News
Batal
KATEGORI
link has been copied
192
Lapor Hansip
18-09-2019 16:00

FPI Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku yang Diseleksi Komite Oscar

Reporter: Zakki Amali
17 September 2019

Quote:FPI Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku yang Diseleksi Komite Oscar


FPI menolak Film Kucumbu Indah Tubuhku yang diputar di acara Pasar Sentiling, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/9/2019) lalu.


Quote:tirto.id - Film Kucumbu Indah Tubuhku yang diputar di acara Pasar Sentiling, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditolak oleh ormas Islam, salah satunya Front Pembela Islam (FPI), Minggu (15/9/2019) lalu.

Garin Nugroho, sutradara Kucumbu Indah Tubuhku, menolak permintaan FPI untuk menghentikan pemutaran, karena pemutaran film sudah sesuai prosedur hukum.

Cara ormas ini menunjukkan penegakan hukum pemerintah hanya de jure, namun bukan de facto atau dalam kehidupan sehari-hari,” kata Garin kepada Tirto, Selasa (17/9/2019).

Akibatnya, kata dia, penghakiman di lapangan tetap terjadi. Meski begitu, Garin enggan menuruti permintaan itu.

Saya tetap tegas memutar film ini karena hak demokrasi dan hukum saya dan film saya,” ujarnya.

Film Kucumbu Indah Tubuhku akan mewakili Indonesia dalam seleksi Komite Oscar 2020 bersama Ave Maryam dan 27 Steps of May. Komite akan memilih satu dari tiga film untuk dikirim ke seleksi The Academy Awards dalam kategori The Oscars Foreign Language Film.

Garin menceritakan, selama proses pemutaran film, penonton aktif bertanya dan berpendapat. Kepolisian, tulis Garin dalam unggahan Facebook, berjaga selama pemutaran film hingga rampung.

Film akhirnya diputar, dikawal petugas polisi, diskusi berjalan seru, penonton penuh, sungguh menarik. Sahabat-sahabat penonton perempuan berjilbab justru aktif bertanya dan berpendapat dengan genuine,” kata Garin.

Kepala Bidang Hukum FPI Jawa Tengah Zainal Abidin berkata penolakan ditempuh karena mendengar kabar film ini "tidak mendidik bagi generasi muda."

Saya belum lihat filmnya. Saya dengar-dengar filmnya tidak mendidik untuk generasi muda. Masak anak-anak remaja diajari pacaran yang di situ [Pasar Sentiling] tempat umum?” kata Zainal.

Zainal mengklaim tak hanya FPI yang menolak. Ada ormas Islam lain, kemudian personel FPI bergabung karena terpicu isu film.

Kepada anak-anak saya berpesan agar protes itu dengan cara taat hukum. Tidak sweeping dan tak melanggar hukum. Protes bagian dari penyampaian pendapat,” ujarnya.

Saat ditanya Kucumbu Indah Tubuhku telah lolos Lembaga Sensor Film (LSF), Zainal mengaku tidak kaget karena ada juga sinetron dan film yang lolos sensor tapi ditegur Komisi Penyiaran Indonesia.

Kalau nanti dimintai memeriksa film, apakah ini merusak nilai-nilai agama, etika, moral anak-anak generasi muda, saya siap,” ujar Zainal.

(tirto.id - zak/may)

Reporter: Zakki Amali
Penulis: Zakki Amali
Editor: Maya Saputri
Sumur


Quote:Saya belum lihat filmnya. Saya dengar-dengar filmnya tidak mendidik untuk generasi muda. Masak anak-anak remaja diajari pacaran yang di situ [Pasar Sentiling] tempat umum?” kata Zainal.


Kok bisa-bisanya menghakimi tapi blom ditonton filmnye?

Monggo ditonton dulu filmnye sambil bawa popcorn mas Zainal:welcome
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ibelindua dan 24 lainnya memberi reputasi
25
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
FPI Tolak Film Kucumbu Tubuh Indahku yang Diseleksi Komite Oscar
18-09-2019 16:44
Biarkan dunia Perfilman indonnesia Berkreatif seperti Demokrasi Soal filterisasi masing masing orang, nonton bokep saja masih normal juga orang,kita sudah ketinggalan jauh dibannding Filipina, Thailand , Malaysia, Sibuk membelenggu industri perfilman indonesia, kualitas film indonesia sudah beda jauh dengan film jaman dahulu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sisitmae dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
profile picture
aktivis kaskus
19-09-2019 16:12

emang iyakah dunia perfilman kita ketinggalan jauh dibanding filipin, malay & thailand ?, kayaknya film-film kita lebih bagus dari malay & pinoy punya
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Berita dan Politik
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia