Seputar Info tentang Kredit Tanpa Agunan dan Kartu Kredit

Post Reply
Subscribe share: Facebook Twitter

Seputar Info tentang Kredit Tanpa Agunan dan Kartu Kredit Bag. I

Sekali Lagi Yang Perlu Diketahui Mengenai KTA dan Kartu Kredit
Nah, sebagai selingan supaya tidak selalu serius, saya cuplikan sebuah tulisan yang diambil dari sebuah e-book dengan modifikasi bahasa sedikit-sedikit, tapi intinya sama.


RAHASIA BANK-BANK

Suatu apapun itu yang tercipta di dunia selalu ada sisi positif dan negatifnya. Selayaknya sebuah pisau diciptakan, bisa untuk memotong sesuatu agar berguna bagi kehidupan manusia namun dapat juga digunakan untuk melukai bahkan membunuh sesama manusia.

Begitu pula dengan yang namanya produk perbankan, dia dibuat dan diciptakan untuk tujuan-tujuan yang baik, contohnya “kredit” yang semula diciptakan untuk membantu usaha-usaha produktif, namun kenyataannya tidak dapat dipungkiri, jika ada diantara kita yang terjebak dalam produk yang namanya kredit dan jadi terbeban luarbiasa.

Ada berbagai macam kredit yang diberikan Bank kepada nasabahnya. Ada yang namanya kredit dengan jaminan seperti Pinjaman Rekening Koran, Cicilan, Term Loan, dsb dan ada yang namanya kredit tanpa jaminan seperti yang kita kenal dengan yang namanya Kredit Tanpa Agunan dan Kartu Kredit, dsb

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai nasabah sering kali kita tergiur dengan yang bernama kredit tanpa jaminan tadi, contoh yang paling mudah adalah Kartu Kredit, jika dipakai untuk belanja tinggal digesek saja, tagihannya akan tertagih bulan depan.

Sudah merupakan hal yang lumrah jika setiap orang ataupun perusahaan yang ada dimuka bumi ini ingin meraup keuntungan yang sebanyak banyaknya. Banyak nasabah yang tidak sadar kalau sebenarnya, sikap konsumtif dan style ini yang di bidik dan diarah oleh bank.

Jika aplikasi kartu sudah disetujui, bank akan selalu berusaha untuk membujuk nasabahnya untuk belanja, belanja.dan belanja dengan memberikan berbagai penawaran yang menarik, di restoran, diskon belanja, fasilitas kredit yang semuanya dibuat mudah, dunia seakan berseri.

Seolah-olah 'jebakan-jebakan' selalu berusaha dibuat oleh bank. Supaya nasabah belanja sebanyak- banyaknya. Dapat ditebak maksud daripada Bank adalah agar nasabah semakin terlena dan tagihannya semakin besar tentunya.

Kartu kredit itu sebenarnya sebuah alat pembayaran yang sangat berguna sekali, karena kita tidak perlu lagi membawa uang tunai jika ingin belanja. Bayangkan b et a p a repotnya harus membawa uang Rp 5 juta untuk jalan-jalan ke mall dan setiap pembayaran harus di hitung dulu dan kartu kredit itu di buat sebagai alat pembayaran dan bukan alat utang.

Kembali lagi dikarenakan sifat kebanyakan manusia yang konsumtif akhirnya banyak nasabah yang terjebak. Tagihan semakin menumpuk dan menumpuk karena biasanya 1 orang itu bisa punya lebih dari 3 kartu kredit, nah jika semuanya harus di bayar bagaimana ? sedangkan gaji sebagai pegawai tidak mencukupi atau bahkan kalau sampe jadi korban PHK bagimana membayarnya ?

Hari-hari berikutnya dijamin akan mendapatkan teror dari bank, menanyakan pembayaran tagihan. Awal-awal mungkin sopan namun lama kelamaan perkataan kebun binatang bisa keluar juga.

Bagaimana solusinya ?

Mari kita buka rahasia dari kartu kredit dan cara memanfaatkannya. Rahasia yang tidak akan anda dapatkan disembarang tempat. Rahasia 'dapurnya' bank. Sebenarnya bagaimana sih sikap kita dalam menghadapi bank ketika kepepet tidak bisa bayar tagihan ? bagaimana kita juga bisa mengambil keuntungan dari sini ? bagaimana bisa mendapatkan potongan atau diskon pembayaran tagihan ?

Semua tips dan trik yang akan dipaparkan disini adalah berdasarkan pengalaman pribadi sesorang yang pernah bekerja di bidang perbankan selama kurang lebih 7 tahun. Tentu saja tidak etis menyebutkan dia siapa dandi bank mana pernah bekerja. Namun benar tidaknya, bisa di cek oleh beberapa rekan yang memang bekerja di bank. Kenalan anda tentunya.

Apa yang akan dipelajari disini ?

Cara menyiasati dengan bijaksana hutang kartu kredit anda, dengan cara :

Cara mendapatkan potongan hingga 70% dari hutang kartu kredit

Cara tidak membayar hutang kartu kredit sama sekali

Cara agar kartu kredit dapat di approve oleh Bank penerbit

Cara tidak membayar minimum payment 10 % tetapi nama nasabah tetap baik (kredibel) dan mendapatkan penambahan plafon kredit terus menerus.


Demikian kurang lebih isi tulisan ini. Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang berkepentingan dan berpikiran positif.

Mari kita simak bersama-sama.

Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit

Kartu kredit memang dapat memudahkan aktivitas kita, tetapi bila tidak digunakan secara bijaksana juga akan membuat kita terjerat masalah besar. Pada dasarnya, jika kita tidak melakukan ke-4 hal berikut, kita akan terbebas dari godaan membelanjakan terlalu banyak dan berbagai biaya yang memberatkan.

Hanya membayar minimum payment


Kelihatannya fasilitas ini memang mempermudah Anda membayar hutang sesuai kemampuan, namun efek sampingnya (yang kurang menyenangkan, dan justru menjadi tujuan bank penerbit kartu kredit) adalah memperlama hutang Anda. Bunga pun makin besar, sehingga meningkatkan jumlah hutang Anda secara keseluruhan.

Membawa terlalu banyak kartu kredit


Banyaknya pilihan kartu yang bisa digunakan membuat Anda mudah terjerat hutang, karena akan lebih sulit melacak pembelanjaan Anda (apalagi jika Anda tak pernah mencatat pengeluaran Anda). Memiliki banyak kartu kredit memang tidak selalu buruk ; yang menjadi masalah adalah jika menyalahgunakannya. Jadi, batasi kemampuan Anda hanya dengan membawa dua kartu kredit yang bisa dikelola dengan hati-hati.

Terlambat membayar


Anda tidak hanya akan dikenakan denda karena terlambat membayar, tetapi juga terkena bunga yang terus naik. Jika Anda terlalu sibuk sehingga sulit meninggalkan kantor atau lupa membayar, jadilah anggota online banking atau pay over the phone.


Sering mengambil cash advance


atau dana tunai. Cash advance biasanya diikuti dengan interest rate yang lebih tinggi daripada bunga purchase atau pembelanjaan (sekitar 4%). Belum lagi service fee-nya, yang bisa mencapai Rp 40.000 sekali transaksi.

Di sisi Bank

Bank mempunyai system dalam menganalisa nasabah kartu kredit atau KTA mereka. Bank mengkelompokkan nasabah kartu kredit / KTA tadi ke dalam kelompok kelompok terterntu. Mungkin masing masing Bank berbeda dalam penamaan kelompok nasabah ini , namun intinya adalah tetap sama.

Bank mengkelompokkan nasabah KTA atau kartu kreditnya menjadi

1. Current Day

Dilihat dari namanya, nasabah yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah kelompok nasabah yang membayar tepat pada waktunya atau bahkan sebelum jatuh tempo. Mungkin bank sesekali atau bahkan jarang menelpon nasabah current day, jikalau menelpon hanya sebatas mengingatkan tanggal jatuh tempo, penawaran dana tunai dari sisa plafond kredit, dll yang sifatnya membujuk agar si nasabah ini menggunakan kartu kreditnya.

2. X-day

Nasabah yang telat bayar 0- 29 hari. Pada saat jatuh tempo nasabah diingatkan untuk membayar. Supaya tidak makin telat bayarnya. Kolektornya masih sopan kok dibagian ini.

3. Midrange

Nasabah yang telat bayar 30 - 60 hari. Kalau di bagian ini kolektornya sudah mulai galak. tidak semuanya galak sih..tapi jika nasabah di tagih terus dan jawabannya tidak jelas bayarnya. Lama-lama mungkinkeluar kata-kata yang tidak pantes. Itu juga jika nasabah mengajak debat. Kalo tidak ya tidak akan terjadi

4. Hardcore

Nasabah yang telat bayar 60 - 120 hari. Lumayan sudah cukup keterlaluan telatnya. Kolektor disini sudah mulai galak dikarenakan tuntutan pekerjaan juga. Maklum mereka juga galak karena tuntutan pekerjaan.

5. Recovery

Nasabah yang telat bayar diatas 120 hari. Di jamin nasabah yang sudah masuk bagian ini
bakalan di omelin terus ma kolektor. Jadi pasang tebel kuping aja buat di maki-maki.

6. Agent

Artinya nasabah di datengi sama agent, orang2 yang tampangnya seram2. Menakutkan. Sebenarnya tidak perlu takut sih menghadapi mereka. Ada triknya. Semua sudah ada sistemnya dan terintegrasi. Semua berjalan otomatis. Jadi jangan heran kalau ternyata yang menelpon anda beda-beda kolektornya.

#sumberkutipandrtokoebooksaulus

errr

70%, cc di approve, kredit naik trs, mana tipsnya?
Cara menyiasati dengan bijaksana hutang kartu kredit anda, dengan cara :

Cara mendapatkan potongan hingga 70% dari hutang kartu kredit

Cara tidak membayar hutang kartu kredit sama sekali

Cara agar kartu kredit dapat di approve oleh Bank penerbit

ane bisa jawab yg 3 diatas tuh.

1. ngapain harus bayar 70% kalo bisa gak bayar sama sekali (lihat no 2)
2. kabur, pindah alamat, kasih alamat palsu, bikin ktp baru, dll alias nipu bank
3. sisain kartu kredit yg lama yg belom macet, pasti di approve deh ama bank laen. terutama kartu kredit2 unggulan kayak citibank, bca, hsbc, dll

intinya selama kondisi ekonomi cukup baik, bank gak bakal bangkrut hanya karena Kartu kredit atau KTA. Selama jumlah pendapatan bank atas kartu kredit lebih besar dari pada kredit yang macet yah bank gak bakal bangkrut. FIY: Bank dapet bagian ~2.5% dari setiap besaran transaksi yang terjadi berdasarkan kartu kredit. Selain itu bank juga dapet untung dari denda keterlambatan kartu kredit, bunga kredit, cicilan, iuran tahunan, sampe biaya transaksi. besarnya kalo dihitung secara keseluruhan bisa milyaran gan, trus yg macet biasanya dibawah itu.

no

Quote:Original Posted By syracuse
Cara menyiasati dengan bijaksana hutang kartu kredit anda, dengan cara :

Cara mendapatkan potongan hingga 70% dari hutang kartu kredit

Cara tidak membayar hutang kartu kredit sama sekali

Cara agar kartu kredit dapat di approve oleh Bank penerbit

ane bisa jawab yg 3 diatas tuh.

1. ngapain harus bayar 70% kalo bisa gak bayar sama sekali (lihat no 2)
2. kabur, pindah alamat, kasih alamat palsu, bikin ktp baru, dll alias nipu bank
3. sisain kartu kredit yg lama yg belom macet, pasti di approve deh ama bank laen. terutama kartu kredit2 unggulan kayak citibank, bca, hsbc, dll

intinya selama kondisi ekonomi cukup baik, bank gak bakal bangkrut hanya karena Kartu kredit atau KTA. Selama jumlah pendapatan bank atas kartu kredit lebih besar dari pada kredit yang macet yah bank gak bakal bangkrut. FIY: Bank dapet bagian ~2.5% dari setiap besaran transaksi yang terjadi berdasarkan kartu kredit. Selain itu bank juga dapet untung dari denda keterlambatan kartu kredit, bunga kredit, cicilan, iuran tahunan, sampe biaya transaksi. besarnya kalo dihitung secara keseluruhan bisa milyaran gan, trus yg macet biasanya dibawah itu.


Ha, ga punya niatan kay gitu, cc cukup berjasa dlm hidup saya, pengen kta tapi msh single dan belum punya apa2 walaupun sudah punya gaji masih belum begitu dipercaya, gmana anak mudanya mau maju
profile picture
Kaskus Addict #5
makasih kak infonya... sekarang aku jadi tau KTA itu apa
Quote:Original Posted By m4rw4
makasih kak infonya... sekarang aku jadi tau KTA itu apa


Sama2, loh?
nais info gan selama ini belom macet mungkin klo dah macet bisa ane terapin nanti (smoga galmmllll peernah )
sangat menarik...
boleh request ebook nya ga (kalo gratis)?
Rate 5 dulu deh (buat komen nanti)
Yang penting klo kartu kredit, jangan bayar minimum payment, asal bayar full payment. Kita ga akan dikenakan bunga, hanya iuran dan biaya adm saja tapi klo minimum payment akan kena bunga berjalan...
ko jadi ujung-ujungnya tentang kredit macet gan??
gan ane mw tanya misal pemakaian cc 3jt pembayaran minimum misal 325rb.. trus saya bayar misalnya 2jt..

yang ane tanya apa nanti minimum paymentnya berkurang gan? kira2 jadi 125rb.. tolong ni gan

RAHASiA SOLUSI & MANFAAT DAHSYAT KARTU KREDIT

Bantu Sundul gans
Quote:
-Titip Lapak Yah gan Dijamin Bnayak manfaat Nya buat para
Pengguna Kartu Kredit Biar Gak selalu dibodohi Pihak Bank -


" Ebook Rahasia Dahsyat & Langka Berisikan
Panduan Yg Akan Diajarkan Kepada Anda
Bagaimana Memanfaatkan Atau Mengelola
Kartu Kredit Yg anda Miliki Menjadi
Serbaguna Dan Menguntungkan Anda, Juga
Sebagai Solusi Mengatasi Segala Permasalahan
Kartu Kredit Yg Anda Hadapi "




CUKUP DENGAN HARGA Rp. 100.000-,
DARI HARGA ASLI Rp. 4.500.000-,


MATERI YG AKAN DI AJARKAN :


Ilmu Meledakan Limit Hingga 1 Milyar (Langsung Approve)
Ilmu Apply Kartu Kredit Tingkat Tinggi (Langsung Approve)
Ilmu Gesek Tunai Dimanapun Tdk Kena Bunga Bank
Ilmu Kartu Kredit Menjadi Modal Usaha

Rahasia memiliki Kartu Kredit tanpa Pekerjaan alias PENGANGGURAN
Ilmu Memanfaatkan Kartu kredit Yg Sudah Tdk Berfungsi
Ilmu Transfer Uang Dari Rekening Kartu Kredit Orang Lain
Ilmu Dept Collector Tingkat Tinggi
Ilmu Kejahatan Kartu Kredit
Ilmu Kejahatan Lengkap Kartu Kredit
Ilmu Tarik Tunai Tak Terbatas Dari ATM
Ilmu Terbebas Dari Daftar Blacklist BI Checking
Ilmu Pembobolan Lewat Setoran Tunai
Ilmu Mafia Calo Kredit Barang Dari Kartu Kredit
Ilmu Kepala Cabang BCA Mengubah Status Aplikasi Nsabah
Ilmu Kartu Kredit BCA Dipick Up Mafia
Ilmu MengamanKan Kartu Kredit Dari Pembobolan
Ilmu Memiliki Password Super Dahsyat
Ilmu Menyiasati Analisis
Ilmu Membuka Tabungan Semakin Sulit
Ilmu Menghilangkan Bunga Bank Terhadap Kartu Kredit
Ilmu Beli Rumah , Kendaraan ,Tanah Dll Dgn Kartu Kredit Disaat Blm ada Uang

"Rahasia Bank" Tidak Perlu Bayar Tagihan namun Bebas dari Tanggungjawab Hutang.


Perlu Anda Ketahui Dan Di Cermati , Hasil Data Survei Kami
Hanya segelintir orang saja yang benar-benar Sukses merasakan manfaat dan kedahsyatan yang namanya Kartu Kredit. Sebagian besar lainnya menganggap kartu kredit sebagai sumber bencana, rentenir, mencekik leher, dan kurang ajar.
Tak lain, karena bank-bank penerbit kartu kredit juga ogah mengedukasi pengguna kartu kredit. Semakin bodoh pemegang kartu kredit, maka semakin besar keuntungan yang diraih bank, akibat kebingungan dan ketidaktahuan bagaimana menggunakan kartu kredit yang benar.

Semua Udah Dikupas Di Ebook Dahsyat Ini Strategi-Strategi Tanpa Anda Ketahui SebelumNya ...

Info Lebih Lanjut Atau Minat Order Silahkan Langsung Aja Klik Dibawah ini : DISINI

Quote:Original Posted By gwen.kta
Sekali Lagi Yang Perlu Diketahui Mengenai KTA dan Kartu Kredit
Nah, sebagai selingan supaya tidak selalu serius, saya cuplikan sebuah tulisan yang diambil dari sebuah e-book dengan modifikasi bahasa sedikit-sedikit, tapi intinya sama.


RAHASIA BANK-BANK

Suatu apapun itu yang tercipta di dunia selalu ada sisi positif dan negatifnya. Selayaknya sebuah pisau diciptakan, bisa untuk memotong sesuatu agar berguna bagi kehidupan manusia namun dapat juga digunakan untuk melukai bahkan membunuh sesama manusia.

Begitu pula dengan yang namanya produk perbankan, dia dibuat dan diciptakan untuk tujuan-tujuan yang baik, contohnya “kredit” yang semula diciptakan untuk membantu usaha-usaha produktif, namun kenyataannya tidak dapat dipungkiri, jika ada diantara kita yang terjebak dalam produk yang namanya kredit dan jadi terbeban luarbiasa.

Ada berbagai macam kredit yang diberikan Bank kepada nasabahnya. Ada yang namanya kredit dengan jaminan seperti Pinjaman Rekening Koran, Cicilan, Term Loan, dsb dan ada yang namanya kredit tanpa jaminan seperti yang kita kenal dengan yang namanya Kredit Tanpa Agunan dan Kartu Kredit, dsb

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai nasabah sering kali kita tergiur dengan yang bernama kredit tanpa jaminan tadi, contoh yang paling mudah adalah Kartu Kredit, jika dipakai untuk belanja tinggal digesek saja, tagihannya akan tertagih bulan depan.

Sudah merupakan hal yang lumrah jika setiap orang ataupun perusahaan yang ada dimuka bumi ini ingin meraup keuntungan yang sebanyak banyaknya. Banyak nasabah yang tidak sadar kalau sebenarnya, sikap konsumtif dan style ini yang di bidik dan diarah oleh bank.

Jika aplikasi kartu sudah disetujui, bank akan selalu berusaha untuk membujuk nasabahnya untuk belanja, belanja.dan belanja dengan memberikan berbagai penawaran yang menarik, di restoran, diskon belanja, fasilitas kredit yang semuanya dibuat mudah, dunia seakan berseri.

Seolah-olah 'jebakan-jebakan' selalu berusaha dibuat oleh bank. Supaya nasabah belanja sebanyak- banyaknya. Dapat ditebak maksud daripada Bank adalah agar nasabah semakin terlena dan tagihannya semakin besar tentunya.

Kartu kredit itu sebenarnya sebuah alat pembayaran yang sangat berguna sekali, karena kita tidak perlu lagi membawa uang tunai jika ingin belanja. Bayangkan b et a p a repotnya harus membawa uang Rp 5 juta untuk jalan-jalan ke mall dan setiap pembayaran harus di hitung dulu dan kartu kredit itu di buat sebagai alat pembayaran dan bukan alat utang.

Kembali lagi dikarenakan sifat kebanyakan manusia yang konsumtif akhirnya banyak nasabah yang terjebak. Tagihan semakin menumpuk dan menumpuk karena biasanya 1 orang itu bisa punya lebih dari 3 kartu kredit, nah jika semuanya harus di bayar bagaimana ? sedangkan gaji sebagai pegawai tidak mencukupi atau bahkan kalau sampe jadi korban PHK bagimana membayarnya ?

Hari-hari berikutnya dijamin akan mendapatkan teror dari bank, menanyakan pembayaran tagihan. Awal-awal mungkin sopan namun lama kelamaan perkataan kebun binatang bisa keluar juga.

Bagaimana solusinya ?

Mari kita buka rahasia dari kartu kredit dan cara memanfaatkannya. Rahasia yang tidak akan anda dapatkan disembarang tempat. Rahasia 'dapurnya' bank. Sebenarnya bagaimana sih sikap kita dalam menghadapi bank ketika kepepet tidak bisa bayar tagihan ? bagaimana kita juga bisa mengambil keuntungan dari sini ? bagaimana bisa mendapatkan potongan atau diskon pembayaran tagihan ?

Semua tips dan trik yang akan dipaparkan disini adalah berdasarkan pengalaman pribadi sesorang yang pernah bekerja di bidang perbankan selama kurang lebih 7 tahun. Tentu saja tidak etis menyebutkan dia siapa dandi bank mana pernah bekerja. Namun benar tidaknya, bisa di cek oleh beberapa rekan yang memang bekerja di bank. Kenalan anda tentunya.

Apa yang akan dipelajari disini ?

Cara menyiasati dengan bijaksana hutang kartu kredit anda, dengan cara :

Cara mendapatkan potongan hingga 70% dari hutang kartu kredit

Cara tidak membayar hutang kartu kredit sama sekali

Cara agar kartu kredit dapat di approve oleh Bank penerbit

Cara tidak membayar minimum payment 10 % tetapi nama nasabah tetap baik (kredibel) dan mendapatkan penambahan plafon kredit terus menerus.


Demikian kurang lebih isi tulisan ini. Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang berkepentingan dan berpikiran positif.

Mari kita simak bersama-sama.

Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit

Kartu kredit memang dapat memudahkan aktivitas kita, tetapi bila tidak digunakan secara bijaksana juga akan membuat kita terjerat masalah besar. Pada dasarnya, jika kita tidak melakukan ke-4 hal berikut, kita akan terbebas dari godaan membelanjakan terlalu banyak dan berbagai biaya yang memberatkan.

Hanya membayar minimum payment


Kelihatannya fasilitas ini memang mempermudah Anda membayar hutang sesuai kemampuan, namun efek sampingnya (yang kurang menyenangkan, dan justru menjadi tujuan bank penerbit kartu kredit) adalah memperlama hutang Anda. Bunga pun makin besar, sehingga meningkatkan jumlah hutang Anda secara keseluruhan.

Membawa terlalu banyak kartu kredit


Banyaknya pilihan kartu yang bisa digunakan membuat Anda mudah terjerat hutang, karena akan lebih sulit melacak pembelanjaan Anda (apalagi jika Anda tak pernah mencatat pengeluaran Anda). Memiliki banyak kartu kredit memang tidak selalu buruk ; yang menjadi masalah adalah jika menyalahgunakannya. Jadi, batasi kemampuan Anda hanya dengan membawa dua kartu kredit yang bisa dikelola dengan hati-hati.

Terlambat membayar


Anda tidak hanya akan dikenakan denda karena terlambat membayar, tetapi juga terkena bunga yang terus naik. Jika Anda terlalu sibuk sehingga sulit meninggalkan kantor atau lupa membayar, jadilah anggota online banking atau pay over the phone.


Sering mengambil cash advance


atau dana tunai. Cash advance biasanya diikuti dengan interest rate yang lebih tinggi daripada bunga purchase atau pembelanjaan (sekitar 4%). Belum lagi service fee-nya, yang bisa mencapai Rp 40.000 sekali transaksi.

Di sisi Bank

Bank mempunyai system dalam menganalisa nasabah kartu kredit atau KTA mereka. Bank mengkelompokkan nasabah kartu kredit / KTA tadi ke dalam kelompok kelompok terterntu. Mungkin masing masing Bank berbeda dalam penamaan kelompok nasabah ini , namun intinya adalah tetap sama.

Bank mengkelompokkan nasabah KTA atau kartu kreditnya menjadi

1. Current Day

Dilihat dari namanya, nasabah yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah kelompok nasabah yang membayar tepat pada waktunya atau bahkan sebelum jatuh tempo. Mungkin bank sesekali atau bahkan jarang menelpon nasabah current day, jikalau menelpon hanya sebatas mengingatkan tanggal jatuh tempo, penawaran dana tunai dari sisa plafond kredit, dll yang sifatnya membujuk agar si nasabah ini menggunakan kartu kreditnya.

2. X-day

Nasabah yang telat bayar 0- 29 hari. Pada saat jatuh tempo nasabah diingatkan untuk membayar. Supaya tidak makin telat bayarnya. Kolektornya masih sopan kok dibagian ini.

3. Midrange

Nasabah yang telat bayar 30 - 60 hari. Kalau di bagian ini kolektornya sudah mulai galak. tidak semuanya galak sih..tapi jika nasabah di tagih terus dan jawabannya tidak jelas bayarnya. Lama-lama mungkinkeluar kata-kata yang tidak pantes. Itu juga jika nasabah mengajak debat. Kalo tidak ya tidak akan terjadi

4. Hardcore

Nasabah yang telat bayar 60 - 120 hari. Lumayan sudah cukup keterlaluan telatnya. Kolektor disini sudah mulai galak dikarenakan tuntutan pekerjaan juga. Maklum mereka juga galak karena tuntutan pekerjaan.

5. Recovery

Nasabah yang telat bayar diatas 120 hari. Di jamin nasabah yang sudah masuk bagian ini
bakalan di omelin terus ma kolektor. Jadi pasang tebel kuping aja buat di maki-maki.

6. Agent

Artinya nasabah di datengi sama agent, orang2 yang tampangnya seram2. Menakutkan. Sebenarnya tidak perlu takut sih menghadapi mereka. Ada triknya. Semua sudah ada sistemnya dan terintegrasi. Semua berjalan otomatis. Jadi jangan heran kalau ternyata yang menelpon anda beda-beda kolektornya.

#sumberkutipandrtokoebooksaulus


Mana tipsnya?

KASKUS Sign In

or Sign In with