Itulah, sebagai seseorang yang pernah tinggal di sana, rata2 pengguna kaskus yang dari Indonesia Barat kan tidak mengerti masalah kesuburan tanah yang tidak memungkinkan mereka beternak babi.. apalagi ayam dalam jumlah banyak :nohope: Mencukupi protein itu ya diambil dari hutan, dan bahkan zaman si
Lah terus mereka melengkapi kebutuhan makannya bagaimana? Bahkan di zaman Soeharto pun, mereka boleh berburu. Orang di sini yang kebanyakan dari Jawa, Sumatra, Bali tidak faham kalau di Papua bagian pegunungan itu, kebutuhan protein dipenuhi dari berburu (skala kecil) binatang. Berternak babi ata...
Di daerah pegunungan atas sana itu berternak sulit, untuk melengkapi kebutuhan proteinnya ya harus berburu :nohope: , kecuali pemerintah Indon sanggup berikan ransum daging/ikan/telur beragam supaya mereka tidak berburu :nohope:
Gotham... ketika preman liar bisa semena-mena begini terhadap polisi Sudah tak ada harapan lah kota ini :travel
umangumangpro kalau di sana itu survei kotanya yang lakukan pihak ketiga karena ada kuosioner soal kepuasan terhadap miasto polityczne situacija (situasi politik administrasi kota) juga.. ya intinya apakah mendukung PO (partai penguasa di Warsawa, oposisi terbesar) atau PiS (partai pemerintah Polan
GoTo ini kasihan To-nya, harus mengongkosi keluar uang dari Go.. padahal dulu proyeksinya sebelum merger, si Go yang akan tanggung operational cost To untuk pengiriman.. eh.. :ngakaks
Pernah :D Survei pemerintah kota Warsawa tapi untuk kepuasan tata kota dan transportasi :hammer:, benar2 ditelfon dan ditanya berikan skala 1 sampai 5 untuk beberapa pertanyaan, itu juga pertanyaannya dia terjemahkan dulu sendiri dari bahasa Polandia ke bahasa Inggris :ngakaks kaget sep
Murah, bisa disogok juga :travel Banyak orang Mesir, Maroko, Yordania (negara2 yang pendidikannya masih lebih bagus dari Sudan) yang belajar kedokteran di sana.. karena standar kelulusan dan biayanya lebih rendah :travel Tahun kapan itu Mesir pernah keluarkan peraturan tidak bolehkan lulusan Sudan
zaaxion.7k binguang awak, bantuak indak ado nagaro babaso Arab lain nan labiah rancak pendidikannyo, ka Mesir atau Yordania lah, iko ka nagaro perang nan indak jaleh juo kwaliteitnyo :nohope:
didududi :ngakaks Papa gua saking fanatiknya dengan si wiwi ini (berhubung kita minoritas) di tahun 2019 lalu, selalu angkat Jokowi ini figur paling transparan dan tidak ada transaksi politik, tidak seperti Prabowo yang disokong Islamis, nanti peristiwa Mei 98 dan Ambon Berdarah timbul lagi (gua Ch
madL99 entahlah, kalau mazhab ini kan aliran dalam denominasi, Jadi di Islam denominasi Sunni ada Syafi'i (di Asia Tenggara ini yang dominan) Hanbali (di Saudi), dll Kalau di Islam Syiah ada Jafar'i (di Iran), Zayidi (di Yemen), dll Kalau di kakak tengah, di gereja denominasi Kristen Protestan ad
i.am.legend. Ya beda situasinya lah :hammer: Kalau orang2 yang "in-the-know" dengan birokrasi jelas berbeda perlakuannya atau yah setidaknya seperti orang2 keturunan Indonesia di Eropa maupun keturunan campuran luar di Indonesia yang tidak pernah memansuhkan kewarganegaraan asing mereka...
saoyuan Yep betul, pemerintah PKC itu kalau etnis Muslim lain diberi sokongan duit kalau mau belajar agama (tentunya yang divet oleh mereka), acara kebudayaan, bahkan jadi festival turis.. apalagi kalau orang Hui yang bahasa ibunya Mandarin dan banyak akulturasi dengan budaya Tionghoa :D Kalau or...
Ang di Sudan sinan barajo apo :confused: -------- Ya jauh2 dari negara rawan konflik ya, jangan balik dulu :ngacir
Kalau yang gua kenal pribadi sudah hampir 80 tahun, mereka namanya pak Frederik dan pak Suwiryo dan masih tinggal di Polandia, sudah jadi WN Polandia juga. Berangkat dari Indonesia tahun 1964, lalu belajar bahasa Polandia setahun sebelum mulai kuliah tahun 1965.
umangumangpro Ah kalau teman gua yang orang Albania/Bosnia sih jelas karena haram, bukan karena jijiknya :ngakaks . Yang orang Bosnia dulu malah pernah kerja di pabrik sosis di Jerman masukkan adonan daging ke selongsong yang pasti :babi: tapi kan dia tidak makan/sentuh langsung, bukan soal jijik,
kepala.plontos kalau tabuik itu ya sumber bahasa Indonesia banyak yang angkat, google saja tentang tradisi tabut/tabuik Pariaman kalau soal ditekannya pemeluk Syiah.. penulis Minang banyak yang self-censorship :o Kalau mau coba baca academic papers bahasa Inggris karena orang Islam Indonesia yang...