Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
144
Lapor Hansip
05-11-2018 16:21

Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !

JokerMovie - Bioskop-bioskop di Cina telah menarik film fantasi epik Asura setelah pekan pembukaan kacau yang hanya menghasilkan $ 7,1 juta. Sebetulnya pendapatan itu tidak terlalu buruk, namun fakta bahwa produser mempromosikan film ini sebagai produksi paling mahal dalam sejarah Cina, tentu saja jauh dari harapan.


Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !


Asura menghabiskan biaya lebih dari $ 110 juta untuk diproduksi dan hanya menghasilkan sebagian kecil dari angka tersebut di akhir pekan pembukaannya, memaksa produser untuk menarik film pada Minggu malam. Namun, ceritanya tidak berakhir di sana. Rupanya, ada beberapa alasan mengapa ini bisa terjadi.

Alibaba Pictures milik Jack Ma merilis ASURA dan dengan cepat menarik film itu setelah pembukaan yang mengecewakan. Menjelang Minggu malam, semua akun media sosial milik Alibaba Pictures dan film itu sendiri mengumumkan bahwa film akan segera ditarik pada pukul 10 malam waktu setempat. Setelah gembar-gembor yang luar biasa yang mengarah pada rilis film Cina paling mahal yang pernah ada, film itu kini lenyap tak berbekas. 

Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !


Zhenjian Film, yang dikreditkan sebagai produser utama, mengklaim bahwa box office bukan satu-satunya 'penjahat'-nya. Rupanya, Alibaba Pictures bermaksud untuk menarik film untuk re-edit dan merilisnya kembali di kemudian hari.



Alibaba Pictures belum membuat pernyataan resmi mengenai alasan untuk menarik Asura dari bioskop, sampai tulisan ini diketik. Desas-desus lain tentang pembukaan film itu mungkin karena ulasan palsu, atau "water army", begitu mereka menyebutnya di China. Ini sangat mirip dengan ulasan palsu yang dilakukan troll di Amerika Utara untuk Rotten Tomatoes, kecuali penulis "water army" sering dibayar untuk menyabotase kampanye pemasaran. Pemodal Asura mengklaim bahwa film fantasi epik ini menjadi korban serangan "water army" yang agresif.

Faktor lain mengapa Asura gagal begitu spektakuler di box office Cina adalah karena persaingan yang tinggi dalam akhir pekan pembukaannya. Blockbuster Dying to Survive menambahkan $ 69 juta lagi untuk total $ 366 juta dalam 11 hari. Selain itu film aktor veteran Jiang Wen yang sangat diantisipasi, Hidden Man dibuka dengan $ 46,2 juta. Kedua film tersebut memiliki peringkat yang jauh lebih tinggi dengan para kritikus juga. 


Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !


Ada juga desas-desus yang menyebutkan pemasaran film Asura cukup lemah dan beberapa analis meramalkan bahwa film itu akan memiliki akhir pekan pembukaan yang buruk. Selain itu, film-film lain yang disebutkan diatas semuanya dibuat dengan anggaran yang hanya setengahnya Asura.

Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !


Para produser Asura tadinya berharap untuk menjadikan film ini sebagai sebuah franchise, tetapi kini tampaknya sudah tidak mungkin. Franchise ini juga rencananya dibuat seperti Lord of the Rings Cina berdasarkan "mitologi orisinil Tibet kuno yang didramatisasi, dengan sejumlah karakter menempati alam surga yang berbeda." Asura bahkan memiliki aktris top Cina saat ini, Lei Wu sebagai pemeran utama, tetapi itu tidak cukup untuk menyelamatkan proyek yang terkutuk itu. 

Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !






Tunggu update berita selanjutnya dari film box office cina termahal sepanjang sejarah ini hanya di Jokermovie.

SUMBER: Jokermovie.Club

INSTAGRAM: @jokermovie.club

BACA JUGA: Avatar 2 Menyindir Avengers

Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !



Diubah oleh priscilladeaby
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Film Pertama China yang bernilai 100 juta Dollar Gagal !
05-11-2018 23:38
yg penting cweknya mulus buat bahan bacol , ye gak ...
emoticon-Leh Uga
0 0
0
profile picture
05-11-2018 23:44


anjirrr emoticon-Ngakak
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia