alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Lapor Hansip
21-04-2019 21:58
PACARKU HIDUP KEMBALI (Romance, Ecchi, Horror, Comedy)
PACARKU HIDUP KEMBALI
Permisi Gan/Sis pembaca setia cerita cinta Hayati dan Asnawi, dalam trit baru ini ane mau cerita lanjutan petualangan Hayati setelah berpisah sama Asnawi.
Sinopsis


Quote:
PERHATIAN !!

1. Cerita ini hanyalah fiktif belaka, untuk karakter, tempat kejadian dan nama perusahaan adalah murni dari imajinasi penulis. Penulis berpesan agar pembaca tidak terlalu menganggap serius

2. Cerita ini adalah lanjutan dari PACARKU KUNTILANAK. Bagi pembaca yang baru mengikuti cerita ini, harap membaca prequelnya terlebih dahulu

3. Penulis membebaskan pembaca untuk berkomentar apapun di dalam trit ini, selama tidak menyinggung SARA

4. Cerita ini banyak menampilkan adegan kekerasan. Harap bagi pembaca yang dibawah 17 Tahun untuk tidak membacanya

5. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dan Typologi




Soundtrack cerita biar kayak film-film ANIME....emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment

Opening Song


 
BAGIAN 1
ALAM BAKA
part 1



Malam itu setelah petarungan besar antara Bendoro dan Hayati, keadaan tampak sangat memilukan. Asnawi dan Hayati saling berpelukan dalam waktu lama, tubuh Hayati yang masih mengeluarkan darah tidak menjadi batu sandungan buat dirinya untuk memeluk Hayati.

Hayati menangis tersedu sedu dalam pelukan Asnawi. akhirnya setelah sekian lama, dia bisa bersatu dengan Asnawi tanpa harus mengalami berbagai gangguan. Bendoro yang selama ini muncul di kehidupannya, telah lenyap begitu saja. Memang Bendoro mempunyai tujuan yang baik demi membela kamu arwah penasaran yang diperbudak oleh bangsa siluman bangsawan, namun dia telah merenggut kebahagiaan Hayati dengan memaksanya untuk ikut berjuang. Bagi diri Hayati, Asnawi berperan sebagai pahlawan besar dalam kahidupannya sebagai arwah penasaran. Dimulai dengan pertemuan pertamanya yang sangat menyeramkan sampai mereka menjadi satu seperti sekarang ini. Banyak lika liku kehidupan cinta diantara mereka berdua ditengah jurang perbedaan yang menganga.

Hayati merasa sangat bahagia kala itu, hatinya merasa sangat tenang dan jiwanya berbunga bunga. Tubuhnya mulai menghangat seperti manusia hidup. Detak jantungnya mulai terasa dan aliran darahnya mulai menggelora. Tiba tiba seberkas cahaya berwana keemasan muncul dari langit dan menerpa tubuh Hayati yang masih beperlukan dengan Asnawi. Hayati langsung kaget dengan cahaya itu dan melapaskan pelukannya dengan Asnawi.

“mas...sinar ini?”

“maksudnya apa Hayati?”

“hatiku sekarang tenang banget dan jiwaku juga terasa hangat...jangan jangan ini tanda tanda...”

“maksudnya arwah kamu udah nggak penasaran lagi?”

“iya mas ku...huft..huft..mas.....mas..........gimana ini?”

“Hayati....kamu jangan tinggalin aku... kita udah berjanji mau hidup bersama”

“aku juga sama mas aku...hiks ...hiks...aku nggak mau pisah sama kamu mas”

Tubuh Hayati menjadi sangat hangat dan perlahan mulai memudar. Panggilan dari alam baka mulai menggema, Hayati mau tidak mau harus pergi kesana dan meninggalkan Asnawi di dunia ini. Asnawi semakin erat memeluk Hayati. Dia histeris dan tidak mau melepas Hayati.

“Hayati....tolong tetap disini, jangan pergi dulu ke alam baka..hiks..hiks”

“maafin aku mas, aku juga nggak bisa berkehendak....ini udah takdir...udah seharusnya aku berada di alam sana”

“HAYATIIIIII...........TOLONG HAYATI....TETEP JADI ARWAH PENASARAN....JANGAN TINGGALIN AKU”

“mas.....kayanya aku udah nggak bisa....aku udah pasrah akan keadaan sekarang..mas...denger aku mas...”

Hayati berusaha menegakkan kepala Asnawi yang tertunduk. Tampak mata Asnawi yang merah karena menangis dan wajahnya yang basah terkena air mata. Hayati berusaha tegar dan menguatkan Asnawi yang tengah jatuh dan larut dalam kesedihan. Hayati harus menyampaikan pesan yang bisa dijadikan bekal hidup Asnawi ditengah waktu yang samakin sempit. Lama kelamaan tubuh Hayati semakin memudar, dia harus berpacu dengan waktu.

“mas....maafin aku yah...mas...aku pengen kamu janji...aku pengen kamu berjanji sebelum aku pergi selamanya ke alam baka”

“nggak mau....kamu harus tetep disini Hayati..”

“mas...ku sayang...tolong aku yah mas.....mas harus ngerelain kepergianku yah...dan aku pengen mas berjanji”

Asnawi terdiam beberapa saat. Dia tampak berusaha untuk ikhlas untuk melepas Hayati pergi ke alam baka. Dia mulai mengatur napasnya dan menghentikan tangisannya.

“hiks...hiks....hiks..............iya aku berjanji”

“aku pengen kamu berjanji untuk menyayangi Cascade sabagaimana kamu menyayangi ku...aku pengen kamu melanjutkan hidupmu bersama dia....aku pengen kamu balikan lagi sama dia.....janji mas!”

“aku janji Hayati.........aku akan melaksanakan janji janjimu Hayati”

“makasih banget mas ku sayang...sekarang aku bisa pergi dengan tenang”

“iya Hayati sayang...aku sayang banget sama kamu...aku cinta banget sama kamu...aku nggak akan ngelupain kamu..Hayati...hatiku udah milik kamu....aku nggak akan ngasihin sama orang lain”

“mas....hiks..hiks....kamu harus tetap sehat yah mas, kamu harus rajin mandi, makan makanan sehat, nggak boleh ngerokok dan rajin olahraga mas....mas.....kayanya waktuku udah tiba...peluk aku mas”

Asnawi kembeli berpelukan dengan erat disertai tangisan yang luar biasa yang membuat suasan semakin menyedihkan.

“mas...walaupun di dunia ini kita nggak bisa bersatu...semoga di akhirat kelak kita akan ketemu lagi dan hidup bersama selamanya”

“iya Hayati..aku janji...aku akan selalu mendoakan mu dan akan melakukan semua yang kamu perintahin ka aku.....Hayati aku akan menemuimu di akhirat nanti...tunggu aku disana yah sayang....capet atau lambat aku juga akan menyusulmu ke alam sana....terima kasih Pacar Kuntilanak Ku tersayang...kamu udah mewarnai hidupku yang menyedihkan ini....”

Hayati pun akhirnya menghilang dari pelukan Asnawi. dan cahaya keemasan yang berasal dari langit pun juga ikut menghilang. Kejadian itu sama persis seperti yang Asnawi saksikan ketika 6 kuntilanak anak buah Wewe Gombel yang juga pergi ke alam baka. Asnawi kembali menangis dan berteriak teriak menyebut nama Hayati. Dia seakan akan tidak sanggup ditinggal Hayati dalam keadaan seperti itu.

Hayati terbang di dalam sebuah pusaran energi dalam tuangan yang tak terbatas. Dia melayang tanpa arah yang jelas, Hayati mencoba untuk berbalik arah melawan arus tarikan gaya,akan tetap usahanya itu gagal. Hayati menangis selama berada dalam pusaran itu. Dalam hatinya dia terus berkeluh kesah dengan keadaan yang dialaminya.

“Oh Tuhan....kenapa Engkau melakukan ini kepadaku?.....aku cuma ingin hidup bahagia bersama kekasihku....kenapa Tuhan??” gerutu Hayati dalam tangisannya.

Tiba tiba seberkas cahaya putih kecil mulai muncul diujung pusaran. Hayati langsung melihat kearah cahaya itu, dia tampak mengernyitkan dahinya. “Mungkin itu adalah pintu alam baka” gumam Hayati dalam hati. Lama-lama cahaya putih itu semakin membesar dan mendekati Hayati. Jantungnya semakin berdebar kencang ketika dia mendekatinya dan akhirnya dia masuk kedalam cahaya putih itu.

Tiba-tiba Hayati berbaring diatas tanah yang tandus. Dia menghela napas dengan kencang dan berusaha membuka matanya pelan-pelan. Hayati mulai berdiri dan melihat keadaan disekitarnya. Ternyata tempat itu adalah sebuah padang tandus yang sangat luas dan memiliki kontur permukaan tanah yang datar. Hayati tampak sangat kebingungan dengan tempat itu. Dia kemudian berjalan untuk mencari tahu tempat yang baru didatanginya itu. Padang tandus itu dipenuhi oleh kabut dan bersuhu panas, seperti suasana Kota Bandung di siang hari.

Hayati berjalan lurus kedepan untuk mengetahui tempat itu. Dia tidak bisa melihat jauh karena terhalang oleh kabut, jarak pandangnya sangat terbatas. Akhirnya dia menemukan sebuah pohon kering yang menjulang cukup tinggi. Hayati memiliki ide untuk memanjat pohon itu dengan tujuan dapat melihat keadaan di sekitarnya. Dia pun memanjat pohon itu dengan susah payah.

Wujud Hayati berubah menjadi seperti manusia, dia tidak bisa melayang dan terbang seperti biasanya, tampak tubuhnya juga memadat. Hayati masih memakai baju gaun putih kuntinya yang berlumuran darah akibat pertarungan dengan Bendoro. Ketika sampai di puncak pohon, Hayati mulai melihat lihat kondisi sekitar yang masih tertutup kabut.

Tak lama berselang, tiba-tiba angin kencang bertiup dan menyingkirkan kabut yang mengahalangi pandangannya. Hayati tampak menutup matanya ketika diterpa angin tersebut. Setelah angin itu hilang, Hayati kembali membuka matanya. Betapa kagetnya dia ketika melihat pemandangan yang ada dihadapannya. Dia melihat orang-orang yang sangat banyak tampak antri untuk masuk ke dalam sebuah pintu besar yang berada di sebuah benteng yang sangat tinggi dan panjang di ujung cakrawala. Orang-orang yang kira kira berjumlah jutaan itu tampak bersabar dalam menunggu antrian masuk ke gerbang itu. Mereka tampak mengenakan kain kafan yang digunakan untuk menutup tubuh. Tergambar berbagai macam ekspresi yang tersirat di raut wajah mereka, ada ekspresi senyum bahagia, sedih, menangis dan penuh penyesalan.

................................................................

Closing Song



Diubah oleh Martincorp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Kevingp526 dan 63 lainnya memberi reputasi
64
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
07-08-2019 12:22
BAGIAN 15
REUNI KELUARGA
part 3



Kedua saudara itupun duduk bersebelahan di sofa panjang yang ada di ruangan itu, Romi yang masih kebingungan mencoba untuk bertanya. “mih..mamih!.....aku jadi bingung mih..sebenernya mbak ini siapa?”

“oalaaah....Romi..aku sampe lupa ngenalin ke kamu..hahahaha...saking asyiknya nih ketemu mbak ayu ku.....” ujar Rini yang diiringi suara tawa Hayati dan Parhan.

“gini Rom......mbak ini adalah kakak kandung mamih yang hilang tiga ptuluh tahun yang lalu...jadi dengan kata lain dia ini bude kamu.....!!”

“apaaahh!!!..jadi dia ini”

“iya Romi....kamu musti panggil dia bude”

Romi tertegun memandang Hayati yang ternyata adalah kakak dari ibunya. Jantungnya bedebar kencang dan napasnya seakan terhenti akibat perasaan tidak percaya. Hayati tersenyum manis ke arahnya.

“oalaahh...jadi dia ini keponakanku toh...waahh..ganteng banget yah Rin....tapi kok mukanya beda sama Parhan yah?” tanya Hayati kepada Rini.

“iya mbak...ganteng sih ganteng tapi dia ini aduuhh...bolot banget....tiap hari kerjaannya maen game sama keluyuran gak jelas...dia ini paling susah disuruh belajar...ini nih menurun dari bapaknya!” jawab Rini yang mengelus kepala plontos Parhan yang tersipu malu.

“welah dalah...hahahaha...emang yah Parhan masih tengil.....kamu tau gak Rom, ibu sama bapakmu ini dulu kerjaannya berantem mulu kayak kucing dan anjing...tapi kok sekarang bisa nikah yah..haha”
Romi hanya tersenyum mendengar omongan Hayati tentang kedua orang tuanya. Ia tampak malu untuk menjawab pernyataan Hayati karena dirinya merasa tidak enak hati setelah menggodanya beberapa saat yang lalu.

“alhamdulillah mbak...aku bisa berjodoh sama Rini...yah semua ini udah takdir...dan anugerah buatku” ujar Parhan sambil merangkul pundak Rini yang tampak masih terlalu tinggi baginya walaupun dengan posisi sama-sama duduk.

“huh!!!....anugerah gundulmu!!...kamu itu beruntung dapetin aku karna bisa meperbaiki keturunan....coba kalo enggak...tuh Romi sama Aldi bisa-bisa makin hancur..udah bolot jelek lagi kayak bapaknya” Rini merasa tidak nyaman dengan rangkulan Parhan, dia menelapaskan tangan Parhan dari pundaknya.

“ihhhh ari si mamih!!....gitu-gitu juga anakmu mih...jangan gitu atuh!” Parhan kembali mencoba merangkul Rini kembali.

“biarin...kan dia anak-anakku...jadi aku bebas mau ngejelek-jelekin mereka”

Akhirnya merekapun berdebat tentang wujud keturunan mereka yang berwajah tampan namun berotak kurang cerdas. Rini dan Parhan kemudian saling membentak dan beradu argumentasi sambil tetap mencoba terlihat mesra. Hayati tertawa tebahak-bahak melihat keduanya seperti itu, ia teringat kenangannya dulu ketika Rini dan Parhan selalu berkelahi hanya karena masalah sepele. Hayati tampak melihat kearah Romi yang menggelengkan kepala melihat kelakuan orang tuanya yang seperti anak-anak.

“udah udah...Rin....Par.....kalian udah tua!!...inget umur!!....jangan bernatem ah!...liat tuh Romi sampe malu gitu” teriak Hayati yang berusaha menenangkan Rini dan Parhan.

Akhirnya mereka menghentikan perdebatan dan kembali berlaku mesra. Rini tampak kembali mengelus kepala plontos Parhan yang duduk disebelahnya. Parhan terlihat seperti anak kecil yang sedang dimanjakan oleh ibunya karena memiliki postur tubuh yang sangat timpang dengan Rini.

“kalian udah punya berapa anak?” tanya Hayati.

“ada 3 mbak....satu cewek dan dua cowok...yang pertama namanya Cecil...dia 19 tahun dia sekarang lagi kuliah di Singapore, terus yang kedua Romi...dia 18 tahun, baru mau masuk kuliah dan yang paling bungsu Aldi...dia 16 tahun masih sekolah SMA”

“waahh hebat yah...anak-anakmu udah gede-gede...bentar lagi mau punya cucu dong”

“yah doain aja mbak...semoga Cecil cepet dapet jodoh.....tapi dia masih terlalu muda mbak....masa udah mau dinikahin?”

Parhan pergi ke dapur untuk membawakan makanan dan minuman sebanyaknya. Dia sangat paham dengan kebiasaan Hayati yang memiliki nafsu makan yang mengerikan. Tak lama berselang, Parhan kembali masuk ke ruang tamu sambil membawa nampan yang berisi beberapa piring makanan dan minuman jus sebanyak satu teko. Hayati langsung berbinar ketika melihat makanan datang. begitu makanan disajikan, tanpa basa basi Hayati langsung menyambar makanan itu secepat kilat. Parhan dan Rini tampak tertawa ketika melihat Hayati dengan rakusnya memakan kudapan itu, akan tetapi tidak dengan Romi. Dia sangat terheran-heran melihat sang bude makan seperti orang kerasukan setan.

“mbak....kok mbak masih bisa tetep muda?” tanya Rini di sela-sela acara makan Hayati.

“selama ini aku berubah wujud jadi kuntilanak...” jawab Hayati dengan mulut masih mengunyah.

Parhan, Rini dan Romi dengan kompak kaget dengan jawaban Hayati. Merekapun langsung melontarkan ekspresi tidak percaya.

“ah masa sih mbak.......jangan bercanda ah, kuntilanak itu gak ada....setan juga gak ada..itu semua cuman ada di dongeng sama film” sahut Parhan.

“enggak Parhan!........semua itu adalah nyata...kuntilanak itu ada..dan kehidupan alam gaib juga ada...aku udah mengalami semuanya...buktinya aku masih muda gini” sanggah Hayati.

“kamu itu emang awat muda kali mbak...Rini juga masih keliatan muda walaupun udah tua....kan sama sama keturunan awet muda” kata Parhan.

“ya beda lah Par...Rini ini kan emang pinter ngerawat diri...aku tuh....”

“udah stop!...stop!.....udah mbak....papih!...kok kalian malah berdebat?...sekarang kan kita lagi bahagia nih sama kembalinya mbak Mala.....jangan sampe suasananya rusak!”kata Rini yang tiba tiba memotong pembicaraan Hayati.

“habisnya mbak mu ini bicara mengada-ngada nih.....mana mungkin orang bisa jadi kunti” ujar Parhan.

“aku bisa buktikan sama kamu par!” kata Hayati yang mulai kesal.

“oke siapa takut” Parhan menantang.

Hayati kemudian berdiri dihadapan mereka, dia mulai memperlihatkan perubahan warna matanya yang semula berwarna hitam menjadi kuning. Kemudian dia memanjangkan kukunya menjadi panjang dan tajam serta menumbuhkan gigi taring sampai menjulur keluar dari mulutnya. Semua orang terkejut tak terkecuali Parhan yang berubah 180 derajat dari pemberani menjadi pengecut. Ia bersembunyi di punggung Rini yang menjulang tinggi. Romi sangat kagum dengan perubahan Hayati, matanya tampak berbinar dan menitikan air mata karena terharu.

“waaaaww......bude hebat banget, jadi mirip sama Albedo” sahut Romi yang masih tenggelam dalam kekaguman.

“Albedo?.....siapa tuh Rom?” tanya Hayati bingung.

“Albedo itu karakter dari komik Overlord yang sering kubaca....dia itu succubus bude....sejenis setan yang punya tubuh cantik dan seksi..berdada besar.. kaya bude gini..oh iya Albedo itu punya mata kuning juga bude...cuman sayang... bude gak punya sepasang sayap sama tanduk”

“oalaahhh...dulu aku punya sepasang tanduk dan sayap juga Rom...tapi sekarang udah ilang.....kamu suka baca komik juga!!........kamu kaya mas Nawi...dia juga penyuka komik sama film-film kartun Jepang”

“mas Nawi.....siapa itu mbak?” sambar Rini yang tiba tiba penasaran, sementara Parhan masih tetap bersembunyi dibalik punggung Rini.

“dia itu pacarku Rin....berkat dia..aku bisa terlahir kembali jadi manusia........dia sering ngebandingin aku sama karakter komik Jepang yang dibacanya......kalo gak salah namanya tuh ... eehh .. eehh .... Erza ... Erza ... mmmm....apa ya.....aduh?” Hayati bingung.

“ERZA SCARLET.....!!!!” sahut Romi dengan nada tinggi.

“nah itu dia....betul Rom...hahahah”

“dia waifu ku juga bude.....Erza juga sama cantiknya...dia jago maen pedang”kata Romi semringah.

“waifu tuh apa yah Rom....?” Hayati kembali bingung.

“UDAH UDAH...MBAK....ROMI JANGAN DIANGGAP!.....dia itu udah jadi Romusha...tiap hari baca dan nonton Jepaaaaang mulu...gak pernah belajar!”Rini kembali mengintervensi pembicaraan antara Hayati dan Romi.

“ih...mamih rese..!...aku tuh bukan Romusha mih!....tapi OTAKU”Romi memelas.

“BODO AMAT LAH....yang jelas OTAK mu tuh mesti diisi sama pelajaran...jangan maen mulu!!” Rini membentak Romi.

“aduh...jangan bentak-bentak Romi dong Rin....kasihan dia!” Hayati membela Romi.

“biarin mbak....aku udah pusing sama anak ini...lagian aku pengen tahu....kalo mbak selama ini kemana aja?...kenapa bisa jadi kunti?.....berarti mbak udah mati dong?” Rini sangat penasaran dengan apa yang dialami sang kakak selama tiga puluh tahun.

Hayati kemudian duduk di sofa, ia mengubah dirinya menjadi bentuk normal kembali. Kuku jari dan gigi taringnya kembali memendek, serta warna mata kembali menjadi hitam. Parhan merasa lega melihat Hayati yang kembali ke wujud normalnya. Dia kembali meunjukkan batang hidungnya setelah beberapa saat bersembunyi di belakang punggung sang istri. Romi tampak menertawakan perilaku ayahnya yang sangat takut melihat wujud kuntinya Hayati. Akhirnya Hayati mulai menceritakan dengan apa yang dialamainya selama ini.

“ceritanya panjang rin.....kamu tahu kan aku dulu pacaran sama Bram?” tanya Hayati.

“Bram yang ganteng itu yah....hmmm...iya aku tahu” ujar Rini.

“aku udah berusaha sangat keras dan susah payah untuk dapat perhatian dan cinta dari Bram......aku harus bersaing sama cewek-cewek cantik dan terkenal di kampus....sementara aku cuman gadis yang culun, kurus dan sama sekali gak menarik...tapi berkat usaha keras ku dan bantuan Yadi, akhirnya aku jadian sama Bram dan resmi pacaran” kata Hayati mengelus dada.

“terus ....gimana selanjutnya?” sambung Parhan yang penasaran.

“awalnya aku bahagia bisa pacaran sama dia...secara Bram itu cowok paling ganteng dan terkenal di kampus.....tapi hal itu cuman sesaat, Bram cuma ingin merawanin aku....dan abis itu, aku dicampakkan”

“apaaahhh!!!......” Rini dan Parhan kaget berjemaah.

“iya Rin...Par....dulu aku sering diajak tidur sama dia...diajak bercinta...sampe akhirnya aku hamil....ketika tau hal itu, aku meminta pertanggung jawaban dia, tapi dia malah mengusirku dari rumahnya.....aku sedih, takut, bingung dan merasa sangat berdosa.....aku takut kalo sampe orang rumah tau...terutama bapak...dia pasti akan marah besar sama aku”

“oohh jadi mbak minggat dari rumah gara-gara mbak hamil?” tanya Rini yang mengernyitkan dahinya.

“enggak Rin...bukan karena itu aja, waktu itu cuman Yadi yang aku kasih tau kalo aku hamil...dia murka pas denger Bram gak mau tanggung jawab...sampe akhirnya Yadi mukulin Bram di kampus...aku berusaha menghentikan Yadi, tapi aku gagal....Yadi pun ditangkep sama polisi dan ditahan disana...aku juga ikut ke kantor polisi....didalem sel, Yadi bilang kalo dia udah keluar dari tahanan, dia akan bertanggung jawab atas kehamilanku..dia mau mengakui ke bapak kalo dirinyalah yang menghamiliku dan siap menikahiku sebagai pertanggung jawaban”

“ASTAGFIRULLOH.....!!...jadi Yadi bisa senekat itu?...terus kenapa kamu jadi minggat?” tanya Rini.

“ya aku berpikir kalo Yadi dibiarin bertanggung jawab, maka masa depannya akan hancur, kuliahnya akan berantakan dan menanggung beban moral sama dosa yang tidak pernah dilakukannya .... akhirnya waktu itu aku mutusin buat minggat dari rumah...aku mau ngedatengin Bram untuk segera membebaskan Yadi dan menikahiku.....aku sampe bersujud dihadapannya...Bram pun menyetujuinya ...... malem itu aku diajak Bram ke Garut, kebetulan waktu itu aku kan praktek KO-AS disana juga....dia mau nyari penghulu yang bisa nikahin kita....tapi disana aku bukan dinikahin...tapi aku dibunuh”

“APAAAHHH....KAMU DIBUNUH??” Rini dan Parhan kaget berjamaah kembali.

“iya Rin...Par...aku ditendang sampe masuk jurang......tubuhku hancur, semua tulang-tulangku patah dan yang paling parah adalah perut dan rahimku yang mengahantam batu tajam.....waktu itu aku sekarat...satu-satunya tubuh yang masih bisa bergerak hanya tangan kiri....dan aku baru sadar kalo selama ini Yadi lah yang benar-benar tulus mencintaiku....aku manyesal akan semua hal itu”

“terus..terus....mbak kemudian mati gitu? Dan jadi arwah penasaran?” Rini memotong cerita Hayati.

“enggak Rin.....waktu itu tiba-tiba ada sesosok kuntilanak yang bernama Bendoro mendatangiku ....dia menawarkan bantuan untuk membalas dendam kepada Bram....aku langsung menerimanya dan akhirnya aku berubah jadi kuntilanak...aku berusaha untuk menerima wujud baruku sebagai arwah gentayangan yang dipenuhi rasa penyesalan.....aku berlatih keras selama setahun...mulai dari fisik, ilmu beladiri, ilmu perang, sampai ilmu alam sekalipun .....aku pun sukses mambalaskan dendam sama Bram dengan kematian yang sangat menyakitkan”

“ooohhh jadi mbak yang bunuh si Bram!” Rini terhenyak.

“lho kamu tau juga kalo Bram udah mati?” tanya Hayati bingung.

“iya mbak...dulu aku pernah melakukan studi kasus pembunuhan yang tidak terungkap....salah satunya pembunuhan Bram......aku tau kalo dia adalah pacarmu, makanya aku jadi semangat meneliti kasusnya...yah semoga aku bisa bertemu sama mbak kalo menelusurinya...tapi ternyata aku gak nemu tanda tanda mbak di kasus itu”

“oalah...studi kasus?...kamu ngambil kuliah hukum?"

“ iya mbak aku lagi nyusun tesis waktu itu.....dari luka-lukanya Bram mati sangat mengenaskan...... kamu pasti bunuh dia pake pisau bedah yah?”

“iya Rin....aku ngajak dia bercinta terlebih dulu...dia sama sekali gak mengenaliku, pas lagi panas-panasnya bercinta, baru kutusuk tusuk dia, kugorok lehernya dan kupotong kemaluannya”

“iya betul....itu semua luka yang dialamin sama Bram, persis banget mbak”

“hmmmm.....setelah membalas dendam....aku bekerja sebagai penagih nyawa bersama Bendoro ... aku mengabdi kepada para siluman untuk mengambil jiwa-jiwa orang yang melakukan pesugihan kepada mereka....baik tumbal maupun hutang nyawa...selama 20 tahun aku bersama Bendoro melakukan hal yang sangat jahat sampe akhirnya kita berpisah....abis itu aku mengabdi kepada siluman wewe gombel...aku kerja menakut-nakuti orang sampai mereka kecelakaan dan mati di jalanan....setelah mereka mati..jiwanya aku serahkan kepada majikanku”

“wowww........bude...ternyata bude berpetualang ke Isekai selama 30 tahun ini?” tanya Romi yang terkagum dengan cerita Hayati.

“iya Rom....eh tapi Isekai itu apaan yah?”

“maksudnya bude masuk dan berpetualang ke dunia lain...dunia para setan dan siluman”

“oohhh....iya Rom...tapi aku masih tetap di dunia ini, aku menakuti orang orang malang yang melintasi jalan di malam hari”

“kenapa mbak bisa kembali hidup?” tanya Parhan.

“suatu hari aku ketemu sama seorang pemuda, namanya Asnawi...dia adalah mahasiswa yang lagi praktek di lapangan yang kebetulan lokasi berada di tempat aku bergentayangan....dia mirip Yadi”

“mirip wajahnya ?” sahut Rini
.
“bukaaaan Rin...maksudku aura nya...hawa kehidupannya.....semenjak aku jadi setan, aku bisa merasakan aura seseorang...aku juga bisa melihat warna dari aura kehidupan...akhirnya aku pun penasaran dan ngikutin dia terus sampe suatu hari dia mengalami kecelakaan motor..waktu itu aku menolongnya....dia sempet takut sama aku, tapi akhirnya dia bisa menerimanya...aku kemudian ikut sama dia pulang ke kostannya di Bandung....lama-lama aku jatuh cinta sama Asnawi...aku berusaha mengungkapkan perasaanku sama dia..tapi dia sempet menolakku...aku pergi ninggalin dia....tapi dia malah mencariku ke tempat asal dan dia ditangkap oleh siluman wewe gombel...aku berusaha menolongnya..aku sampai harus berduel sama majikanku sendiri....aku berhasil ngalahin siluman itu dan akhirnya aku dan Asnawi berpacaran....aku sangat bahagia waktu itu...serasa waktu itu aku hidup kembali...tapi kebahagiaan itu gak lama...aku jadi buronan ratu siluman gara-gara membunuh majikanku dan aku juga berhubungan sama Asnawi....mereka mengirim Bendoro untuk menangkapku...aku dan Asnawi berusaha mempertahankan hubungan kita, namun takdir berkata lain...setelah Asnawi mengalahkan Bendoro dan menyelamatkanku, tiba-tiba aku ditarik ke alam baka dan meninggalkan Asnawi” Hayati mulai terisak dan mengeluarkan air matanya .

“di alam baka, aku ketemu sama malaikat...dia bilang kalo aku belum waktunya mati...dia juga ngasih tau aku kalo bapak sama ibu udah meninggal....dan dia juga menyuruhku untuk menemuimu Rini...malaikat itu juga memperlihatkan semua kejadian yang aku alamin dari mulai lahir sampe aku ditarik ke alam baka...dan dari situ aku akhirnya tahu kalo aku belum mati dan aku dijadiin kuntilanak hidup-hidup sama Bendoro....jadi selama ini aku masih tetap hidup, namun wujudku berubah jadi mahluk gaib....setelah semua itu aku kembali di lempar ke bumi...aku kembali ke tempat dimana aku sekarat dulu....di dasar jurang yang gelap....aku ditolong sama orang sana sampe akhirnya aku punya uang untuk balik lagi kesini”

Suasana berubah menjadi penuh kesedihan, Hayati menangis karena membayangkan kehidupannya yang berakhir tragis. Rini merangkul dan memeluk Hayati dengan penuh kasih sayang. Dia berusaha menenangkan Hayati. Parhan dan Romi pun ikut bersedih melihat Rini dan Hayati yang berpelukan.

“mbak....sekarang mbak gak usah sedih lagi...mbak udah kembali ke rumah....ke keluarga....aku, Parhan sama anak anakku akan selalu menyangimu...apalagi untuk anak-anakku..mereka juga anakmu....kamu bisa pulang kesini berkat doa dan harapan ibu selama ini”

“apa yang dilakukan ibu selama ini?”

“ibu selalu berharap kamu pulang.....ibu gak pernah merelakan kepergianmu....semua orang termasuk aku sudah menganggapmu mati...tapi tidak dengan ibu....dia selalu bilang kalo kamu akan pulang suatu hari nanti.....untuk itu dia mempertahankan kamarmu dan semua barang-barangmu...dia selalu membersihkannya dan mencuci baju-bajumu....walaupun rumah kita udah dikontrakin, tapi kamarmu tetap dirawat sama ibu dan tidak memberikan kuncinya kepada pengontrak sampai dia akhirnya memberikannya kepada Miramareu yang dipercaya untuk mengurus rumah dan merawat kamarmu....kamu tahu mbak?.....sebelum ibu menghembuskan napas terakhir....dia bilang kalo kamu akan kembali pulang satu sampe dua tahun lagi....dan ternyata dia benar....ibu meninggal Desember 2016 dan kamu kembali di bulan Juni 2018...tepat setahun setengah setelah ibu meninggal....kamu beneran pulang kesini...”

Hayati semakin tenggelam dalam kesedihan ketika Rini menceritakan apa yang dilakukan ibu selama Hayati menghilang.

“aku ingin pulang ke rumah Rin.....aku juga pengen mengunjungi ibu sama bapak”

“iya mbak...nanti yah aku ajak kamu ke makam mereka...untuk sementara kamu tinggal disini dulu..kamu bisa tidur di kamar Cecil”

“makasih banget Rin.....”

Hayati dan Rini pun merasa tenang kembali, mereka menghentikan tangis kesedihannya dan berubah menjadi senyum keindahan.

“mbak...kamu mandi gih!.....badanmu bau banget” ujar Rini.

“oalaahh..badan ku bau?” Hayati mengendus-endus tubuh dan ketiaknya. “iya bener aku bau ....hahaha” Hayati tersipu malu.

“kamu udah berapa hari gak mandi sih?”

“hmmmm....dua hari Rin....”

“oalaaah lama banget”

“ya gara gara kamu sih!”

“lho kok salah aku?”

“ya abisnya aku pulang ke rumah, rumahnya malah kosong sama terkunci...aku kan gak bisa masuk”
“hadeeuuhh...mbak, kan rumah itu lagi dikontrak, lagian Miramareu suka kerja malam...jadi rumahnya jadi kosong”

“ya mana ku tahu kalo rumahnya dikontrakin sama orang!”

“oalah...maafin aku yah mbak....yowiss...Rom..anterin bude ke kamar Cecil !....dia pegen isitirahat!”

“oke mih” Romi langsung semangat beranjak dari tempat duduknya. Ia kemudian mangajak Hayati dan membawakan tas jinjing anyaman eceng gondoknya.

........................................

APAKAH HAYATI MANDI?

KITA REHAT SEJENAK PEMIRSAH................emoticon-Betty emoticon-Betty






profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 18 lainnya memberi reputasi
19
profile picture
kaskus addict
07-08-2019 12:53


Palingan Hayati cuma cuci muka doang, wong dulu udah kebiasaan tanpa mandi udah wangi aja emoticon-Leh Uga
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
jampe-popotongan-kisah-nyata
Stories from the Heart
teror-hantu-penunggu-tpu
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.