Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
4004
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000000926490/segala-sesuatu-tentang-shalawat-nabi-masuk-sini-gtgt
menurut hadish shohih barang siapa yg membaca shalat nariyah sebanyak 4444 x apa yg menjadi hajat akan dikabulkan Allah SWT.dan barang siapa yg rutin membaca setiap habis shalat fardhu akan dijauhkan dari api neraka dan mendapat syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW
Lapor Hansip
09-06-2008 19:24

** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>

menurut hadish shohih barang siapa yg membaca shalat nariyah sebanyak 4444 x apa yg menjadi hajat akan dikabulkan Allah SWT.dan barang siapa yg rutin membaca setiap habis shalat fardhu akan dijauhkan dari api neraka dan mendapat syafaat dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW
profile-picture
profile-picture
tata604 dan sabarudin697 memberi reputasi
2
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 13 dari 203
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
05-08-2008 19:35
Quote:Original Posted By raden mahesa
Berikut ini adalah sighat shalawat Idrokiyyah dibaca 313 kali setiap hari khusus malam jumat 1000 kali

اَلصَّلَاةُ وَ السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِيْ يَارَسُوْلَ اللهِ خُذْ بِيَدِيْ قَلَّتْ حِيْلَتِيْ أَدْرِكْنِيْ

bagi rekan-rekan yang hendak mengamalkannya dan belum mendapatkan ijazah, dengan senang hati saya memberikan ijazahnya pada anda dengan silsilah terdekat tersambung kepada almarhum KHR. Abdullah bin Nuh seorang Ulama besar Nusantara yang diakui di dunia Internasional, seorang Zahid, seorang Sufi, seorang Waliy, bersambung tanpa terputus kepada guru-guru beliau sampai hadrot Nabi Muhammad SAW...

Sudilah kiranya untuk menerima ijazah ini sebelumnya membaca Fatihah yang pahalanya dihadiahkan kepada Baginda Nabi SAW beserta seluruh keluarga sahabat dan ummatnya, kemudian kepada almarhum KHR. Abdullah bin Nuh, dan kepada muslimin dan muslimat mu'minin dan mu'minat yang masih hidup maupun yang sudah wafat dari ujung timur bumi sampai ujung baratnya... dan mohon doa atas saya yg dloif...

dengan begitu ijazah anda terima dengan ikhlash dari saya al-faqir..

semoga bermanfaat


emoticon-Smilie Wow.. Mama Ang Nuh Gentur Cianjur.... sang Walinya Jawa Barat kala itu.
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
05-08-2008 19:42
Quote:Original Posted By the hawkz
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>


emoticon-rose


Sholawat JIbril


Diriwayatkan,
[Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad - Ali - Muhammad Shohib Mirbath - Ali Khali' Qasam - Alwi - Muhammad - Alwi - Ubaidillah - Ahmad Al-Muhajir - Isa Ar-Rumi - Muhammad An-Naqib - Ali Al-'Uraidhi - Ja'far Ash-Shodiq - Muhammad Al-Baqir - Ali Zainal Abidin - Husain - Fatimah Az-Zahro - Muhammad SAW]

Beliau adalah Al-Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shohib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaidillah bin Al-Imam Al-Muhajir Ahmad bin Isa, dan terus bersambung nasabnya sampai Rasulullah SAW. Beliau dijuluki dengan Al-Faqih Al-Muqaddam (seorang faqih yang diunggulkan).

Beliau adalah al-’arif billah, seorang ulama besar, pemuka para imam dan guru, suri tauladan bagi al-’arifin, penunjuk jalan bagi as-salikin, seorang qutub yang agung, imam bagi Thariqah Alawiyyah, seorang yang mendapatkan kewalian rabbani dan karomah yang luar biasa, seorang yang mempunyai jiwa yang bersih dan perjalanan hidupnya terukir dengan indah.

Beliau adalah seorang yang diberikan keistimewaan oleh Allah SWT, sehingga beliau mampu menyingkap rahasia ayat-ayat-Nya. Ditambah lagi Allah memberikannya kemampuan untuk menguasai berbagai macam ilmu, baik yang dhohir ataupun yang bathin.

Inilah salah satu Sholawat yg di Ijasahkan.(dalam kitabnya)

(maaf ...saya tidak menggunakan tulisan arabnya)

Sholawat Jibril

ALLOHUMMA SOLLI WASALLIM ALLASAYYIDINA MUHAMMADIN
JIBRILLA NUDYAM SONII ROSULLULLOH
LAA ILLAHA ILLALLOLLOHU
MUHAMMADURROSULLULLOHI

walau Sholawat sudah mengandung doa.....
akan tetapi sholawat ini memiliki doa tersendiri.

Doanya :

ALLOHUMMA SOLLI ALLA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ALI
KAMALANI HAYAATA LIKAMA LIKA WAA'ADADA KAMALI
WA'ALLA KULLI NABIYYIN WAMALAKIN WAWALIYYIN
ADADA MA'LUMATIKA WAMIDADA KALIMATIKA
WA'ALAINA MA'AHUM WAFIHIM BIROHMATIKA
YAA ARHAMARROOHIMIIN.

dan Doanya di kalangan tertentu di golongkan Hijib.
juga di golongkan sebagai Ilmu Ladunni.

fungsi Sholawat dan Doanya di peruntukkan :
* Membuka mata bathin ( 9 indra )
* Membangkitkan Inti Energi dalam tubuh ( tanpa batas )
* Mempertajam Insting ( jangan untuk meramal )
* Meredam Nafsu/Emosi ( membangkitkan Ilmu Ikhlas)
* dll-nya......( fungsi Assunah....= fungsi Sholawat pada Umumnya.)

Maharnya :
Di bayar Pada Bulan Muharrom.
* Puasa (Biasa) -niat puasa Bulan Muharrom ( terserah berapa harinya )
* Puasa (Biasa) -niat puasa Amalan ( 7 hari ) , tata caranya.....
dalam berbuka membatalkannya dengan 3 buah kurma,air putih,dan
dilarang memakan daging berwarna merah.

malamnya :
Ba'da Sholat Isya
Dilanjutkan dengan,
membaca Surat Yaasin dan Tahlil beserta Doanya.

Shalat Hajat,Taubat,Tasbih dan Witir.

Tawasulnya :
Al-Fatiha untuk :
- Nur Muhammad
- Nabi Muhammad SAW dan
Para Sahabat
- Nabi Adam As
- Malaikat Jibril
- Pemilik Sholawat ini(sebutkan Namanya Dengan Lengkap dan jelas)
- Kedua Orang Tua Kita
- Diri Kita sendiri......
(adapun boleh di tambah yg laennya...tidak juga ga apa-apa)
- Baca Sholawat Dan Doanya 1x saja.
- Tutup dengan Doa Mustajab(ROBBANA ATINA.....)

- Sebelum tidur....Wirit AlloHU.....*(Hu-nya di baca tegas dan santai)...sampai tertidur...

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk sehari-hari juga ga apa apa...tanpa di maharkan...(Assunah)


( maaf...Hanya Di peruntukkan Kaum Adam...........just 4 men ! )

thx


emoticon-rose


emoticon-Belo

Te Oo Pe juragan..
emoticon-thumbsup:emoticon-thumbsup:emoticon-thumbsup:

trims sharenya menambah indah
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
05-08-2008 19:53
Quote:Original Posted By sungoku
Siapa yg tidak tahu kitab Dalail Al Khairaat.
kitab yg biasanya menjadi pegangan para kyai di pesantren2x, kitab yg berisi kumpulan shalawat...

Inilah kisahnya...

Pada suatu hari, syaikh Sulaiman Al Jazuli mengadakan perjalanan jauh. Di tengah perjalanan beliau membutuhkan air untuk suatu keperluan.

Setelah mencari, akhirnya beliau menemukan sebuah sumur yang lumayan dalam, namun sialnya tak ada alat untuk menimbanya. Beliaupun kebingungan untuk mengambil air dari dalamnya.

Di saat beliau kebingungan datanglah seorang wanita ( menurut sebagian riwayat dia adalah Rabi’ah Al Adawiyah seorang wanita yang masyhur kewaliannya ). Melihat syaikh Sulaiman kebingungan mencari timba, wanita tersebut meminta beliau untuk menjauh sedikit karena bukan mahramnya.

Setelah syaikh Sulaiman agak menjauh, wanita tersebut menuju pinggiran sumur kemudian membaca sebuah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Begitu selesai membaca shalawat tiba-tiba saja air yang ada di dalam sumur itu naik ke permukaan sehingga mudah diambil untuk digunakan tanpa butuh timba.

Melihat hal itu syaikh Sulaiman takjub bercampur kagum kepada wanita tersebut. Konon sejak kejadian itulah beliau menyusun kumpulan shalawat dan doa yang sampai sekarang banyak dibaca dan masyhur dengan sebutan Dala il Al Khairaat.


-- edited --
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
05-08-2008 19:56
Quote:Original Posted By sungoku
Betul Lebih indah jika kita amalkan saja dengan sering bershalawat..
sebagai wujud kecintaan kita kepada Junjungan kita, semakin diamalkan akan semakin terasa kedalaman ruhaniah shalawat.......

Saya merasa kecintaan yg tuluslah yang akan mengantarkan berkah shalawat kepada kita, semoga kelak kita termasuk umat memperoleh syafaat.

Renungkan cerita ini, walaupun tiada ilmu pemahaman yg tinggi namun bila kita melihatnya dengan qolbu, inilah wujud kecintaan yg tulus kepada rasullnya, permohonan yang muncul dari hati yg terdalam..


Kisah Nenek Pemungut Daun

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.
Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.

Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai shalat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. "Jika kalian kasihan kepadaku," kata nenek itu, "Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya."

Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup. Sekarang ia sudah meniggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.

"Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai," tuturnya. "Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya."

Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan cinta Rasul dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Allah swt. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur: Ia tidak dapat mengandalkan amalnya. Ia sangat bergantung pada rahmat Allah. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasululloh saw?

Bagaimana dengan kita, apakah kita sudah bergantung pada rahmat Allah

emoticon-rose Allahumma shalli 'alaa sayidinaa Muhammad wa 'alaa aali sayidinaa Muhammad emoticon-roseemoticon-rose


emoticon-Frownemoticon-Frown sampe rembes mata aye bacanya...buu.huu..

TOP cak sungoku...

monggo please dilanjoet... maap aye br ini buka ini trit
emoticon-shakehand
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
06-08-2008 06:27
Quote:Original Posted By jaro san
Nih orang parah banget..mane udah inpeksi trus pake nyebarin penyakitnye lagi di mana2...
woi pak cik !! kalo gak setuju ya udah dak usah komen miring... makan aja opinimu itu sendiri yah?..

Introspeksi donk..muhasabah.. apa diri ente tuh sudah benar2 bersih suci, apa ente yakin semua amal perbuatan ente tuh PASTIbenar & DITERIMA ALLAH???
Kl ente BELUM PASTI mk sebaiknya BISA NAHAN DIRI & JANGAN MEMVONIS PENDAPAT ATAU KEYAKINAN ORANG LAIN !!

Satu lagi:
BELAJAR yg BANYAK


iya neh bang byk banget neh klonengan

btw maksudnya "ra" apaan ya bang

klo org slh maksud bukannya dia dah buat bid'ah ujub takabur n sombong

mo disamain sm sahabat n org" penting lainnya (klo ra = rodiallahu anhu)
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
06-08-2008 08:17
Quote:Original Posted By Abu Muhammad ra
Ruqyah-online.blogspot.com-Kita banyak mendengar lafazh-lafazh bacaan shalawat untuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Salam yang diada-adakan (bid'ah) yang tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam, para sahabat, tabi'in, juga tidak oleh para imam mujtahid. Tetapi semua itu hanyalah buatan sebagian masyayikh (para tuan guru) di kurun belakangan ini. Lafazh-lafazh shalawat itu kemudian menjadi terkenal dikalangan orang awam dan ahli ilmu, sehingga mereka membacanya lebih banyak daripada membaca shalawat tuntunan Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam. Bahkan mungkin mereka malah meninggalkan lafazh shalawat yang benar, lalu menyebarluaskan lafazh shalawat ajaran para syaikh mereka.

Jika kita renungkan mendalam makna shalawat-shalawat tersebut, niscaya kita akan menemukan di dalamnya pelanggaran terhadap petunjuk Rasul, orang yang kita shalawati. Di antara shalawat-shalawat bid'ah tersebut adalah:

1. Shalawat Basyisyiyah

lbnu Basyisy berkata, "Ya Allah, keluarkanlah aku dari lumpur tauhid. Dan tenggelamkanlah aku dalam mata air lautan keesaan. Dan lemparkanlah aku dalam sifat keesaan sehingga aku tidak melihat, mendengar atau merasakan kecuali dengannya."

Ini adalah ucapan orang-orang yang menganut paham Wahdatul Wujud.Yaitu suatu paham yang mendakwakan bahwa Tuhan dan makhIuk-Nya bisa menjadi satu kesatuan.Mereka menyangka bahwa tauhid itu penuh dengan lumpur dan kotoran, sehingga mereka berdo'a agar dikeluarkan daripadanya. Selanjutnya, agar ditenggelamkan dalam lautan Wahdatul Wujud.Sehingga bisa melihat Tuhannya dalam segala sesuatu. Bahkan hingga seorang pemimpin mereka berkata, "Dan tiadalah anjing dan babi itu, melainkan keduanya adalah tuhan kita. Dan tiadalah Allah itu, melainkan pendeta di gereja. "

Orang-orang Nasrani menyekutukan Allah (musyrik) ketika mereka mengatakan bahwa Isa bin Maryam adalah anak Allah. Adapun mereka, menjadikan segenap makhluk secara keseluruhan sebagai sekutu-sekutu Allah! Mahatinggi Allah dan apa yang diucapkan oleh orang-orang musyrik.

Oleh karena itu, wahai saudaraku sesama muslim, berhati-hatilah terhadap lafazh-lafazh bacaan shalawat bid'ah, karena akan menjerumuskanmu dalam perbuatan syirik. Berpegang teguhlah dengan apa yang datang dari Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam, seorang yang tidak mengatakan sesuatu menurut kehendak hawa nafsunya. Dan janganlah engkau menyelisihi petunjuknya, "Barangsiapa melakukan suatu amalan (dalam agama) yang tidak ada perintah dari kami, maka ia tertolak." (HR. Muslim)

2. Shalawat Nariyah
Shalawat nariyah telah dikenal oleh banyak orang. Mereka beranggapan, barangsiapa membacanya sebanyak 4444 kali dengan niat agar kesusahan dihilangkan, atau hajat dikabulkan, niscaya akan terpenuhi.

Ini adalah anggapan batil yang tidak berdasar sama sekali. Apalagi jika kita mengetahui lafazh bacaannya, serta kandungan syirik yang ada di dalamnya. Secara lengkap, lafazh shalawat nariyah itu adalah sebagai berikut,"Ya Allah, limpahkanlah keberkahan dengan keberkahan yang sempurna, dan limpahkanlah keselamatan dengan keselamatan yang sempurna untuk penghulu kami Muhammad, yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik, serta diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, dan semoga pula dilimpahkan untuk segenap keluarga, dan sahabat-nya sebanyak hitungan setiap yang Engkau ketahui."

Aqidah tauhid yang kepadanya Al-Quranul Karim menyeru, dan yang dengannya Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam mengajarkan kita, menegaskan kepada setiap muslim agar meyakini bahwa hanya Allah semata yang kuasa menguraikan segala ikatan. Yang menghilangkan segala kesedihan. Yang memenuhi segala kebutuhan dan memberi apa yang diminta oleh manusia ketika ia berdo'a.

Setiap muslim tidak boleh berdo'a dan memohon kepada selain Allah untuk menghilangkan kesedihan atau menyembuhkan penyakit-nya, bahkan meski yang dimintanya adalah seorang malaikat yang diutus atau nabi yang dekat (kepada Allah).

Al-Qur'an mengingkari berdo'a kepada selain Allah, baik kepada para rasul atau wali. Allah berfirman,

"Katakanlah, 'Panggillah mereka yang kamu anggap (tuhan) selain Allah, maka mereka tidak akan mempunyai kekuasaan untuk menghilangkan bahaya daripadamu dan tidak pula memin-dahkannya. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmatNya dan takut akan siksaNya; sesungguhnya siksa Tuhanmu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti." (Al-lsra': 56-57)

Para ahli tafsir mengatakan, ayat di atas turun sehubungan dengan sekelompok orang yang berdo'a dan meminta kepada Isa Al-Masih, malaikat dan hamba-hamba Allah yang shalih dan jenis makhluk jin.

Bagaimana mungkin Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam akan rela, jika dikatakan bahwa beliau kuasa menguraikan segala ikatan dan menghilangkan segala kesedihan. Padahal Al-Qur'an menyeru kepada beliau untuk memaklumkan,

قُلْ َّلآ أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلاَ ضَرًّا إِلاَّ مَا شَاءَ اللهُ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لاَسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ إِنْ أَنَا إِلاَّ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
"Katakanlah, 'Aku tidak kuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, niscaya aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman." (Al-A'raaf: 188)

"Seorang laki-laki datang kepada Rasululllah Shallallaahu 'alaihi wa Salam lalu ia berkata kepada beliau, 'Atas kehendak Allah dan kehendakmu." Maka Rasulullah bersabda, 'Apakah engkau menjadikan aku sebagai sekutu (tandingan) bagi Allah? Katakanlah, "Hanya atas kehendak Allah semata." (HR. Nasaa'i, dengan sanad shahih)

Di samping itu, di akhir lafazh shalawat nariyah tersebut, terdapat pembatasan dalam masalah ilmu-ilmu Allah. Ini adalah suatu kesalahan besar.Seandainya kita membuang kata "Bihi" (dengan Muhammad), lalu kita ganti dengan kata "BiHaa" (dengan shalawat untuk Nabi), niscaya makna lafazh shalawat itu akan menjadi benar. Sehingga bacaannya akan menjadi seperti berikut ini:"Ya Allah, limpahkanlah keberkahan dengan keberkahan yang sempurna, dan limpahkanlah keselamatan dengan keselamatan yang sempurna untuk Muhammad, yang dengan shalawat itu diuraikan segala ikatan ..."

Hal itu dibenarkan, karena shalawat untuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Salam adalah ibadah, sehingga kita boleh bertawassul dengannya, agar dihilangkan segala kesedihan dan kesusahan.Kenapa kita membaca shalawat-shalawat bid'ah yang merupakan perkataan manusia, kemudian kita meninggalkan shalawat lbrahimiyah yang merupakan ajaran AI-Ma'sum?

3. Shalawat dalam Kitab Ad'iyatush Shabaahi wal Masaa'i.

Dalam kitab Ad'iyatush Shabaahi wal Masaa'i, karya seorang syaikh besar dari Suriah Ia mengatakan, "Ya Allah, limpahkanlah keberkahan untuk Muhammad, yang dari cahayanya Engkau ciptakan segala sesuatu."

"Segala sesuatu", berarti termasuk di dalamnya Adam, lblis, kera, babi, lalat, nyamuk dan sebagainya. Adakah seorang yang berakal akan mengatakan bahwa semua itu diciptakan dari cahaya Muhammad? Bahkan setan sendiri mengetahui dari apa ia diciptakan, juga mengetahui dari apa Adam diciptakan, sebagaimana dikisahkan dalam AI-Qur'an,

"Iblis berkata, 'Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia engkau ciptakan dari tanah." (Shaad: 76)

Ayat di atas mendustakan dan membatalkan ucapan syaikh tersebut.

Termasuk lafazh shalawat bid'ah adalah ucapan mereka, "Semoga keberkahan dan keselamatan dilimpahkan untukmu wahai Rasulullah. Telah sempit tipu dayaku maka perkenankanlah (hajatku) wahai kekasih Allah."

Bagian pertama dari shalawat ini adalah benar, tetapi yang berbahaya dan merupakan syirik adalah pada bagian kedua. Yakni dari ucapannya:

Hal ini bertentangan dengan firman Allah;"Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo'a kepadaNya?" (An-Naml: 62)

Dan firman Allah "Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri." (Al-An'am: 17)

Sedangkan Rasulullah sendiri, manakala beliau ditimpa suatu kedukaan atau kesusahan, beliau berdo'a, "Wahai Dzat Yang Maha Hidup, yang terus menerus mengurus (makhlukNya), dengan rahmatMu aku Memohon pertolongan-Mu." (HR. At-Tirmidzi, hadits hasan)

Jika demikian halnya, bagaimana mungkin kita diperbolehkan mengatakan kepada beliau, "Perkenankanlah hajat kami, dan tolong-lah kami?"Lafazh ini bertentangan dengan sabda Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam: "Jika engkau meminta maka mintalah kepada Allah, dan jika engkau memohon pertolongan maka mohonlah pertolongan kepada Allah." (HR. At-Tirmidzi, ia berkata hadits hasan shahih)

4. Shalawat AI-Fatih

Lafazhnya:"Ya Allah, limpahkanlah keberkahan untuk Muhammad, Sang Pembuka terhadap apa yang tertutup?"

Orang yang mengucapkan shalawat ini menyangka, bahwa barangsiapa membacanya maka baginya lebih utama daripada membaca khatam Al-Qur'an sebanyak enam ribu kali. Demikian, seperti dinukil oleh Syaikh Ahmad Tijani, pemimpin thariqah Tijaniyah.

Sungguh amat bodoh jika terdapat orang yang berakal mempercayai hal tersebut, apatah lagi jika ia seorang muslim. Sungguh amat tidak mungkin, bahwa membaca shalawat bid'ah tersebut lebih utama daripada membaca Al-Qur'an sekali, apatah lagi hingga enam ribu kali. Suatu ucapan yang tak mungkin diucapkan oleh seorang muslim.

Adapun menyifati Rasulullah dengan "Sang Pembuka terhadap apa yang tertutup" secara mutlak, tanpa membatasinya dengan kehendak Allah, maka adalah suatu kesalahan. Karena Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam tidak membuka kota Makkah kecuali dengan kehendak Allah. Beliau juga tidak mampu membuka hati pamannya sehingga beriman kepada Allah, bahkan ia mati dalam keadaan menyekutukan Allah. Bahkan dengan tegas Al-Qur'an menyeru kepada Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam, "Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi,tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendakiNya, ..." (Al-Qashash: 56)"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata." (AI-Fath: 1)

5. Shalawat dalam Kitab Dalaa 'ilul Khairaat

Pada bagian ke tujuh dari kitabnya mengatakan, "Ya Allah, limpahkanlah keberkahan untuk Muhammad selama burung-burung merpati berdengkur dan jimat-jimat (tamimah) bermanfaat."

Tamimah (suatu bentuk jimat) yaitu tulang, benang atau lainnya yang dikalungkan di leher anak-anak atau lainnya untuk menangkal atau menolak 'ain (pengaruh mata dengki).
Perbuatan tersebut tidak memberi manfaat kepada orang yang mengalungkannya, juga tidak terhadap orang yang dikalungi, bahkan ia adalah di antara perbuatan orang-orang musyrik.Rasulullah bersabda:"Barangsiapa mengalungkan jimat maka dia telah berbuat syirik". (HR. Ahmad, hadits shahih)

Lafazh bacaan shalawat di atas, dengan demikian, secara jelas bertentangan dengan kandungan hadits, karena lafazh tersebut menjadikan syirik dan tamimah sebagai bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Terdapat lagi lafazh bacaan shalawat dalam kitab Dalaa 'ilul Khairaat sebagai berikut: "Ya Allah limpahkanlah keberkahan atas Muhammad, sehingga tak tersisa lagi sedikit pun dari keberkahan, dan rahmatilah Muhammad, sehingga tak tersisa sedikit pun dari rahmat."

Lafazh bacaan shalawat di atas, menjadikan keberkahan dan rahmat, yang keduanya merupakan bagian dari sifat-sifat Allah, bisa habis dan binasa. Allah membantah ucapan mereka dengan firman-Nya, "Katakanlah, 'Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)." (AI-Kahfi: 109)

Dari semua penjelasan diatas maka tinggalkanlah semua shalawat-shalawat bid’ah sebab dapat membuat kita syirik pada Allah.Sedangkan shalawat yang disyari’ahkan adalah yang telah dituntunkan Allah dan Rasulnya.Berikut ini penjelasan keutamaan membaca shalawat untuk Rasulullah yang disyari’ahkan:

Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Al-Ahzab: 56)

Imam Al-Bukhari meriwayatkan, Abu 'Aliyah berkata, "Shalawat Allah adalah berupa pujian-Nya untuk nabi di hadapan para malaikat. Adapun shalawat para malaikat adalah do'a (untuk beliau)." Ibnu Abbas berkata, "Bershalawat artinya mendo'akan supaya diberkati."

Maksud dari ayat di atas, sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya yaitu, "Sesungguhnya Allah Subhannahu wa Ta'ala menggambarkan kepada segenap hamba-Nya tentang kedudukan seorang hamba-Nya, nabi dan kekasih-Nya di sisi-Nya di alam arwah, bahwa sesungguhnya Dia memujinya di hadapan para malaikat. Dan sesungguhnya para malaikat bershalawat untuknya. Kemudian Allah memerintahkan kepada penghuni alam dunia agar bershalawat untuknya, sehingga berkumpullah pujian baginya dari segenap penghuni alam semesta."

Dalam ayat di atas, Allah memerintahkan kita agar mendo'akan dan bershalawat untuk Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Salam. Bukan sebaliknya, memohon kepada beliau, sebagai sesembahan selain Allah, atau membacakan Al-Fatihah untuk beliau, sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian manusia.

Bacaan shalawat untuk Rasulullah yang paling utama adalah apa yang beliau ajarkan kepada para sahabat, ketika beliau bersabda, "Katakanlah, Ya Allah limpahkanlah rahmat untuk Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat untuk Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah berkah untuk Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan berkah untuk Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Rasulullah bersabda, "Jika kalian mendengar muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian bershalawatlah untukku. Karena se-sungguhnya barangsiapa yang bershalawat untukku satu kali, Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mohonkanlah kepada Allah wasilah untukku. Sesungguhnya ia ada-lah suatu tempat (derajat) di Surga. Ia tidak pantas kecuali untuk seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Aku berharap bahwa hamba itu adalah aku. Barangsiapa memintakan wasilah untukku, maka ia berhak menerima syafa'atku." (HR. Muslim)

Do'a memintakan wasilah seperti yang diajarkan Rasulullah dibaca dengan suara pelan. Ia dibaca seusai adzan dan setelah membacakan shalawat untuk nabi. Do'a yang diajarkan beliau yaitu: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna ini. Dan shalat yang akan didirikan. Berikanlah untuk Muhammad wasilah (derajat) dan keutamaan. Dan tempatkanlah ia di tempat terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan." (HR. Al-Bukhari)

Membaca shalawat atas Nabi ketika berdo'a, sangat dianjurkan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah : "Setiap do'a akan terhalang, sehingga disertai bacaan shalawat untuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Salam." (HR. AI-Baihaqi, hadits hasan)

Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah memiliki malaikat yang berpetualang di bumi, mereka menyampaikan kepadaku salam dari umatku." (HR Ahmad, hadits shahih)

Bershalawat untuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Salam sangat dianjurkan, terutama pada hari Jum'at. Dan ia termasuk amalan yang paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Bertawassul dengan shalawat ketika berdo'a adalah dianjurkan. Sebab ia termasuk amal shalih. Karena itu, sebaiknya kita mengucapkan, "Ya Allah, dengan shalawatku untuk Nabimu, bukakanlah dariku kesusahanku... Semoga Allah melimpahkan berkah dan keselamatan untuk Muhammad dan keluarganya."


Busyeet dah, Syeikh Maulana Abdul Qadir Jaelani ra, menurut riwayat beliau sering membaca Shalawat Al-Fatih, bahkan dalam beberapa buku tentang shalawat, shalawat Al-Fatih ini juga dinamakan shalawat Syeikh Abdul Qadir Jaelani. Padahal beliau adalah seorang imam, mujtahid, pemberantas bid'ah, pemimpin mahzab hambali dan syafii, dst (terlalu banyak kalau disebutkan satu persatu), nah sekarang dengan level kita yang tidak ada seujung kuku-nya pun, kita sudah berani bilang bid'ah ? Astagfirullah ...

Lebih baik kita mendahulukan sifat husnudzan pada para ulama atau wali yang telah mengamalkan shalawat-shalawat tersebut.

Mungkin sekedar informasi saja, didalam NU ada suatu badan yang menaungi tarekat-tarekat yang diamalkan oleh kaum NU. Salah satunya tarekat tijaniyah. Badan NU tersebut telah menetapkan bahwa tarekat tijaniyah termasuk dalam golongan tarekat mu'tabaroh (yaitu tarekat yang bersambung dengan Rasullullah SAW). Tentunya setelah memeriksa berbagai amalan dan wirid tarekat tersebut termasuk shalawat Al-Fatih.

Peace, dan mohon maap, punten, kalo salah emoticon-Smilie
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
06-08-2008 08:26
Quote:Original Posted By heffalump
Ada yang tau shalawat tunjina??


Barangkali ini yang dimaksud ?

** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjunan kami, Muhammad, dengan suatu shalawat yang menyebabkan kami selamat dari semua ketakutan dan malapetaka, yang menyebabkan Engkau menunaikan semua hajat kami, yang menyebabkan Engkau menyucikan kami dari semua kejahatan, yang menyebabkan Engkau mengangkat kami ke derajat yang tinggi di sisi-Mu, dan yang menyebabkan Engkau menyampaian semua cita-cita kami berupa kebaikan-kebakan dunia dan akhirat."


Salam
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
06-08-2008 08:40
ikut nyimak yah kang
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
06-08-2008 10:55
Allah humma solli ala sayyidina muhammad..
wa ala alihi sayyidina muhammad..

duduk bersila ikod nyimak..
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
13-08-2008 23:43
Allahhumma sholi ala sayyidina muhammad . . .









emoticon-Embarrassment
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
14-08-2008 00:03
aku denger dari orang sepuh...
shalawat itu buka tutup emoticon-Big Grin

sapai sekarang aku agak ga paham maksud beliau emoticon-Hammer
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
14-08-2008 05:20
shollu 'alan nabiy
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
14-08-2008 05:37
Assolatu wassalamu 'alaika ya sayidi.. ya Rasulullah kudhbiyati kholakhidrati adhrikni...

*mohon maaf dan dimaklumi klo penulisannye salah....emoticon-Smilie
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
14-08-2008 17:49
“Yaa ALLOH, yaa Tuhan Maha Esa, yaa Tuhan Maha Satu, yaa Tuhan Maha Menemukan, yaa Tuhan Maha Pelimpah, limpahkanlah sholawat, salam dan barokah atas Junjungan kami Baginda Nabi Muhammad dan atas Keluarga Baginda Nabi Muhammad pada setiap berkedipnya mata dan naik turunnya nafas, sebanyak bilangan segala yang ALLOH Maha Mengetahui dan sebanyak kelimpahan pemberian serta kelestarian pemeliharaan-NYA”
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
08-09-2008 00:07
emoticon-rose Allahhumma sholi ala sayyidina muhammad emoticon-rose








emoticon-shakehand
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
08-09-2008 07:26
sholawat kegemaran gw

"Allahumma Sholli 'alaa Sayyidina Muhammad wa 'alaa alii kamala nihayah

likamalika adada kamalih"

mohon maaf klo ada kesalahan eja n huruf emoticon-Peace
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
08-09-2008 20:28
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up

biar anget terussssemoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantik
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
19-09-2008 09:14
Quote:Original Posted By sungoku
Puncak ketinggian tercapai dengan kesempurnaan baginda
Segala kegelapan tersingkap dengan keindahan baginda
Baik luhur segala budi pekerti dan kepribadian baginda
Bersholawatlah ke atas Junjungan dan keluarga baginda

Tentu, tidak sederhana, menyelami keagungan Shalawat Nabi.
Karena setiap kata dan huruf dalam shalawat yang kita ucapkan mengandung atmosfir ruhani yang sangat dahsyat.
Kedahsyatan itu, tentu, karena posisi Nabi Muhammad SAW, sebagai hamba Allah, Nabiyullah, Rasulullah, Kekasih Allah dan Cahaya Allah. Dan semesta raya ini diciptakan dari Nur Muhammad, sehingga setiap detak huruf dalam Shalawat pasti mengandung elemen metafisik yang luar biasa.

Sholawat Annuurdzzaati,
Salah satu shalawat yang dinisbatkan pada Syech Syazili.

"Allahumma shalli wa sallim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammadinin nuuridzdzaatii was sirris saarii fii saairil asmaai washshifaati wa 'alaa aalihi wa shahbihi wasallim"
Artinya :

"Yaa Allah berikanlah rahmat, salam sejahtera dan keberkahan kepada junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad, cahaya Dzat (Allah) dan rahasia Yang mempunyai rahasia dalam seluruh nama dan sifat"

Konon, sholawat ini merupakan ilham ruhi yang diterima oleh Syech Syazili dan kemudian diajarkan ke murid2 beliau, di dalam lingkup thoriqoh beliau..
Tetapi setelah kurang lebih hampir 500 tahun, sholawat ini ' keluar juga dipermukaan', dengan ditulisnya sholawat ini di dalam sebuah kitab,
kitab "Himpunan sholawat Nabi beserta khasiatnya" oleh Rafiudin, s. Ag dan Drs Maman A.Djaliel,

Dimana di dalam kitab ini ditulis sebagian kasiatnya adalah :
Shalawat ini untuk membuka rezeki dan untuk memudahkan rezeki, serta untuk pagar atau benteng badan..

Di dalam tradisi kuno pengajaran sholawat Nurdzat ini,
yang sampai sekarang terus di ajarkan di beberapa thoriqoh,
maka ilmu sholawt Nurdzat ini menjadi salah satu ilmu andalan yang biasanya jarang diberikan kepada murid.
Sebab mengandung beberapa hal yang berbahaya seandainya ilmu ini dimiliki tidak oleh orang yang sudah sabar...

Mari berbagi tentang keutamaan Shalawat...........


sekedar berbagi pengalaman..3 hari yang lalu ada yang minta pengobatan orng sakit yg sudah di fonis harus cuci darah..dan sudah tidak bisa bangun...hanya terbaring tidur saja

saya kasih daun yg berwarna putih..daunnya seperti di gambar ini
http://photos.friendster.com/photos/...594033992l.jpg

setelah itu saya ambil selembar daun sy masukkan ke dalam satu gelas air hangat
kemudian sy bacakan : Sholawat Annuurdzzaati sebanyak 3 kali dan sy tiupkan kedalm air tersebut tunggu 10 menit kemudian baru di minumkan 3 kali sehari..

alhamdulillah setelah dua hari si pasien sdh bisa bangun sendiri..sudah bisa jalan sendiri walau masih pake tongkat yg sebelumnya tidak bisa menggerakkan badannya sedikit pun....walau sy belum tau pa darahnya sudah bersih krn belum di perikasakan ke dokter.

mohon pencerahannya pa daun tersebut punya khodam penunggu pa tidak ya...sapa tau para sesepuh di TS ada yg bisa..mohong sharing infonya
salam
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
19-09-2008 09:30
mantafff...monggo dilanjoet kang
0 0
0
** Segala sesuatu tentang Shalawat Nabi masuk sini >>
11-11-2008 20:58
emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
0 0
0
Halaman 13 dari 203
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia