Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
7030
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013735967/serbuan-maut-aka-the-raid-2012--director-gareth-evans--iko-uwais-yayan-ruhian---part-2
THE RAID: REDEMPTION (UNRATED EDITION) Indonesian/English Language DTS-HD 5.1 w/ English & Spanish Subtitle Special Features: * Audio Commentary with Writer/Director Gareth Evans * 6 Production Blog: - Bootcamp - Set Location, Camera & Lighting, Make up & Special Effects - Courtyard, Hole Drop - Drugs Lab, Tama's Office - Machete Gang & Corridor, Jaka vs. Mad Dog - Post Production * 8 Behind
Lapor Hansip
28-03-2012 19:56

The Raid a.k.a Serbuan Maut (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian

BluRay The Raid: Redemption - Available on August 4, 2012!


Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2

Setelah sukses dengan MERANTAU yang dirilis Agustus 2009 dan sukses di perfilman nasional dan internasional, Merantau Films berencana untuk kembali memproduksi film berikutnya dengan judul BERANDAL yang akan kembali dibintangi oleh aktor bela diri Iko Uwais dan Yayan Ruhian, dan kolaborasi dengan beberapa aktor action internasional. Masih dalam genre action, film kedua rumah produksi kami mempunyai tema geng kriminal penjara dalam skala besar.

Sementara rencana untuk pembuatan BERANDAL masih terus berlangsung, kebutuhan dan situasi di lingkup perfilman internasional yang terbukti lebih kompleks ternyata membutuhkan waktu lebih panjang dari yang telah di-planning sebelumnya. Maka agenda produksi BERANDAL ditunda sampai tahun 2013. Untuk mengisi kekosongan tersebut dalam waktu dekat ini, produser Ario Sagantoro bersama sutradara Gareth Evans dan kedua aktor bela diri, Iko Uwais dan Yayan Ruhian kembali berkolaborasi mempersiapkan sesuatu yang sedikit berbeda dari BERANDAL maupun MERANTAU – sebuah action-thriller dengan kombinasi adegan-adegan seperti pada film “Die Hard” dengan “Assault On Precinct 13” adalah SERBUAN MAUT, atau THE RAID dalam judul bahasa Inggrisnya untuk peredaran internasional.

Sinopsis Serbuan Maut



Official Extended Violent Trailer (Indonesian Version)


Official New Trailer (US Version)


Official Red Band Trailer (US Version)
[youtube]BXd_5B6rKjw&feature=player_embedded[/youtube]


Update!!

* The Raid kembali mendapatkan award MAUVAIS GENRE Film Festival di Perancis yang berlangsung dari tgl.4-9 April 2012

* Memasuki minggu ke 4 penayangan di Indonesia The Raid menempati posisi #1 terlaris 2012 dgn jumlah penonton 1.693.945 dan posisi #17 di box office Amerika Serikat dgn pemasukan US $ 3.494.568

* The Raid menempati posisi #1 dari 101 film yang harus ditonton di tahun 2012 versi Movie Bugs http://www.imdb.com/list/g6tuwyCzC0E/

* The Raid terpilih sebagai The Best Film - Dublin Film Critics 2012 & Audience Awards 2012 di Dublin International Film Festival, Film Terbaik 2011 versi Majalah Tempo Desember 2011 dan salah satu dari 20 film yang paling dinantikan di tahun 2012 versi majalah Time (Januari 2012)


* Setelah tayang di penutupan INAFFF, The Raid akan screening terbatas di Jogja-Netpac Asian Film Festival pada 16 Desember 2011 pk.16.00 dan pk.19.00 di Empire XXI Yogyakarta dan Sundance Film Festival, bulan Januari 2012 dgn musik scoring Mike Shinoda (Linkin Park) & Joe Trapanese (Fast Five, Tron Legacy).


* Jadwal tayang regular The Raid untuk Indonesia di bulan Januari 2012 ditunda hingga 23 Maret (confirmed) berbarengan dgn rilis worldwide dia Amerika Utara

* The Raid akan diremake/dibuat ulang oleh Screen Gems (Resident Evil: Apocalypse, Underworld: Evolution, Underworld: Rise of The Lycans, Quarantine, Dear John & Priest) dengan Gareth Evans sebagai Eksekutif Produser

* The Raid tayang terbatas sebagai Closing Movie di INAFFF (Indonesia International Fantastic Film Festival) Minggu 20 November 2011 di Blitz Megaplex Grand Indonesia!

* Belum juga The Raid tayang di Indonesia, filmnya sedang dalam tahap negosiasi untuk dibuat ulang (remake) ke versi Hollywood oleh perusahaan film Screen Gems yang telah memproduksi banyak film. Diantaranya Priest, Burlesque, Hostel Part II, Resident Evil: Apocalypse & Underworld: Evolution.

* Setelah sukses di Toronto, The Raid diputar sekaligus mengikuti seleksi di kategori Panorama Official Fantastic Section - Caza Asia di Sitgest International Film Festival ke 44 yang berlangsung di Spanyol tgl.6-16 Oktober 2011. Bersaing dgn 8 film dari negara lainnya. Juga di kategori Midnight Passion di Busan International Film Festival - Korea yang berlangsung dari tgl.6-14 Oktober 2011 dan bersaing dengan 14 film dari berbagai negara lainnya. Dan Hong Kong Asian Film Festival yang berlangsung 18 Oktober - 18 November
2011 di kategori Midnite Craze. Selain itu juga diputar di Doha Tribeca Film Festival 25-29 Oktober 2011 & Torino Film Festival di Italia 28-30 November 2011 & 1 Desember 2011.

* The Raid memenangkan penghargaan 'Cadillac People's Choice Award' di ajang Midnight Madness Toronto International Film Festival yang berlangsung dari tgl.8-18 September 2011.

* Menurut produser Ario Sagantoro, semula judul yang akan dipakai untuk peredaran di Indonesia adalah Serbuan Maut. Namun setelah dipertimbangkan akhirnya tetap memakai judul THE RAID, seperti rilis internasional nya.

* Dan untuk versi internasional yang akan beredar worldwide 23 Maret 2012 berjudul The Raid: Redemption, music scoring ditangani Mike Shinoda (Linkin Park) & Joe Trapanase (composer Fast Five, Tron Legacy & Dexter Series)!


Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2


Teaser pertama dari The Raid:




Beberapa scene dari film The Raid!


[youtube]12LhbGtqX3c&[/youtube]



Q & A w/ Gareth Evans, Mike Shinoda & Joseph Trapanese @ Sundance Film Festival, Januari 2012


0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 141 dari 355
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:20
Quote:Original Posted By nomorciek
tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek tokek emoticon-Ngakak


wkwkwk Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2

Quote:Original Posted By zach354
OVJ parodi The Raid. .
emoticon-Ngakak. .

Jdulnya The Wek Wek. .
Maddog bkin #greget. .

Sumpah kocak bgt. . emoticon-Big Grin
kyaknya skrang Kak Iko sama kang yayan bkal sering di trans 7 . .

Kyaknya kak Iko sama kang Yayan jadi dket sama trans7 . .

Sneng deh mereka tampil emoticon-Smilie

iya gan ane juga emoticon-Recommended Seller
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:26
Siapa yang besok siang mau ikut TS ke launching komik The Raid di blitz Grand Indonesia?

Mari mampir ke lapak dvd/bluray original terbaru & up to date TS
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:33
film nya bagus emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:33
Quote:Original Posted By juli.sange
waddoh , , ,

pembunuhan karakter Mad Dog , , ampoon dah emoticon-Cape d... (S)

playboy+aga2 maho gitu.
emoticon-Matabelo
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:39
Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:41
Quote:Original Posted By LautanAbadi
dialog filmnya lucu juga

anjing....babi....


emoticon-Cape d... (S)
kaya gini dibilang lucu emoticon-Cape d... (S)
hei gans tadi pas gw nonton di depan gw ada anak kecil umur 7 sampai 10 tahun lah , bayangin di luar sana kalo dia ucapin kata" gitu ke orang" pas dia emosi? Lucu kah? emoticon-Cape d... (S)
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:43
Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

"dengan area seluas ini seharusnya kita membawa lebih banyak anggota" debat Sersan saat masih di luar pagar gedung.

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:45
Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

"dengan area seluas ini seharusnya kita membawa lebih banyak anggota" debat Sersan saat masih di luar pagar gedung.

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:47
Quote:Original Posted By juli.sange
waddoh , , ,

pembunuhan karakter Mad Dog , , ampoon dah emoticon-Cape d... (S)


emoticon-Mewek iya sih gan
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:47
Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

"dengan area seluas ini seharusnya kita membawa lebih banyak anggota" debat Sersan saat masih di luar pagar gedung.

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:48
Quote:Original Posted By redina
Halo anjing anjing , eh maap maksud ane agans" sekalian emoticon-Kiss abis nonton the raid nih jadi kebawa" kata" nya emoticon-Ngakak

Komen ane tentang film ini ya cukup aneh lah emoticon-Big Grin apalagi ceritanya emoticon-Big Grin , ngakunya mau basmi Penjahat paling ditakutin bawanya pasukin nubitol emoticon-Big Grin , cuman pake helm sepeda + Baju anti peluru + M16 (iya ya emoticon-Big Grin) , 50 orang aja gak ada emoticon-Cape d... (S) padahal udah dibilang meraka penjahat yang siap perang masa gak pikir jumlah mereka ada berapa emoticon-Cape d... (S) emoticon-Ngakak (S) .
Bawa Truk polisi sopir nya tukang metro mini kali ya bukanya waspada malah baca koran ngomongin bola emoticon-Ngakak , mungkin ini genre nya Comedy , Action kali ya emoticon-Ngakak .

Cuman nampilin kekerasan aja cerita gak jelas + simpel banget emoticon-Big Grin.

Adegan berantem lama banget sempet bosen nontonya emoticon-Ngakak tapi ane akuin adegan berantem iko uwis termasuk bagus emoticon-Big Grin .

kirain apartemenya tempat tersembunyi suram , menakutkan , eh gak tau nya pinggir jalan raya emoticon-Ngakak ada mobil lewat itu Cacat banget kayanya emoticon-Big Grin

Si jaka ketahuan cuman di liat dari monitor emoticon-Ngakak , ane kira di suruh sodorin tangan mau diliat ada bekas pukulan atau darah gitu emoticon-Ngakak , senjata Bos nya cuman monitor emoticon-Ngakak .

Udah diumumin ada Polisi nyerang markasnya di bagian dapur masih ada aja yang bikin obat" emoticon-Big Grin aneh sangat aneh emoticon-Big Grin

dan terakhir deh biar cepet emoticon-Big Grin bos nya kalah cuman di sodorin pistol doang emoticon-Cape d... (S) ane kira dia bisa hindarin peluru terjadi perkelahian seru emoticon-Cape d... (S) gak di tunjukin hebat+kejam bos nyaemoticon-Cape d... (S)

ya begini lah film indo , kalo action cuman ditunjukin adegan berantem aja cerita gak jelas , Film horor nya aneh banget judul"nya terkadang dikasih "bumbu" penyedap begitu juga film romantic nya emoticon-Cape d... (S)
===========
sekian dari ane sory nih buat yang bilang bagus film nya , ternyata menurut ane gak sebagus yang diomongin orang" emoticon-Big Grin emoticon-Peace



terserah aja gan mau komat kamit kek apa, ngomong sampe kumur kumur ngejelekin The Raid kek apa. Yang penting -->

THE RAID di puter di 875 Layar di Amerika. Masuk Top 15 box Office Amerika. Top 7 Box Office New Zealand, Top 11 Australia, Top 12 Russia , mau ngemeng ape lu ??
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:49
Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

"dengan area seluas ini seharusnya kita membawa lebih banyak anggota" debat Sersan saat masih di luar pagar gedung.

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:49
Quote:Original Posted By juli.sange
waddoh , , ,

pembunuhan karakter Mad Dog , , ampoon dah emoticon-Cape d... (S)


tv nya ane matiin bikin gak enak ati emoticon-Cape deeehh

KASKUS BETA emoticon-Busa
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:50
Pasukan Keamanan dan Kesejahteraan a.k.a PKK emoticon-Ngakak
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:51
watch out the troll
just ignore it..

waduhh...
kang yayan dan Iko kok lucu ya di OVJ? emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
lama2 mereka jadi pemaen reguler tuh di IVJ emoticon-Ngakak
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:51

livebeta kaskus error meluluuuuuu

Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

"dengan area seluas ini seharusnya kita membawa lebih banyak anggota" debat Sersan saat masih di luar pagar gedung.

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:56
Baru nonton yang ketiga kalinya.
Di bioskop Epicentrum XXI kali ini.

Dan nonton sendiri, sengaja di bangku favorit yakni tengah, ketiga dari depan. Aku selalu menyukai bila seluruh layar memenuhi pandanganku dan karena itu kursi favoritku adalah baris ketiga dari layar.

Jadi, berikut adalah hal baru yang kudapat setelah menonton ketiga kalinya di bioskop dan ironisnya tidak kusadari saat berkali-kali menonton versi CAM.


Lantai yang diperlihatkan di film ini adalah:
- lantai 1
- lantai 3 (pecandu)
- lantai 4
- lantai 5 ( ledakan )
- lantai 6 ( Jaka vs Mad Dog )
- lantai 7 ( Hallway Scene )
- lantai 8 ( Machete Gang )
- lantai misterius (drug lab -- kemungkinan lantai 14. Adegan Threesome juga di sini)
- lantai 15

Jumlah peluru dalam revolver yang direbut kemudian digunakan oleh Lt. Wahyu adalah 6 butir.
peluru 1 - pemilik asli
peluru 2 - kawan pemilik asli
peluru 3 - kawan pemilik asli
peluru 4 - yah.. tahu sendiri
peluru 5 - mengenai rolling tangga
peluru 6 - yah.. tahu sendiri

Wanita ketiga, pecandu, adalah perempuan, bukan bocah laki2 yang sama yang dikasih rambut palsu. Nama pemerannya adalah Victoria.

Ekky Eimanjaya, salah satu kritikus film Indonesia, yang beberapa kali menulis resensi di Detikhot, masuk ke dalam daftar 'Terima Kasih' walau salah ejaan.

Stasiun televisi yang ditonton penjaga di depan adalah RCTI

"Mereka adalah anggota baru" ucap Sersan menunjukkan tidak hanya tokoh utama seorang diri yang anggota baru.

"dengan area seluas ini seharusnya kita membawa lebih banyak anggota" debat Sersan saat masih di luar pagar gedung.

Yang dimaksud instruksi "matikan komunikasi" dari Tama adalah mematikan komunikasi pasukan polisi (mungkin semacam jammer).

Ketika Sersan diseret, ada bekas2 keringat di lantai sangat sedikit. Tetapi ketika mengobrol panjang lebar di depan lift kemudian masuk lift, tiba-tiba bekas2 keringatnya sangat banyak. Iya, itu bekas keringat, dengan demikian saya salah, tetapi tetap rasanya janggal.

Sebelum menerjang keluar jendela dari lantai 8, sayup-sayup terdengar suara para penghuni apartemen sedang menuju ke lantai 8.

Rambut panjang kaos merah longgar di lab narkotik adalah anak buah Mad Dog.

Dua dari anggota polisi diberi nama sesuai dengan nama pemeran aslinya.

Yang mewawancarai kru Merantau Films untuk Behind the Scenes adalah mBak HP (mPok Vi_wi dan Gan Raltair pasti kenal).

Dimas Iman Subono juga menjabat sebagai Director of Photography. Artinya setara dengan Matt Flanery walau namanya terletak di bawah Matt.

Gareth Evans adalah action choreographer ketiga setelah Iko Uwais dan Yayan Ruhian.

Yandi Sutisna (yang mengambil parang dari bawah meja) juga memiliki 'Piranha' di daftar nama berarti Piranha adalah nama kelompok. Yandi Sutisna adalah kordinator stuntman.

Geng parang membantai para penghuni apartemen yang luka bakar di lantai lima mungkin karena instruksi Tama untuk mengambil barang-barang korban ledakan untuk membiayai perbaikan dua kamar.

Polisi yang membuka pintu di lantai lima, mengintip, dan langsung menutup karena melihat 'sesuatu' adalah polisi yang sama dengan polisi yang menangkap penghuni yang masuk dari lantai enam dan langsung membuangnya ke luar jendela.

Di adegan 'kosong.. biasanya lu bawa sesuatu', di monitor di belakang Andi, ada sosok berbaju putih gemuk yang keluar dari kamar di koridor. Kamera kemudian menyorot Tama dan ketika kembali ke Andi, monitor yang sama menampilkan sosok kurus berbaju hitam menyusuri lorong.

Bowo tertembak kupingnya saat mencoba mengangkat polisi yang terjerembab.

Ada beberapa dialog tidak jelas saat adegan claustrophobia tetapi dari kata 'tipu-tipu' yang samar-samar tampaknya sekedar perulangan dari dialog kepala Geng Parang sebelumnya dan ditempel saat penyuntingan suara.

Ketika tokoh utama, maupun si penghuni (di adegan terakhir) mengintip keluar dari kamarnya di lantai 7, jarak dengan lantai di luar terlalu dekat, seakan-akan diambil dari lantai dua atau lantai tiga.

Ada empat tukang pijat dalam pembuatan film ini dan tiga di antaranya hanya memiliki satu nama tunggal sebagai nama lengkap.

Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi bukan sekedar komposer dari musik di THE RAID tetapi juga menjabat Sound Designer.

Karakter utama jatuh sepanjang dua lantai dari lantai delapan ke lantai enam.

Adegan drop hole di mana Mike Shinoda mengisinya dengan musik dubstep justru tidak ada musik di versi asli.

Adegan-adegan awal (sholat, jam, latihan) tampaknya memang salah setting dan berbintik-bintik kasar. Iko punya banyak jerawat dari kuping ke arah dagu.

Adegan di dalam truk sebenarnya termasuk bersih kecuali saat zoom ke muka Sersan, Bowo, dan tentu saja karakter utama di mana muncul bintik-bintik saat gradasi terang ke gelap.

Di dalam kamar, saat tinggal tersisa tiga geng parang, si rambut gimbal (Topan) melakukan gerakan naik ke paha yang mirip dengan set-up eksekusi akhir koreografi lift Iko vs Yayan di MERANTAU, namun sudah diantisipasi oleh karakter utama.

Errr....
apalagi yang kusadari saat nonton film ini untuk yang ketiga kalinya ya?
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 20:57
Pasukan Keamanan dan Kesejahteraan a.k.a PKK emoticon-Ngakak
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 21:00
Quote:Original Posted By redina
Halo anjing anjing , eh maap maksud ane agans" sekalian emoticon-Kiss abis nonton the raid nih jadi kebawa" kata" nya emoticon-Ngakak

Komen ane tentang film ini ya cukup aneh lah emoticon-Big Grin apalagi ceritanya emoticon-Big Grin , ngakunya mau basmi Penjahat paling ditakutin bawanya pasukin nubitol emoticon-Big Grin , cuman pake helm sepeda + Baju anti peluru + M16 (iya ya emoticon-Big Grin) , 50 orang aja gak ada emoticon-Cape d... (S) padahal udah dibilang meraka penjahat yang siap perang masa gak pikir jumlah mereka ada berapa emoticon-Cape d... (S) emoticon-Ngakak (S) .
Bawa Truk polisi sopir nya tukang metro mini kali ya bukanya waspada malah baca koran ngomongin bola emoticon-Ngakak , mungkin ini genre nya Comedy , Action kali ya emoticon-Ngakak .

Cuman nampilin kekerasan aja cerita gak jelas + simpel banget emoticon-Big Grin.

Adegan berantem lama banget sempet bosen nontonya emoticon-Ngakak tapi ane akuin adegan berantem iko uwis termasuk bagus emoticon-Big Grin .

kirain apartemenya tempat tersembunyi suram , menakutkan , eh gak tau nya pinggir jalan raya emoticon-Ngakak ada mobil lewat itu Cacat banget kayanya emoticon-Big Grin

Si jaka ketahuan cuman di liat dari monitor emoticon-Ngakak , ane kira di suruh sodorin tangan mau diliat ada bekas pukulan atau darah gitu emoticon-Ngakak , senjata Bos nya cuman monitor emoticon-Ngakak .

Udah diumumin ada Polisi nyerang markasnya di bagian dapur masih ada aja yang bikin obat" emoticon-Big Grin aneh sangat aneh emoticon-Big Grin

dan terakhir deh biar cepet emoticon-Big Grin bos nya kalah cuman di sodorin pistol doang emoticon-Cape d... (S) ane kira dia bisa hindarin peluru terjadi perkelahian seru emoticon-Cape d... (S) gak di tunjukin hebat+kejam bos nyaemoticon-Cape d... (S)

ya begini lah film indo , kalo action cuman ditunjukin adegan berantem aja cerita gak jelas , Film horor nya aneh banget judul"nya terkadang dikasih "bumbu" penyedap begitu juga film romantic nya emoticon-Cape d... (S)
===========
sekian dari ane sory nih buat yang bilang bagus film nya , ternyata menurut ane gak sebagus yang diomongin orang" emoticon-Big Grin emoticon-Peace


selamat , , ,
anda terlalu pandai untuk nonton film produksi Indonesia , , ,
bahkan banyak orang yang tinggal di sekitar KayuSuci gak sepandai anda ,,
nih salah satu reaksi mereka , ,

@danlybarger
Leave it to the Indonesians to teach us here in the States how to make great action movies like "The Raid: Redemption."
0 0
0
Serbuan Maut a.k.a The Raid (2012) | Director: Gareth Evans | Iko Uwais, Yayan Ruhian - Part 2
13-04-2012 21:14
Pasukan Keamanan dan Kesejahteraan a.k.a PKK emoticon-Ngakak
0 0
0
Halaman 141 dari 355
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia