others
Batal
link has been copied
964
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000009637825/konsep-kerja-cerdas
alhamdulillah HT ke-7 makasih buat semua pihak yang udah ngedukung trit ini :shakehand2 Konsep Kerja Cerdas Mula-mula ekonom Itali bernama Vilfredo Pareto (1848 - 1923) itu baru setengah kaget dengan hasil penelitiannya. Bahwa 80% kekayaan negara hanya dinikmati oleh 20% kelompok tertentu dari penduduk. Dengan kata lain, 80% dari penduduk hanya berkesempatan menikmati 20% dari kekayaan negara. Kat
Lapor Hansip
12-07-2011 10:37

Konsep Kerja Cerdas

Quote:
alhamdulillah HT ke-7
makasih buat semua pihak yang udah ngedukung trit ini emoticon-Shakehand2


Quote:
Konsep Kerja Cerdas


Konsep Kerja Cerdas


Quote:Mula-mula ekonom Itali bernama Vilfredo Pareto (1848 - 1923) itu baru setengah kaget dengan hasil penelitiannya. Bahwa 80% kekayaan negara hanya dinikmati oleh 20% kelompok tertentu dari penduduk. Dengan kata lain, 80% dari penduduk hanya berkesempatan menikmati 20% dari kekayaan negara.

Katakanlah kalau diasumsikan jumlah penduduk seluruhnya mencapai 100 juta jiwa, berarti hanya 20 juta jiwa yang kaya raya dengan mendapat 80% kekayaan negara. Sisa penduduk yang berjumlah 80 juta jiwa hidup pas-pasan karena kue negara yang hanya 20% harus dibagi-bagi. Karena setengah kaget dengan hasil penelitian tersebut, Pareto kemudian mengadakan penelitian di lain negara, ternyata hasilnya sama atau hampir sama.


Quote:Hasil penelitian Pareto ini sejak tahun 1897 akhirnya diresmikan menjadi sebuah rumus atau formula dengan berbagai macam nama: Pareto Principle; The Pareto Law; The 80/20 rule; The Principle of Least Effort; atau The principle of Imbalance.(kalo ada waktu akan ane jelasin satu-satu ) Konon karena Pareto dinilai kurang artikulatif dalam menjajakan temuannya ini berdasarkan perkembangan metodologi dan konteks penelitian, akhirnya mendorong para pakar untuk ikut terjun melengkapi rumus atau temuan yang dinilai sangat berguna bagi pencerahan peradaban manusia ini.

Tahun 1949, George K Zipf, seorang professor dari Harvard University, mengembangkan wilayah penelitian dengan menjadikan temuan Pareto sebagai acuan. Hasilnya bahwa manusia, benda-benda, waktu, keahlian, atau semua alat produksi telah memiliki aturan alamiah yang berkaitan antara hasil dan aktivitas dengan jumlah perbandingan mulai dari 80/20 atau 70/30. Contoh: Karena dianggap memberi pencerahan, rumus tersebut lalu diterapkan ke dalam pengembangan pribadi .

Ternyata para pakar di bidangnya masing-masing menemukan sesuatu yang kira-kira sama dengan temuan Pareto. Artinya jika bicara hasil, ketepatan proses, dan kualitas maka hal-hal tersebut erat hubungannya dengan how well atau how good are you doing, bukan how often dan how long.

Dengan kata lain hasil yang diperoleh ditentukan sejauhmana anda bisa bekerja secara cerdas. Beberapa contoh: Dalam dunia bisnis, untuk merebut pasar anda harus berpikir minimalistis dalam arti ketepatan strategi yang tidak melebihi kebutuhan pasar. Artinya temukan 20% dari strategi yang bisa merebut 80% daya tarik pasar dengan memberi 80% premiun solusi kepada 20% pelanggan setia.

Jangan mengobral strategi yang justru menghabiskan 80% cost padahal hanya akan menciptakan 20% rate of return (Mack Hanan, dalam Fast Growth Strategy, McGraw-Hill International, Singapore, 1987).

Penelitian dalam hal efektivitas dan efisiensi waktu menemukan bahwa 80% prestasi seseorang di bidang apapun diraih dari 20% waktu yang dikeluarkan. Dan 80% kebahagian hidup ditentukan dari 20% waktu yang digunakan untuk mencarinya.

Quote:Tanyalah pada diri anda, berapa jumlah waktu yang benar-benar anda gunakan dalam kaitan dengan tujuan anda pergi ke kantor selain waktu macet, ngobrol, atau melamun, atau membicarakan persoalan lain dengan kawan kerja? Jika jawaban anda ternyata menggunakan rumus yang sebaliknya maka anda tidak memiliki perbedaan dengan orang lain dan itu sama artinya bahwa anda belum menerapkan cara kerja cerdas.


Aplikasi Kerja Cerdas Sebagai bangsa yang agamis sekaligus kaya budaya leluhur, sebenarnya seruan kerja cerdas ini bukanlah barang baru. Tetapi persoalannya lagi - lagi berupa tools yang tidak di-update.

Selain disampaikan dengan "bahasa langit" yang seringkali menafikan proses pemahaman secara ilmiah dan alamiah pun juga tidak dilakukan elaborasi kontekstual. Akibatnya pemahaman tentang ajaran agama dan budaya hanya bekerja pada persoalan yang bersifat minoritas dalam kehidupan nyata.


Quote:Sebelum Pareto mengumumkan hasil penelitiannya dengan formula 80/20, kita sudah diajarkan menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan mubazir atau yang tidak perlu. Sayangnya, ajaran mubazir yang kita pahami hanya sebatas kalau kita membuang makanan yang tersisa. Amat jarang kita berpikir mubazir secara profesi, ekonomi, atau strategi.

Untuk menjauhkan diri dari tindakan yang mubazir dalam kaitan dengan realisasi kerja cerdas harus dimulai dari langkah-langkah berikut:

Quote:
1. Fokus pada skala pengembangan


Jika anda yakin bahwa diri anda memiliki keunggulan atau bakat alamiah, disamping memiliki kelemahan yang diakibatkan oleh faktor heriditas atau lingkungan, maka yang benar-benar anda butuhkan adalah hidup dengan keunggulan tersebut secara cerdas (living with the advantage competitive factors). Hanya jika anda menemukan strategi hidup dengan keunggulan, maka anda akan keluar dari batas rata-rata prestasi lingkungan.

Sebelum itu, paling maksimal yang bisa anda capai adalah kualitas hidup seperti orang lain atau seperti yang diraih oleh sepuluh orang yang anda kenal paling dekat. Lalu ke mana keunggulan tersebut diarahkan? Jelas, keunggulan itu harus diarahkan untuk mengoptimalkan apa yang disebut dalam rumusan Pareto dengan 20% of determining factors (factor penentu).

Oleh karena itu, temukan apa saja yang menjadi faktor penentu keberhasilan anda dari sekian daftar kegiatan yang anda lakukan dalam hidup. Tinggalkan hal-hal yang tidak perlu dan fokuskan hanya pada hal-hal yang berpotensi untuk pengembangan diri.

Quote:
2. Berani Berkorban


Di dalam dunia yang sebesar ini terdapat sekian banyak "persoalan kecil" yang kalau anda tidak berani berkorban untuk memaafkannya bisa jadi persoalan itu akan mendominasi muatan pikiran anda yang akhirnya bisa membuat anda melupakan sisi keunggulan, cita-cita, fokus pengembangan diri, dan lain-lain.

Quote:Contoh yang paling sederhana dan sering terjadi di depan mata kita adalah ketika sedang di jalan raya. Di luar dari persoalan tabrakan serius, terkadang hanya karena mobilnya tersenggol sedikit saja orang rela membuang banyak waktu dan kebahagiannya pergi ke kantor. Bahkan bisa berkembang ke arah baku hantam. Padahal kalau dimaafkan (mau berkorban sedikit dengan kehilangan uang beberapa ratus ribu saja untuk memperbaiki mobil yang lecet), maka semua urusan selesai. Auditlah pikiran anda, persoalan apa saja yang kalau anda memaafkannya tidak akan merugikan anda secara misi atau visi dan tidak mengganti isi pikiran anda dengan muatan negatif.


Untuk mengetahui apakah persoalan yang sedang anda hadapi tidak akan merugikan anda , gunakan standard audit berikut:

Quote:o Apa saja yang menurut anda menjadi prioritas utama dalam kehidupan.
o Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan penting dan tidak penting.
o Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan darurat dan tidak darurat yang bisa jadi tidak penting dan tidak prioritas.
o Apa saja yang menurut anda didefinisikan sebagai persoalan "sampah" - tidak penting, tidak mendesak dan bukan prioritas utama.


Namun dalam hal ini anda perlu menyeleksi secara ketat dan hati-hati, sebab bahayanya kalau anda secara mudah memasukan persoalan ke tong sampah ini maka anda bisa terjebak untuk meninggalkan misi atau fokus hidup hanya karena alasan mempertahankan posisi atau kondisi yang ada. Jika anda terjebak maka akhirnya rumus yang terjadi bukanlah 80/20 tetapi sebaliknya.

Quote:
3. Membuat Sekat Pembatas
Pada akhirnya anda harus menentukan batasan-batasan tentang apa yang ingin dicapai, bagaimana mencapainya, apa modal yang dimiliki, dan akan kemana anda mengarahkan hidup anda. Dalam proses inilah terjadi seleksi dan pengecualian. Dari sekian luas dunia dan isinya, apa saja yang telah anda seleksi menjadi hal yang benar-benar anda inginkan sesuai format pondasi personal anda seperti: kiblat hidup, cita-cita, tujuan, target dan tindakan.

Semakin jelas anda memiliki format seleksi dan pengecualian, fokus pada pengembangan diri diiringi keberanian berkorban dengan memahami, mengakui, membuang sesuatu yang tidak dibutuhkan dalam diri anda, maka akan semakin jelas wilayah dunia yang menjadi "hak" anda sehingga semakin tersimpulkan apa yang menjadi determining factors to success itu. Artinya faktor penentu semakin sedikit dan semakin sederhana dan biasanya yang sederhana itu justru akan bisa bekerja optimal. Sementara yang cenderung pelik, ruwet dan kompleks biasanya mandul.


Quote:
"Work Smart Can Save Your Energy"


Konsep Kerja Cerdas


Quote:


Semoga berguna emoticon-Shakehand2


Quote:
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 45 dari 49
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:05
Nice Thread....
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:07
dengan kata lain efektif dan efisien, musti banyak perhitungan donk klo mau bertindak emoticon-Big Grin
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:07
jadi teringat

beberapa waktu yg lalu ane berantem sm pengendara motor
ga sengaja saya nyenggol tas istrinya yg lg diboncengnya
saya langsung minta maaf sm istrinya,tp suaminya malah nyuruh saya berhenti,dan marah marah....

benar benar manusia tidak cerdas

btw,trit mantap gan

lanjutkan
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:08
nah ini bari trit yg bermanfaat.!!!

mantap gan infonya..

mpe ane serap bgt ilmunya.!! ane emoticon-Rate 5 Star gan
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:08
konsep baru yang ane pernah baca nih gan. Sumber informasi baru lagi tuk me-refresh pikiran kedepan. mengapai cita.

Thanks
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:09
mantep gan, kerja cerdas lebih baik.. emoticon-Angkat Beer
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:15
juga harus fokus sekolah gan emoticon-Blue Guy Smile (S)
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:16
emoticon-Bookmark (S)emoticon-Bookmark (S)emoticon-Bookmark (S)
mangstap inponye
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:16
Pantes jadi HT wong thred nya bermanfaat emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Blue Guy Peace
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:18
Wah mantap threat nya... emoticon-2 Jempol memang benar bahwa bekerja keras saja tidak cukup, harus di barengi dengan bekerja cerdas..

Tips buat juragan" yg lain.. Biar kita dapat berfikir cerdas jd jangan buka kaskus saat bekerja... emoticon-Ngakak
Konsep Kerja Cerdas
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:18
nice info gan... bermanfaat sekali nih... thanks yah.. emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:19
text nya panjang bgt emoticon-Frown emoticon-Frown
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:22
tapi kerja cerdas itu cuku dibutuhkan pengalaman dulu sebelumnya gan.
kita lihat merka yang uda berhasil mesti bilang kerja cerdas kerja cerdas daripada kerja keras, padahala mereka2 dulunya juga kerja keras dulu.

ada orang yang ambil tengahnya bilang, kerja keras dan kerca cerdas dilakukan sama2 emoticon-Berbusa (S) akhirya pasti bingung tuh gimana


bagi ane kerja keras adalah yang terpenting, cerdasnya disini kita harus menjadwalkan kerja keras seperti apa aagar kita lebih dan selalu mendekat pada tujuan dan cita2.

Quote:Original Posted By Titip Lapak Gan

Jam Tangan Murah
Pusat Jam tangan Replika dan KW murah dengan berbagai pilihan model untuk pria, wanita, dan couple
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:22
ctrl d dulu deh buat baca entaran emoticon-Big Grin
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:24
panjang banget gan emoticon-Matabelo
tapi bener2 bermanfaat emoticon-Rate 5 Star






emoticon-Kiss
gplus.to/riskibudiyanti
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:26
kalo kerja memang harus fokus dan menjalankan konsep2 biar tidak keteteran dalam bekerja
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:28
hmmm manfaatkan kemampuan yah....
rela berkorban ada hubungan dengan masalah invest??
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:31
berguna nih gan, buat ningkatin produktifitas emoticon-thumbsup

thx ya TS uda share infonya, keep posting yg brmanfaat lagi yaaa....
emoticon-I Love Kaskus
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:32
ane sangat perluin konsep2 ini gan
makasih
0 0
0
Konsep Kerja Cerdas
13-07-2011 11:34
saat sedang kerja harus bener2 fokus pada pekerjaan biar lancar..
0 0
0
Halaman 45 dari 49
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia