alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
298
Lapor Hansip
06-08-2019 08:36

My Little Panda [Not For Children]

Thread yang gue dan Franda buat kali ini, bakal menceritakan Franda dari sudut pandang gue sebagai seorang lelaki yang pernah mengejar-ngejar dia sampai akhirnya gue menjadi calon suaminya (tolong diaamiinkan yang ini ganemoticon-Malu ) Jadi kalau gue sempet gue yang buat partnya, kalau gue sibuk Franda yang bakal ngewakilin gue, sekertaris idaman banget emang.

Sebenernya gue belum pernah dan gak ada kepikiran bakal buat tulisan kayak gini. Tapi berhubung si Franda maksa, apalah daya gue ini yang gak bisa menolak keinginannya. Segala dibilang ini syarat kalau gue mau nikahin dia. Hmmm, tambah gak punya alasan gue mau nolak. Jadi mohon maaf ya kalau penyusunannya agak berantakkan kayak hidup gue sebelum ketemu Franda emoticon-Big Grin

Untuk jadwal update, gue gak janji tiap hari kayak threadnya Franda kemaren. Tapi selalu gue usahain kalo ada waktu. Gue juga gak mau ngebebanin Franda dengan adanya thread ini. Dan karena rencana gue nikahin Franda tinggal 9 bulanan lagi, otomatis gue sama Franda juga udah mulai sibuk tuh ngurus ini itu segala macemnya, mohon pengertiannya ya gan.

Okeee
Mungkin gue mau memperkenalkan diri dulu nih, tak kenal maka tak sayang. Tapi jangan sayang sama gue, cukup Franda aja yang sayang sama gue (aowkaowk)
Panggil aja gue Gavin, gue calon suaminnya Franda (gue ulang-ulang terus nih biar pada tau emoticon-Big Grin ), gue kenal Franda semenjak kkn bareng dan sekarang gue sama dia kerja di satu perusahaan yang sama.

Gue pikir keinginan gue buat sama Franda cuman bakal jadi angan-angan, secara keluarga gue adalah keluarga berada sementara keluarga Franda keluarga yang cukup. Iya, maksud gue keluarganya Franda itu kalau mau beli Range Rover cukup, mau beli rumah cukup, mau liburan juga cukup. Sementara keluarga gue, berada. Berada dibawah garis kemiskinan maksudnya, ( hahaha emoticon-Hammer (S) )
Eh gak semenyedihkan itu juga sih tapi ya cukup terlihatlah perbandingannya.
Tapi ternyata penantian gue selama bertahun-tahun ini berbuah manis, impian gue udah di depan mata.

Daripada berlama-lama kita langsung aja mulai masuk ke part pertama ya gan, here we gooo emoticon-Metal

INDEX
1. Bertemu Panda
2. 2 Bulan Bersama Panda
Idul Adha 2019 (side story)
Idul Adha 2019 (side story) 2
3. Sisi Lain Panda
4. Kesedihan Panda
5. Senyum Panda
6. Tarian Panda
7. Kupu-Kupu Panda
8. Ulangtahun Panda
9. Last Day With Panda
10. First Time With Panda
11. Melamar Panda
PENUTUP
Diubah oleh crystal.bright
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuki26 dan 25 lainnya memberi reputasi
24
My Little Panda [Not For Children]
11-09-2019 14:56

Melamar Panda

"Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur hanya kepada Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat kepada kita sekalian sehingga kita dapat bertemu, berkumpul dan saling silaturahmi pada hari yang berbahagia ini dalam keadaan sehat wal’afiat.

Selamat siang Bapak/ Ibu dan segenap keluarga yang kami hormati. Terimakasih kami ucapkan telah berkenan menerima kami sekeluarga dengan baik. Perkenankanlah saya untuk menyampaikan tutur kata mewakili orang tua kami Bapak H. Sayyid Abdullah dan Ibu Nurindah untuk secara resmi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami ini.

Pada hari ini, kami hadir di tengah-tengah keluarga Bapak H. Adrian , tiada lain dalam rangka bersilaturahmi agar saling mengenal lebih dekat antara satu dengan lainya. Selanjutnya, kami juga ingin menyampaikan hajat dari adik kami yang paling bungsu dari kami dua bersaudara yaitu Sayyid Gavin Altaaf, adik kami ini sudah cukup lama mengenal putri Bapak / Ibu yang bernama Franda Adreanna.

Singkat cerita, izinkan kami mewakili adik Sayyid Gavin Altaaf menyampaikan niat tulus untuk melamar putri Bapak/ Ibu. Untuk itulah maksud dan tujuan kedatangan kami pada hari ini.

Mudah-mudahan Bapak dan Ibu berkenan untuk meridho’i niat adik kami, dengan menerima lamaran ini. Hanya inilah yang dapat kami utarakan kepada Bapak dan Ibu, sambil menanti sambutan dari Bapak/Ibu apakah lamaran kami ini diterima atau mungkin ditolak, tak lupa kami sekeluarga mohon maaf apabila dalam menyampaikan maksud dan tujuan ini ada tutur kata yang kurang berkenan di hati. Begitu pula hantaran hari ini yang ala kadarnya sebagai wujud keseriusan hati kami.
Wassalamuallaikum Wr. Wb ", hari itu kakak gue mewakili keluarga gue dan gue pribadi untuk secara resmi melamar wanita pujaan hati gue, Franda

"Terimakasih kepada bapak Gerry yang telah menyampaikan amanat dari keluarga calon mempelai pria. Mungkin ada tambahan dari Saudara Gavin ?", kata MC pada malam itu

Gue sedikit terkejut karena tidak ada persiapan sama sekali untuk berbicara pada acara lamaran ini

"Ehmm, Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kepada yang saya hormati seluruh keluarga besara Bapak H. Adrian, dan kepada yang saya cintai Franda Adreanna, perkenankanlah saya kembali menyampaikan tujuan saya kemari pada malam hari ini.

Franda, mungkin sudah banyak waktu yang kita lewati bersama baik senang maupun sedih. Dan kamu pun juga tahu bahwa aku sudah menyukaimu semenjak pertama kali kita bertemu walapun saat itu kita hanya sebatas sahabat, tapi lambat laun perasaan ini kian tumbuh. Aku bukan hanya sekedar menyukaimu, aku juga mencintai dan menyayangimu. When i say i love you, please believe it's true. When i say forever, know i will never leave you. When i say goodbye, promise me you won't cry because the day i will be sayying that will be the day i die

aku bersedia
menemanimu sampai Tuhan yang bisa memisahkan
menjadi sesuatu yang kau cari ketika masalahmu sedang menghampiri
menjadi penenang saat rasa gelisahmu terbayang-bayang
menjadi teduh untuk pikiranmu yang mungkin sedang riuh dan membuatmu ingin mengeluh
menjadi teman sekaligus pasangan di setiap langkahmu menuju kebaikan
aku bersedia
menerima segala kekurangan yang kau punya
menerima segala masa lalumu dari yang baik atau tidak
menerima segalanya yang ada pada dirimu dari ujung kaki hingga ujung kepala
aku bersedia
memperbaiki semua pada dirimu yang pernah hancur lebur dan babak belur
aku bersedia
mengisi setiap celah kosong yang ada pada dirimu
kupenuhi semua dengan hal-hal baik
aku bersedia
menjadi temanmu untuk kita saling memperbaiki dan melengkapi, bukan menyudahi
aku bersedia
menjadi temanmu untuk kita saling mengingatkan dan membutuhkan, bukan meninggalkan.
aku
bersedia
apakah kamu juga? Will you marry me Franda ?", tanpa sadar air mata gue sudah mengalir

"Terimakasih kami ucapkan kepada saudara Gavin, selanjutnya adalah sambutan sekaligus jawaban dari pihak keluarga calon mempelai wanita. Kepada Bapak Indrawan yang mewakili keluarga Bapak H. Adrian dan Ibu Shinta Puspita, kami persilahkan", lanjut MC

"Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yang terhormat Bapak H. Sayyid Abdullah dan Ibu Nurindah dan segenap keluarga besar yang mendampingi, hadirin wal wal hadirat yang berbahagia
Dengan mengucap syukur kami menghanturkan selamat datang. Semoga Allah meridhoi silaturrahim kita pada malam ini

Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami insyaa Allah mewakili keluarga besar calon mempelai wanita akan menyampaikan "gayung bersambut" atas apa yang telah diutarakan oleh perwakilan keluarga besar Bapak Sayyid dan nak Gavin yang telah kita dengar bersama secara jelas tentang maksud melamar putri kami yang bernama Franda Adreanna

(Gue singkat aja ya, soalnya ini panjang banget)

Atas nama keluarga besar Bapak H. Adrian dan Ibu Shinta Puspita, kami menyambut dan menerima lamaran dari ananda Sayyid Gavin Altaaf dalam lamaran kepada putri kami ananda Franda Adreanna binti Adrian

Namun untuk lebih meyakinkan seyogyanya kita dengar ketulusan hati ananda Franda dalam menerima lamaran ananda Gavin, yang akan ditanyakan langsung oleh papanya", kata sambutan dari Omnya Franda malam itu

"Anakku yang tersayang, Franda Adreanna. Sayyid Gavin Altaaf bin Sayyid Abdullah telah datang dan telah menyampaikan niatnya melamar kakak untuk dijadikan tunangan dan menuju pernikahan pada waktunya nanti. Apakah Franda bersedia menerima lamaran dari ananda Gavin ?", kata papa Franda sambil tersenyum dan menggenggam jemari tangan Franda

"Gavin, ketika kamu datang sembari menyuguhkan rasa dan membuat hidupku dipenuhi makna, akan kupastikan aku mampu menemanimu sampai kapan saja.

Sampai semesta membenci atau sampai seisi dunia tak ada yang peduli.

Kamu kerap melontarkan kata yang membuat pipiku bersemu merah.
Kamu pandai membuatku tertawa, juga bahagia

Terimakasih karena telah selalu ada disampingku sampai detik ini, terimakasih karena kamu sudah menunjukan keseriusanmu dengan melamarku pada malam ini, terimakasih karena telah memilihku untuk mendampingimu hingga akhir usia nanti

Insyaa Allah apabila papa dan mama merestui Franda menerima lamaran Sayyid Gavin Altaaf dengan segala kekurangan yang ada pada diri Franda mudah-mudahan Allah juga merestui dan meridhoi hubungan kami. Saya Franda Adreanna binti Adrian bersedia menerima lamaran dan menikah dengan Sayyid Gavin Altaaf bin Sayyid Abdullah", jawab Franda dengan senyum termanisnya lalu menyeka butiran air mata yang juga turun dari pelupuk matanya

" Alhamdulillah ya mujibas saailliin, kita telah mendengar jawaban ananda Franda Adreanna dalam menerima lamaran ananda Sayyid Gavin Altaaf pada hari ini, Minggu 8 September 2019"

Banyak sekali gema bacaan hamdallah pada malam hari itu. Dan di akhiri dengan sambutan penutup dari keluarga Franda lalu dilanjutkan dengan pemberian hantaran dan jujuran

Sebagai simbol pengikat, mama gue memakaikan kalung, cincin, dan gelang kepada Franda. Dalam tradisi kami tidak melakukan tukar cincin. Setelah itu penyerahan berbagai macam seserahan dari keluarga gue ke keluarga Franda dan pemberian uang jujuran yang dimasukan kedalam sebuah kendi besar yang sudah berisi beras kuning dan berbagai macam bunga, lalu diaduk oleh neneknya Franda

Setelah pengumuman tanggal pernikahan dan perkenalan keluarga acara lamaran, lalu pemberian seserahan dari keluarga Franda ke gue, kami ditutup dengan jamuan makan malam

"Wihhh gila gila, kok bisa akhirnya lo sama Franda vin ?", kata Hendra sahabat gue waktu kuliah dulu

"Aowkaowk, emang kenapa ? Gak pantes gue ?", tanya gue, saat itu kami sedang menikmati makan malam di satu meja berbentuk bundar bersama sahabat

"Gak gitu vin, gue hanya terkejut haha", lanjut Hendra

"Iri aja nih si Hendra", kata Sera

"Ih ngapain iri, kan kita mau nyusul", kata Hendra sambil merangkul Sera

"Ogaaa, gue udah punya pacar kali. Eh nih lepasih gak tangan lo, apa mau gue colok pake garpu ?", kata Sera sambil mengacungkan garpu ke depan wajah Hendra

"Baru pacar ser, hmm masih galak aja lo. Bawaan dari orok kayaknya ya ?", sahut Henda namun hanya dijawab juluran lidah oleh Sera

"Kenapa ini dipegangin terus, emang mau nyebrang ?", kata Franda sambil melirik tangan kirinya yang sedari tadi gue genggam

"Gapapa, gue lagi seneng ini. Udah punya tunangan", jawab gue sambil tersenyum

"Yaudah, gue suapin aja ya, nih aaaa", kata Franda sambil mengarahkan sendok ke mulut gue

"Cieeee, romantis amat", kata Fay sahabat Franda

"Hehe, apaan sih Fay", kata Franda dengan wajah yang merona

Setelah acara selesai kami semua kembali kerumah masing-masing. Gue membaringkan diri diatas ranjang dan membuka hp
Ada pesan WA dari Franda,
Quote:Good Night tunanganku, I love you to the moon and back emoticon-kisssing


Gue tersenyum bahagia saat membacanya,
Quote:Good Night calon istriku, I love you too to the sun and back emoticon-kisssing


Lalu ada sebuah email dari.......
Ryo
Yang mengucapkan selamat atas pertunangan gue dan Franda. Namun gue abaikan, rasa sakit hati gue ke dia kembali muncul

Gue teringat saat Franda mendatangi gue dengan wajah bahagianya memperlihatkan kalung pemberian Ryo dan menyampaikan bahwa Ryo akan menikahinya. Tak berselang lama, Franda kembali datang dengan air mata yang sudah beranak sungai di pipinya, sambil sesenggukan dia menceritakan penghianatan Ryo. Lalu gue menemui Franda di sebuah club malam karena rasa depresinya. Dan yang terakhir sepulangnya Franda dari tugas luar kota ada seharian dia gak mau keluar kamar, ketika gue paksa buat dia buka pintu kamarnya gue melihat darah menetes dari jari-jari lentiknya, meninggalkan noda di pakaian dan ambal kamarnya, lalu banyak barang berserakan tak karuan yang ternyata Franda telah memukul sebuah kaca frame berisi foto dirinya dengan Ryo, sementara barang yang berserakan adalah barang sisa pemberian Ryo. Setelah Franda bercerita ternyata dia bertemu Ryo saat tugas luarnya itu. Kini rasanya sudah cukup Franda merasakan kesedihan, saatnya Franda hidup bahagia bersama gue. Gue akan membiarkan seorangpun menyakitinya kembali

.....................

Pagi harinya gue dan Franda mengurus keperluan pernikahan kami di KUA karena mumpung belum kembali ke kota perantauan. Sebelumnya gue dan Franda melakukan foto gandeng untuk melengkapi berkas

Lalu siang harinya gue dan Franda mendatangi sebuah WO yang akan mengurus pernikahan kami,
"Siang mba, ada yang bisa saya bantu ?", kata salah seorang pegawai WO

"Siang, mba saya mau ketemu mba Chyntia ada ? Bilang aja saya Franda anaknya bu Shinta tadi udah janjian", kata Franda

"Oh iya mba, mari silahkan duduk dulu, saya panggilkan dulu mba Chyntianya", kata pegawai WO itu dengan ramah

"Frandaaa", kata seorang wanita dengan kulit putih dan kerudung yang diikat kebelakang leher

"Mba Chyntia. Maaf loh ganggu waktunya soalnya besok kami udah mau balik", kata Franda sambil berpelukan dan cipika cipiki

"Iya, gapapa. Chyntia", kata mba Chyntia mengulurkan tangan ke gue

"Gavin mba", kata gue membalas jabatan tangannya

"Jadi gimana-gimana, pengen temanya gimana ? Dekorasi, gaun, lokasi, dan lainnya ada request khusus gak ?", kata mba Chyntia sambil mengambil beberapa tumpukan berkas, sebuah buku catatan, dan pulpen

"Mba, Franda maunya nanti temanya Fairytale wedding. Jadi waktu orang dateng itu langsung terpukau dekorasinya yang gak terbayangkan sebelumnya mba sampai mereka mereka merasa ada di negri dongeng gitu", Franda menjelaskan dengan mata yang berbinar-binar

Mba Chyntia sesekali mencatat omongan Franda, lalu mulai membahas masalah gaun. Ada 4 baju yang akan kami gunakan baik sebelum maupun saat hari resepsinya. Khusus baju akad Franda ingin memesan di Gista, sahabat Franda yang juga membuatkan baju untuk lamaran kami semalam dan baju yang akan kami gunakan untuk photoshoot pertama nanti. Sementara untuk gaun lain dan baju gue Franda juga sudah memiliki listnya sendiri. Banyak banget yang dibahas saat itu, seperti undangan, souvenir, lokasi yang ternyata sudah dibooking oleh papanya Franda di sebuah grand ballroom hotel bintang lima. Bukan hotel untuk acara lamaran tadi malam. Untuk konsumsi akan Franda serahkan ke mamanya dan mama gue

Sepulang dari tempat WO kami mendatangi toko perhiasan yang terletak di mall. Toko berlian dengan lambang rusa. Franda memilih wedding ring yang unik. Satu buat gue dengan sebuah berlian kecil di tengahnya, dan 2 buat dia yang satu ukurannya agak tebal memiliki mata satu sebuah berlian besar dan yang satunya dengan ukuran yank lebih tipis dengan berlian yang full mengelilinginya

Setelah itu kami pulang untuk bersistirahat sebentar lalu melanjutkan photoshoot dengan salah seorang kenalan Franda juga ketika Franda masih di dunia permodelan

"Bang Adiii", teriak Franda ketika kami sampai di depan sebuah studio foto

"Wiiih, Franda. Lama gak ketemu udah mau nikah aja", kata Bang Adi sambil menyalami gue dan Franda. Malam itu gue dan Franda memakai pakaian berwarna hitam. Franda dengan dressnya, gue dengan kemeja gue

"Bang sorry ya dadakan banget ngajak fotonya", kata Franda ketika kami berada di dalam sebuah ruangan di studio itu

"Halah santuy lah, mau buat prewed nih ?", kata Bang Adi

"Iya bang, terserah abang ajadeh gimana ngeditnya ntar", kata Franda sambil memperhatikan make up nya di depan cermin

"Gampang, yuk yuk kita tes. Gavin coba duduk di box kayu situ, Franda berdiri di belakangnya ya", kata Bang Adi mengarahkan

"Ayo Gavin rileks aja jangan tegang mukanya, ini bukan malam pertama jadi jangan tegang dulu", kata Bang Adi berusaha mencaikan suasana karena gue agak kaku di depan kamera

"Iyaaa lanjut, sekarang coba Gavin peluk Franda dari belakang, tangan Franda di pipi Gavin, terus tatap-tatapan, hidungnya bersentuhan yaa", lanjut Bang Adi

"Sekarang Gavin duduk di kursi yang panjang, Franda baring menyamping, senyum tipis ke kamera yaa", kata Bang Adi lagi

Entah berapa kali Shoot, yang jelas gue capek banget mungkin karena belum terbiasa. Berbeda dengan Franda yang sudah lihai di depan kamera. Pulang dari foto prewed dadakan gue dan Franda mampir di sebuah warung mie ayam untuk makan malam

Keesokan paginya gue dan Franda kembali ke kota perantauan dengan diantar Cyra dan mamanya Franda ke bandara

.................

Mungkin cerita mengenai Franda dari sudut pandang gue berakhir di part ini. Kalau mau dilanjutkan seluas langit dan bumipun tak mampu menampung kisah gue dan Franda

Mulai dari cerita gue tentang mata indahnya, tentang perutnya tak kuat meminum kopi, tentang hobinya memonopoli selimut, tentang alasan jatuhnya air matanya, tentang kecintaannya pada green tea, tentang keinginannya ke Disneyland, dan banyak hal lainnya

Sepertinya akan lebih baik gue simpan cerita-cerita itu untuk nanti gue ceritakan kepada anak-anak kami. Agar mereka mengetahui betapa menggemaskan, cantik, pintar, baik hati, dan penyabarnya mama mereka

Sekian dari gue, Gavin- emoticon-Metal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aripindoank dan 11 lainnya memberi reputasi
12 0
12
profile picture
kaskus holic
16-09-2019 13:35
Alhamdulillah ..
Akhirnya .. sudah tunangan franda dan gavin.
Semoga lancar sampai hari H dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah yaaa...


Saya sih berharap satu part lagi..yg menceritakan pernikahan nya..



Semoga bahagia .. selalu.
1
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
second-love
Stories from the Heart
rekan-kerja
Stories from the Heart
true-story-mengejar-marika
Stories from the Heart
stories-re-imagined
Stories from the Heart
jaran-sungsang
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.