Rises" hehe
Lalu yg membuat publik masih sentimen sama teknologi ini apa karena persepsi mereka ya?seperti persepsi ane saat baru baca tret ini...

O iya,saya pernah liat acara bincang2 di TV terkait PLTN..
di situ pihak kontranya ngomong gini.."Lha wong negara2 maju aja masih sering kebocoran kok...apalagi kita, lagian kalau pejabat2 setuju dibangun PLTN nanti dibangunnya di dekat kompleksnya pejabat aja biar ngerti rasanya"
gmn pendapat agan?


Chernobyl memang perlu waktu lama agar bisa pulih. Yang menarik, tumbuhan dan jamur dan lumut kayaknya lebih tahan radiasi, sebab mereka sudah mulai tumbuh di sana. Lalu ada juga beberapa orang yang nekat tinggal di sana, walaupun sudah beberapa kali diusir, tapi balik lagi. Memang bukan di daerah bahaya 1, cuma daerah bahaya 2. Jadi ingat sama Mbah Marijan yang menolak mengungsi dari Gunung Merapi deh. Tapi memang kalau ingin benar-benar aman untuk manusia, perlu ribuan tahun. Ini bisa dipercepat dengan cara mengikis bagian yang terkena radiasi lalu menimbunnya, tapi mengingat luas daerah yang terkena, tidak praktis.

Persepsi publik terhadap PLTN memang cenderung negatif. Memang, sisi negatif itu lebih sensasional daripada sisi positif, jadi lebih gampang menyebarluaskan hal-hal jelek daripada hal-hal yang baik. Lalu, khayalak ramai tidak mengikuti perkembangan teknologi nuklir, jadi info mereka ketinggalan sekali. Kalau pas jaman Perang Dingin dulu, kekhawatiran mereka memang ada dasarnya. Nah, sekarang banyak kekhawatiran mereka yang sebenarnya sudah bisa diatasi, tapi karena publik masih belum kenal dengan teknologinya, persepsinya masih tetap seperti jaman dulu.

Soal pembangunan PLTN di dekat kompleks pejabat, hahaha, kebanyakan ilmuwan bakal dengan senang hati menyetujui. Mungkin malah lebih bagus begitu, agar para pejabatnya lebih memperhatikan prosedur keamanannya. Kecelakaan Chernobyl dan Fukushima itu, rata-rata karena prosedur keamanan dilanggar. Memang ada faktor desain kuno (dua-duanya pakai desain tahun 1960an), tapi kalau prosedur keamanan dituruti, walaupun reaktor rusak, tapi nggak bakal sampai bocor.
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
16-01-2013 21:10
trit ajiiib bgt gan emoticon-Matabelo ,nambah wawasan walopun cuma lulus sma emoticon-Ngakak

emoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
18-01-2013 14:55
Quote:Original Posted By janarko


karena masyarakat kita masih banyak yang kontra Gan, jadi sekarang lagi proses sosialisasi ke masyarakat dulu. Meskipun sebenere banyak alasan lain (politik) emoticon-Big Grin


politik emang menggelitik ...emoticon-Ngakak
kalo yang didahuluin cma kpentingan politik, negeri ini bakal tenggelam gan
kampus ane aja kampus teknik, tapi tetep aja yang nyetir ilmu politiknya, bukan ilmu tekniknya emoticon-Ngakak
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
24-02-2013 01:46
nanya gan masalah pembangkit listrik alternatif buat di Indonesia
antara PLTN sama Pembangkit Listrik Panas Bumi mana yang lebih cocok/ lebih bagus buat di bangun di Indonesia, alasannye yang penting gan emoticon-Bingung
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
24-02-2013 07:17
kendala indonesia sh banyak bnget buat ngembangi teknologi yg sangat canggih itu.
Mulai dari sumber daya manusia ( SDM ) yang mash belum mampu mengelolanya. . . .

Kalo mau maju ya harus di tingkatkan kuh SDM indonesia, jangan mau'a di kelola ama org asing aja. . .


Siieppp ah. . . .
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
24-02-2013 17:39
Quote:Original Posted By julianfajar
nanya gan masalah pembangkit listrik alternatif buat di Indonesia
antara PLTN sama Pembangkit Listrik Panas Bumi mana yang lebih cocok/ lebih bagus buat di bangun di Indonesia, alasannye yang penting gan emoticon-Bingung


Pertanyaannya salah, sebab dua-duanya harus dibangun. Alasannya karena kalau hanya memakai panas bumi maka tidak akan mencukupi di masa depan sementara kalau hanya memakai nuklir maka akan ada potensi panas bumi yang tersia-sia. Untuk memaksimalkan pembangunan maka kedua-duanya harus dipakai.
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
04-03-2013 19:51
kenapa ya ITB ga ada teknik nuklirnya?
cuman UGM doang
ohya kalo belajar teknik nuklir yang ditekankan apa aja ya? kayak inti atom,reaksi fusi dan fisi terus apalagi? ada fisika yg ribet2 gitu gak?

0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
06-03-2013 19:24
ane selalu suka info-info kek gini gan,mngkin jiwa ane emg seorang engginer
keep posting like this yo...
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
08-03-2013 20:07
Quote:Original Posted By rasyid47
kenapa ya ITB ga ada teknik nuklirnya?
cuman UGM doang
ohya kalo belajar teknik nuklir yang ditekankan apa aja ya? kayak inti atom,reaksi fusi dan fisi terus apalagi? ada fisika yg ribet2 gitu gak?



yang pasti fisika inti dan fisika atom, kimia radiasi, perpindahan panas, teknologi reaktor nuklir, daur bahan bakar nuklir, pengolahan limbah, metode numerik, dll... kalau fisika yang ribet2 sih pasti ada lah, cuma doable kok, yang penting belajar #tsah
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
10-03-2013 03:46
bantu up, ,trit keren biar ga,ndelep ...hee
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
10-03-2013 10:12
tanya donk

ane masih kuliah S1 jurusan electro
kalo S2 ngambil riset nuclear bisa ngak ya
ane pengen belajar nuclear di S2-S3
ya moga aja ane bisa turut serta dalam pengembangan energi nuclear di indo biar indo punya pasokan listrik super besar jadi semuanya digerakin ama listrik dengan nuclear sebagai jantungnya

mulai dari mobil pake listrik
kereta pake listrik
buat luar kota kita bangun kereta super cepet jadi ngak perlu pake pesawat lagi emoticon-Big Grin

ngimpi dulu sekarang tar 10 tahun kedepan harus tercapai emoticon-Big Grin

amin
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
11-03-2013 01:18
Quote:Original Posted By rederok

ane masih kuliah S1 jurusan electro
kalo S2 ngambil riset nuclear bisa ngak ya
ane pengen belajar nuclear di S2-S3
ya moga aja ane bisa turut serta dalam pengembangan energi nuclear di indo biar indo punya pasokan listrik super besar jadi semuanya digerakin ama listrik dengan nuclear sebagai jantungnya

mulai dari mobil pake listrik
kereta pake listrik
buat luar kota kita bangun kereta super cepet jadi ngak perlu pake pesawat lagi emoticon-Big Grin


Setahu saya dari S1 elektro mau ke S2 nuklir bisa, tapi susah, karena banyak hal di elektro yang tidak dipakai di nuklir dan banyak hal di nuklir yang tidak diajarkan di elektro. Nuklir itu ngurusin pembuatan energi, tapi kalau energinya kalau sudah jadi mau diapain bukan urusan dia. Listrik di lain pihak ngurusin energi yang sudah jadi, tapi datangnya dari mana terserah. Ada memang bagian yang sama, (ya di bagian pembangkit tenaga listrik) tapi tidak banyak.

Kalau memang niatnya begitu, pas di S1 banyakin konsen ke fisikanya. Terus konsen di bagian pembangkit tenaga listrik. Kebanyakan reaktor nuklir tidak menghasilkan listrik secara langsung, tapi menghasilkan panas yang harus diubah menjadi listrik dulu.
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
13-03-2013 16:46
Quote:Original Posted By tonnyc


Setahu saya dari S1 elektro mau ke S2 nuklir bisa, tapi susah, karena banyak hal di elektro yang tidak dipakai di nuklir dan banyak hal di nuklir yang tidak diajarkan di elektro. Nuklir itu ngurusin pembuatan energi, tapi kalau energinya kalau sudah jadi mau diapain bukan urusan dia. Listrik di lain pihak ngurusin energi yang sudah jadi, tapi datangnya dari mana terserah. Ada memang bagian yang sama, (ya di bagian pembangkit tenaga listrik) tapi tidak banyak.

Kalau memang niatnya begitu, pas di S1 banyakin konsen ke fisikanya. Terus konsen di bagian pembangkit tenaga listrik. Kebanyakan reaktor nuklir tidak menghasilkan listrik secara langsung, tapi menghasilkan panas yang harus diubah menjadi listrik dulu.


wah asik nih ane harus bener2 nih pelajarin fisika kimia matematik ane pengen banget sih lajutin S2 nanti di nuclear engginer pengennya sih kejepang soalnya sejak kejadian di fukusima pasti profesor disana banyak yang lagi riset biar tidak terjadi kejadiian yang sama nanti kalo masalahnya dah terpecahkan kan di indo bisa dibikin juga dengan arsitektur yang lebih moderen dah aman tentunya
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
19-03-2013 19:33
pemikiran orang indonesia memang masih primitif emoticon-Nohope
dijelasin kyk apa juga masih tidak setuju adanya PLTN emoticon-Berduka (S)
profile-picture
profile-picture
AvindoVintaco dan aromatherapy memberi reputasi
2 0
2
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
21-03-2013 20:25
Karna banyaknya masyarakat kita yg belum benar benar paham tentang nuklir, PLTN di anggap sebagai BOM waktu, padahal sebaliknya, PLTN sangat berguna bila di manfaaatkan dan benar benar di jaga dengan baik
Perlu sosialisasi kepada orang orang yang memang masih awam tentang NUKLIR itu tersebut, khususnya tentang pemrosesannya dan teknologinya emoticon-I Love Indonesia (S)
Salam kenal semua agan agan emoticon-Ngakak
0 0
0
Berbagi Ilmu Tentang Teknologi Nuklir
25-03-2013 20:11

Negara mana aja yang sekarang banyak menggunakan reaktor nuklir untuk PLTN?
Denger kabar jepang hanya mengaktifkan 2 reaktor saja dari 50 reaktor. bener tidak?
prospek ke depan, Nuklir akan tetep dipakai ato tidak ya?
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
0 0
0
Halaman 36 dari 42
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia