News
Batal
KATEGORI
link has been copied
67
Lapor Hansip
17-10-2019 16:40

Paganisme adalah Awal Peradaban.

PEMBUNUHAN “PAGANISME”, SANG AJARAN PEMBANGUN PERADABAN.

Adalah sebuah kewajaran jika sebuah Agama yang dipeluk dari sebagian besar masyarakat pada satu rentang waktu melahirkan sebuah peradaban. Sebelum peradaban yang kita jalani sekarang, dahulu, Pagan juga telah melahirkan peradaban yang menjadi landas pijak kita dalam bertindak di masa kini.

"Paganisme" adalah istilah yang pertama muncul di antara komunitas Kristen dari Eropa selatan selama akhir zaman, sebagai penanda kepada agama-agama lain selain mereka sendiri, yaitu kaum penganut  agama abrahamik. 

Yang dimaksud dengan agama Abrahamik atau agama Ibrahimiah atau Samawi adalah agama yang sosok utamanya dan berpengaruh besar terhadap ajarannya adalah Ibrahim dalam bahasa Arab, atau Abraham dalam bahasa Ibrani. Agama yang termasuk dalam Agama Abrahanik adalah Yudaisme, kristen/katolik dan Islam. Ada banyak perdebatan ilmiah mengenai asal-usul istilah "Paganisme" , terutama karena sebelum abad ke 20 tidak ada satu pun yg mengidentifikasi diri sebagai penganut Paganisme. Setelah agama-agama Abrahamik berkembang dan mulai banyak diadopsi, atau lebih dikenal sebagai Kristenisasi dan Islamisasi, nama pagan mulai berkembang sebagai sebutan atas orang-orang  yang menentang ajaran abrahamik

Istilah “Hellene" dan "Pagan" adalah istilah yang paling banyak digunakan. Pada abad ke-19, Paganisme itu kembali diadopsi sebagai penanda bagi kelompok - keloompok masyarakat yg terinspirasi oleh dunia dan ajaran kuno. Pada abad ke 20, Pagan menampilkan existensi diri saat praktikisi pagan kontemporer menyebut diri mereka sebagai penganut "Neo Pagan”.  Pagan bisa disederhanakan sebagai sebuah ajaran yang berlandaskan penghargaan terhadap semesta sebagai sebuah tatanan yang paripurna. 

Pencitraan akan paganisme ini dirusak oleh kepercayaan-kepercayaan baru, dan dikategorikan sebagai “berhala”. Padahal secara fakta, kepercayaan ini telah berhasil membangun sebuah peradaban besar di dunia. Karena kepercayaan Abrahamic sendiri baru hadir pada zaman masehi, bagaimana dengan kepercayaan mereka yang hidup sebelum masehi? Apakah dianggap sebagai sesuatu yang jelek? Pada faktanya, mereka dengan kepercayaan yang katanya “berhala” ini telah berhasil membawa banyak peradaban dan mewariskan sesuatu ke tangan kita sebagai penerus.

Paganisme menghargai apapun yang ada pada sekitarnya. Paganisme percaya semua memiliki peran dalam roda kehidupan. Tidak ada peran besar dan kecil, semuanya sama. Kemudian pendidikan modern mengkategorikan ini sebagai animisme, dan dinamisme. Dan kasihannya, ajaran leluhur Nusantara yang dulu telah membawa kita menguasai Asia Tenggara juga dikategorikan sebagai sebagai animisme dan dinamisme, yang secara tidak lansung Masuk dalam ke”berhala”an, yang juga berarti PAGAN

Paganisme adalah sebuah ajaran paripurna, yang berlandas pada logika. Dimana kosmologi dan alam menjadi sandaran pemikirannya. Salah satu perwujudan yang adalah Dewi Bulan, Dewi Bumi, dan Dewi Matahari. Sejarah dan para arkeolog mengungkapkan tempat-tempat pemujaan Dewa Bulan terdapat diseluruh Timur Tengah, mulai dari gunung-gunung di Turki sampai ketepi-tepi pantai sungai Nil. Agama yang paling luas dan paling banyak penganutnya adalah agama Pagan ajarannya disebut Paganisme penyembah Dewa Bulan. Mesopotamia, dalam hal ini Suku Sumerian sebagai komunitas pertama yang mengenal peradaban tulis menulis, mewariskan ribuan lempengan tanah liat yang mendiskripsikan kepercayaan/agama mereka. Suku kuno Sumerian menyembah Dewa Bulan dengan banyak nama dan nama-nama yang terpopuler saat itu antara lain; Nan-na, Suen dan Asimbabbar dengan simbul “bulan sabit”.

Sementara itu, di negara salah satu pencetus aliran Ibrahim. Ribuan prasasti yang tertulis pada tembok-tembok dan batu-batu karang di Arabia bagian utara berhasil dikumpulkan demikian juga dengan relief-relief dan mangkuk-mangkuk persembahan dalam pemujaan kepada “para Putri Dewa Bulan juga telah ditemukan.Sampai hari ini nama-nama penyembah Bulan, penyembah Matahari, penyembah Bintang masih dipakai oleh orang-orang Arabia, seperti ;Ketiga Putri Dewa Bulan yaitu Al-Lata, Al-Uzza dan Manat kadang-kadang digambarkan bersama dengan Dewa Bulan yang ditandai dengan gambar-gambar “bulan sabit” diatas gambar mereka. 

Ritual penganut agama Pagan/Paganisme, mereka beberapa kali dalam sehari menyembah Dewa Bulan menghadap ke Ka’bah, Paganisme sembahyangnya menghadap ke Ka’bah karena disanalah disemayamkan Dewa Bulan. Mereka berziarah ke Mekah, 7 (tujuh) kali mengelilingi Ka’bah dengan telanjang bulat alias tanpa busana, mencium hajar Aswad (batu meteor berwarna hitam) menyembelih hewan untuk dikorbankan kepada Dewa Bulan, melempari Iblis (roh jahat) dengan batu kerikil. Tiap bulan Ramadahan mereka berpuasa yang diawali dengan munculnya bulan sabit dan diakhiri dengan munculnya bulan sabit berikutnya. Berjalan dengan waktu, semuanya berubah dan disempurnakan, dan ingat diatas adalah sejarah, dimana itu ditulis oleh para arkeolog dan sejarahwan berdasarkan fakta sejarah. Dan tidak ada yang bisa merubah itu. 

Lalu Masih ingat dengan Raja Salomon? Atau Solomon King? Atau Nabi sulaiman? Dalam proses penggalian jejak jejak sejarah Raja Salomon, ditemukan banyak sekali simbol simbol yang oleh dunia sekarang masuk kedalam Demonology, tapi tunggu dulu, kayanya pengkategorian demonologi juga dilakukan karena symbol tersebut tidak sanggup kita artikan.  Bener ga sih? Tapi yang pasti semua simbol simbol itu, seperti yang dibukukan dalam The Lesser Key of Solomon, atau disebut  Clavicula Salomonis Regis tidak ada hubungannya dengan kepercayaan Abrahamic.

Jadi Paganisme hanyalah sebuah pengkategorian baru dimana dianggap sebagai non abrahamic. Di Nusantara sendiri, kepercayaan asli suku Nusantara juga masih berlandaskan pada alam,dan sistem kosmologi. Kenapa? Bagaimana mungkin bisa menghitung masa panen tanpa sang bulan dan matahari? Lalu bisa bayangkan sehari saja kita hidup tanpa cahaya matahari? Atau sehari Tanpa air? ohya, ini hanya gambaran dasar yah. Paganisme sendiri berkembang cukup pesat di eropa pada masanya, bahkan kini Neo Pagan mulai hadir di beberapa eropa. Menarik bukan?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan 8 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Paganisme adalah Awal Peradaban.
04-12-2019 15:24
Quote:Original Posted By tyrodinthor
istilah pagan itu diberikan masyarakat Kristen sub kultur Latin kepada orang-orang yang belum mengerti Alkitab, atau belum mengenal Kristen. secara harfiah, pagan maknanya: pribumi (natives). seringkali disepadankan dengan barbar. secara harfiah, barbar maknanya: liar (wilderness) atau tak beradab (uncivilized). dalam bahasa Inggris disebut: heathens, simply same as barbar/pagan, yang biasanya merujuk suku-bangsa asli Eropa pedalaman (Jermanik). juga di abad berikutnya merujuk Viking (the great heathen army). sementara Eropa selatan menggunakan barbar untuk merujuk Muslim invaders (Moor) dari wilayah Maghrib. di Syria juga pernah digunakan istilah hanpa/banpa yang maknanya pribumi, merujuk pada kaum Muslim awal. istilah pagan di masa modern seringkali merujuk pada kepercayaan asli suatu penduduk di suatu wilayah. kebanyakan kepercayaan pagan ini digeneralisasi sebagai politeisme, walau sebenarnya kalo dicermati, kebanyakan pagan justru tidak tepat disebut politeis. mereka umumnya percaya pada satu Tuhan/Dewa tunggal yang pertama menciptakan alam semesta. baru setelah itu beranak-pinak menjadi dewa-dewi.


Quote:Original Posted By beritapalestina

peradaban pertama=sumeria,mereka membangun kota dan peradabannya memang dimulai dari agama(pagan)..pertama mereka bangun kuil penyembahan,dan mereka tinggal disekeliling kuil tersebut,lama kelamaan makin byk penduduk dan makin byk rumah yg mengelilingi kuil tersebut,jadilah kota..dibuat jembatan..sistem pipa pipa pembuangan limbah rumah tangga,peradaban mereka,dimulai dari kuil agama (pagan)


secara etimology, kata pagan berasal dari bahasa latin paganus (orang desa, kampungan) yang berasal dari kata pagus (desa, distrik). konotasi pagan untuk menyebut kaum lain sendiri baru digunakan oleh masyarakat kristen romawi pada abad ke-4, mungkin sebagai bentuk hinaan atau cemoohan untuk "penganut agama orang kampung" yang masih menyembah dewa-dewa tradisional dan tidak mengadopsi kristianitas. so i think in the strictest sense, arti "pagan" ya seluruh agama non-kristen.

tapi gimana dengan agama yang mendahului kristen? apa tepat juga dibilang pagan, padahal konsep religius pagan saja belum ada?


Quote:Original Posted By Arzal


Ha?? Ini hasil pemikiran sendiri kan?


khayalan, more likely
profile-picture
profile-picture
tyrodinthor dan Arzal memberi reputasi
2 0
2
profile picture
kaskus maniac
05-12-2019 09:15


iya

norse,shamanisme indian,celtic,semua digolongkan pagan,celtic religion lbh dulu ada sebelum kristen

konsep relijius pagan tu apa? kek nya animisme,dinamisme,polytheis dan bahkan mngkn monotheis bisa kena cap pagan asal memenuhi syarat sebagai agama lokal setempat yg kemudian menjadi pesaing/digantikan kristen

1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia