Wanita Hamil 7 Bulan, Dibantai di Warung Es Ponorogo

Post Reply
4 votes, 5 average.
Subscribe share: Facebook Twitter
profile picture
Kaskus Maniac #1

Wanita Hamil 7 Bulan, Dibantai di Warung Es Ponorogo


TRIBUNNEWS.COM,PONOROGO - Seorang gadis yang diduga tengah hamil 7 bulan dibunuh di warung bambu Es Degan di pinggir JL Raya POorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (12/7/2013) pukul 23.00 WIB.
Dugaan sementara, korban dibunuh dan dibantai kekasihnya yang tidak menghendaki kehamilan korban.
Pasalnya, perut korban sudah dalam kondisi buncit layaknya orang hamil usia 6 sampai 7 bulan.
Sebelum korban dibunuh, diduga, antara korban dan kekasihnya itu bertemu di warung bambu es degan itu.
Namun, saat bertemu dan diminta pertanggungjawabannya itu, kekasih korban justru tak mau mengakuinya hingga menganiaya dan menyebabkan korban tewas di lokasi kejadian.
Saat ditemukan, jenazah gadis yang mengenakan baju batik putih, kembang hitam, switer ungu dan tangan merah, serta celana jeans biru itu, dalam kondisi tertelungkup di selokan di barat warung es degan itu.
Selain tertelungkup, posisi korban juga masih ditindah menggunakan batu besar seukuran perut orang dewasa.
Sedangkan darah berceceran masih berada di warung berlantai bambu itu.
Jenazah korban kali pertama ditemukan 5 Anak Baru Gede (ABG) yang sedang naik motor.
Karena ketakutan, kelima ABG itu tidak langsung melaporkan ke polisi akan tetapi masih telepon dan SMS ke sejumlah temannya.
Baru sekitar 2 jam usai mayat ditemukan atau sekitar pukul 23.00 WIB, para saksi melaporkan kasus penemuan mayat itu ke Polsek Sumoroto.
Saksi Afif mengatakan jika dia dan rekan-rekannya sudah biasa sejak sekitar pukul 21.00 WIB berjalan-jalan dan mutar-mutar naik motor.
Namun anehnya, motor yang tak ada masalah, Ketika sampai di depan warung bambu es degan di dekat tempat pembantaian gadis hamil tersebut tiba-tiba motor salah satu rekannya mogok.
Padahal, paska menemukan mayat itu, motor sudah lancar digunakan lagi.
"Sambil memperbaiki motor saya kencing. Ketika hendak kencing ada mobil dari arah barat otomatis tersorot lampu mobil, baru saya melihat di bawah saya kencing ada seorang perempuan tergeletak dengan bersimbah darah. Lalu saya telepon ke teman-teman dan kenalan saya di kampung karena saya ketakutan," terangnya kepada Surya (Tribunnews.com Network), Jumat (12/7) malam didampingi 4 rekannya.
Sementara, Kapolsek Sumoroto Kompol Suharyanto ketika dikonfirmasi menegaskan jika setelah mendapat laporan ada penemuan mayat perempuan pihaknya langsung melakukan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Petugas kami langsung mendatangi TKP dan langsung melaporkan ke Polres Ponorogo untuk evakuasi dan olah TKP," pungkasnya.
tkp


TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO - Kedatangan jenazah Rista Fransiska (17) siswi SMKN 1 Ponorogo yang dibunuh dan dibuang di selokan Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo disambut jerit histeris keluarga, kerabat, tetangga dan teman-teman sekolah serta bermain korban, Sabtu (13/7/2013).
Pasalnya, selama hidup warga asal JL Gajah Mada RT 01, RW 01, Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo ini hanya mengandalkan uang kiriman dari ibu kandungnya Sifi Fatimah (33) yang menjadi TKW.
Sedangkan ayah kandungnya, Saptoni (38) sibuk dengan pekerjaannya sendiri dan tak pernah memberikan nafkah korban.
Kendati selama ini tak peduli putrinya, akan tetapi saat jenazahnya tiba, Saptoni langsung menangis dan pingsan.
Padahal, sejak pagi mendapatkan kabar anaknya tewas dibunuh lelaki tak memiliki pekerjaan ini masih tertidur pulas di kamar rumahnya, meski ratusan pelayat dan orang memenuhi depan dan samping rumahnya.
Tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kabupaten Ponorogo yang masih tetangga korban, Thoriq Hardono usai sholat jenazah mengaku mengecam keras terhadap pelaku pembunuhan sadis terhadap tetangganya itu.
Thoriq berharap agar petugas kepolisian segera menemukan pelaku pembunuhan dan pelaku diganjar dengan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.(Sudarmawan)
Spoiler for



thanks buat agan tobi anti bata anti maho atau persetan lah bodo amat
Quote:Original Posted By TobiAntiBata
walah walah walah
Spoiler for cumak nambahin




SURYA Online, PONOROGO - Tim penyidik Polres Ponorogo memastikan jika mayat perempuan yang diduga hamil 7 bulan yang dibunuh di warung bambu es degan di pinggiran JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo merupakan korban pembunuhan.
Hal itu, dilihat dari sejumlah luka yang ada di sekujur tubuh korban mulai tangan, badan hingga kepala korban.
Kapolres Ponorogo, AKBP Iwan Kurniawan mengatakan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan sementara mayat perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan. Hal itu dibuktikan dengan berbagai luka dan bekas kekerasan di sekujur tubuh korban.
"Dugaan kami korban dibunuh orang dekat. Hal ini dikuatkan dengan adanya luka memar di wajah korban serta beberapa luka tusukan di leher, dada kanan kiri, dan perut. Untuk lebih jelasnya menunggu hasil otopsi dan visum RSUD dr Harjono Ponorogo karena jenazah akan kami kirim ke kamar mayat rumah sakit daerah itu," terangnya kepada Surya, Sabtu (13/7/2013) dini hari.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Misrun saat mendampingi Kapolres menegaskan jika dugaan sementara pelaku pembunuhan itu adalah orang dekat (pacar) korban. Alasannya, karena kekasih korban malu mengetahui kondisi korban dalam keadaan hamil 7 bulan.
"Dugaan sementara kami, pacar korban pelakunya. Tetapi kami masih melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Apalagi, identitas korban belum jelas. Kalau dilihat luka di bagian sela-sela jari itu bukti korban sempat melakukan perlawanan saat dianiaya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis yang diduga tengah hamil 7 bulan dibunuh di warung bambu Es Degan di pinggir JL Raya Ponorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (12/7/2013) pukul 23.00 WIB.
Dugaan sementara, korban dibunuh dan dibantai kekasihnya yang tidak menghendaki kehamilan korban. Pasalnya, perut korban sudah dalam kondisi buncit layaknya orang hamil usia 6 sampai 7 bulan. Sebelum korban dibunuh, diduga, antara korban dan kekasihnya itu bertemu di warung bambu es degan itu.
Namun, saat bertemu dan diminta pertanggungjawabannya itu, kekasih korban justru tak mau mengakuinya hingga menganiaya dan menyebabkan korban tewas di lokasi kejadian


pelaku kah?


penting : supaya kejadian bekasi tak terulang harap yang berkeberatan atau salah satu kaskuser merupakan kerabat korban SILAHKAN PM DAN JANGAN MARAH2 DIPOSTINGAN
mohon pahami ts terguncang

terima kasih


bakalan di apdet sampe pelaku ditangkap

Quote:Original Posted By venividibini


Syukur Alhamdulillah gan, ente juga mantau trit ini




Polisi Meyakinkan kalau Pelaku Tertangkap
Foto Pelaku Pembunuh Rista Fransiska Tersebar di Jejaring Sosial


SIAGA – PONOROGO Kabar penangkapan pelaku pembunuhan sudah menyebar di akun dunia maya beserta fotonya pelaku, kendati demikian Polisi belum gelar rillis penangkapan pelaku pembunuhan Sumoroto.

Meskipun kabar berita tertangkapnya pelaku pembunuhan terhadap Rista Fransiska (17) anak semata wayang dari pasangan suami istri Saptoni (38) dan Siti Fatimah (38) warga Jl Gajah Mada RT 1/RW 1, Dusun Sejeruk, Kauman, Ponorogo yang ditemukan tewas dengan cara sadis di selokan pinggiran jalan raya Ponorogo-Wonogiri tepatnya di persawahan Desa Maron, Sumoroto.

Mayat Rista Fransiska yang ditemukan pada Jumat malam (12/7/2013) sekitar pukul 23.00 WIB tersebut tewas dalam kondisi hamil 7 bulan dan juga luka 9 tusukan di bagian tubuhnya sehingga saat di temukan maayat Rista masih dalam kondisi berlumuran darah segar didalam selokan samping warung Es Degan di Desa Maron tersebut.

Setelah 18 haru kematian Rista Fransiska tersebut, baru Senin (29/7/2013) sore kabar berita ditangkapnya pelakunya. Penangakapan atas pelaku sudah menyebar dari mulut ke mulut warga di Ponorogo.

Tidak hanya kabar berita terungkapnya pelaku pembunh Rista, namun foto pelaku pun langsung menyebar sejak Senin sore itu dari HP ke HP. Bahkan banyak orang yang memasang foto pelaku di profil BB mereka. Hal tersebut dikarenakan rasapenasaran mereka terhadap pelaku, sekaligus luapan emosi mereka dengan rasa syukurnya warga terutama bagi keluarga korban.

Pelaku yang mendapatkan julukan manusia sadis dari warga Ponorogo itu mendapat banyak komentar, terlebih tertangkapnya pelaku. Seperti halnya Erni, warga Kauman dan Nina, warga Plalangan Jenangan, mereka mengaku sudah mendapatkan foto pelaku pembunuh Rista Fransiska yang sudah tertangkap Polisi.

Bahkan dalam SMS dan BBM mereka juga tertulis, bahwa pembunuh Rista adalah YS, warga Madiun. “Kami dapat Foto ini, hari Senin sore dari teman entah teman dari mana katanya ini fotonya pembunuhan Rista itu, namanya YS warga Madiun,” kata Erni.

Sementara Kapolres Ponorogo AKBP Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi terkait tertangkapnya pelaku pembunuhan Rista Fransisika pihaknya menjelaskan kebenarnanya. Namun, meskipun sudah terungkap dan tertangkap Kapolres masih menunggu hari Rabu untuk gelar perkara atau rilis penangkapannya.

Pelaku saat melakukan pembunuhan, korban dalam kondisi hamil tujuh bulan. Namun Kapolres juga enggan berkata banyak terkait penangkapan pelaku pembunuhan itu, pasalnya belum gelar perkara.

“Iya memang sudah ramai di masyarakat terkait tertangkapnya pelaku pembunuhan terhadap Rista Fransisika itu, namun masih dalam pemeriksaan dan rekontruksi awal oleh petugas dan pelaku cuma satu orang, dan kita lakukan rekontruksi awal ini agar pemeriksaan tidak kemana-mana. Dan sekarang ini masih melakukan kroscek TKP dan juga barang bukti, untuk identitas pelaku selengkapnya. Besuk saja kalau kita gelar perkara dan rilis bareng ke semua teman media,” tegasnya.kamal


Quote:Original Posted By venividibini
Ini gan banjingannya







Pembunuh Rista Ditangkap - Keluarga Minta Tersangka Dihukum Mati

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penangkapan DYR berasal dari pendalaman penyidikan dan barang bukti berupa ceceran darah dan sandal yang tertinggal sebelah di lokasi kejadian, ponsel dan laptop Rista, serta segenggam rambut di tangan Rista yang diduga sebagai rambut pelaku. Motif pembunuhan diduga kuat berkaitan dengan kehamilan Rista.

Sumber KORAN SINDO JATIMdi kepolisian menyebutkan, DYR sempat memberikan es jus yang dicampur dengan ramuan khusus untuk menggugurkan kandungan. Pisau yang diduga merupakan alat untuk menusuk korban juga belum ditemukan. “Tadinya hanya untuk menakuti, tapi justru terjadi pembunuhan,” kata sumber itu.

Dari penelusuran KORAN SINDO JATIM, diketahui DYR adalah lulusan SMKN 1 Jenangan, Ponorogo. Dia adalah anak pertama dalam keluarganya. Ayahnya adalah seorang TNI aktif yang saat ini bertugas di salah satu Koramil di Kabupaten Madiun. Sifatnya pendiam dan jarang berinteraksi dengan remaja seusianya di kampungnya. “Kalau keluar hanya beli pulsa atau barang apa gitu.

Kalau main yang di luar kampung sini,” kata salah satu tetangga DYR. Beberapa warga mengaku cukup terkejut dengan penangkapan DYR. “Beberapa hari lalu memang jadi saksi, tapi tidak menyangka kalau ternyata pelaku pembunuhan. Senin sore kemarin itu lo ditangkapnya,” ujar warga lain sekitar rumah DYR yang kemarin tampak tertutup.

Kapolres Ponorogo AKBP Iwan Kurniawan belum bersedia memberi keterangan resmi soal penangkapan DYR alias Yosi dan pasal yang dikenakan. Kasat Reskrim AKP Misrun juga bungkam soal penangkapan pelaku pembunuhan Rista ini. Rista ditemukan tewas pada Jumat (12/7). Selain sejumlah tusukan, tubuhnya ditindih batu kali besar. Dia diketahui sedang hamil sekitar 5 bulan. dili eyato

case closed
terima kasih buat agan2 yang udah bantu pantau
semoga pelaku ditusbol sampe muntah peju dipenjara
dasar laki2 buwaya mau enaknya doang
Quote:Original Posted By KKKKKKKKKK
dasar laki2 buwaya mau enaknya doang


Laki laki ya pak aya...kalo bu aya perempuan
orang bejad
mau enaknya doang
profile picture
Kaskus Maniac #5
Quote:Original Posted By Flintzx

TRIBUNNEWS.COM,PONOROGO - Seorang gadis yang diduga tengah hamil 7 bulan dibunuh di warung bambu Es Degan di pinggir JL Raya POorogo - Wonogiri, Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (12/7/2013) pukul 23.00 WIB.
Dugaan sementara, korban dibunuh dan dibantai kekasihnya yang tidak menghendaki kehamilan korban.
Pasalnya, perut korban sudah dalam kondisi buncit layaknya orang hamil usia 6 sampai 7 bulan.
Sebelum korban dibunuh, diduga, antara korban dan kekasihnya itu bertemu di warung bambu es degan itu.
Namun, saat bertemu dan diminta pertanggungjawabannya itu, kekasih korban justru tak mau mengakuinya hingga menganiaya dan menyebabkan korban tewas di lokasi kejadian.
Saat ditemukan, jenazah gadis yang mengenakan baju batik putih, kembang hitam, switer ungu dan tangan merah, serta celana jeans biru itu, dalam kondisi tertelungkup di selokan di barat warung es degan itu.
Selain tertelungkup, posisi korban juga masih ditindah menggunakan batu besar seukuran perut orang dewasa.
Sedangkan darah berceceran masih berada di warung berlantai bambu itu.
Jenazah korban kali pertama ditemukan 5 Anak Baru Gede (ABG) yang sedang naik motor.
Karena ketakutan, kelima ABG itu tidak langsung melaporkan ke polisi akan tetapi masih telepon dan SMS ke sejumlah temannya.
Baru sekitar 2 jam usai mayat ditemukan atau sekitar pukul 23.00 WIB, para saksi melaporkan kasus penemuan mayat itu ke Polsek Sumoroto.
Saksi Afif mengatakan jika dia dan rekan-rekannya sudah biasa sejak sekitar pukul 21.00 WIB berjalan-jalan dan mutar-mutar naik motor.
Namun anehnya, motor yang tak ada masalah, Ketika sampai di depan warung bambu es degan di dekat tempat pembantaian gadis hamil tersebut tiba-tiba motor salah satu rekannya mogok.
Padahal, paska menemukan mayat itu, motor sudah lancar digunakan lagi.
"Sambil memperbaiki motor saya kencing. Ketika hendak kencing ada mobil dari arah barat otomatis tersorot lampu mobil, baru saya melihat di bawah saya kencing ada seorang perempuan tergeletak dengan bersimbah darah. Lalu saya telepon ke teman-teman dan kenalan saya di kampung karena saya ketakutan," terangnya kepada Surya (Tribunnews.com Network), Jumat (12/7) malam didampingi 4 rekannya.
Sementara, Kapolsek Sumoroto Kompol Suharyanto ketika dikonfirmasi menegaskan jika setelah mendapat laporan ada penemuan mayat perempuan pihaknya langsung melakukan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Petugas kami langsung mendatangi TKP dan langsung melaporkan ke Polres Ponorogo untuk evakuasi dan olah TKP," pungkasnya.

TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO - Kedatangan jenazah Rista Fransiska (17) siswi SMKN 1 Ponorogo yang dibunuh dan dibuang di selokan Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo disambut jerit histeris keluarga, kerabat, tetangga dan teman-teman sekolah serta bermain korban, Sabtu (13/7/2013).
Pasalnya, selama hidup warga asal JL Gajah Mada RT 01, RW 01, Dusun Sejeruk, Desa/Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo ini hanya mengandalkan uang kiriman dari ibu kandungnya Sifi Fatimah (33) yang menjadi TKW.
Sedangkan ayah kandungnya, Saptoni (38) sibuk dengan pekerjaannya sendiri dan tak pernah memberikan nafkah korban.
Kendati selama ini tak peduli putrinya, akan tetapi saat jenazahnya tiba, Saptoni langsung menangis dan pingsan.
Padahal, sejak pagi mendapatkan kabar anaknya tewas dibunuh lelaki tak memiliki pekerjaan ini masih tertidur pulas di kamar rumahnya, meski ratusan pelayat dan orang memenuhi depan dan samping rumahnya.
Tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kabupaten Ponorogo yang masih tetangga korban, Thoriq Hardono usai sholat jenazah mengaku mengecam keras terhadap pelaku pembunuhan sadis terhadap tetangganya itu.
Thoriq berharap agar petugas kepolisian segera menemukan pelaku pembunuhan dan pelaku diganjar dengan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.(Sudarmawan)
Spoiler for



penting : supaya kejadian bekasi tak terulang harap yang berkeberatan atau salah satu kaskuser merupakan kerabat korban SILAHKAN PM DAN JANGAN MARAH2 DIPOSTINGAN
mohon pahami ts terguncang

terima kasih


barusan saja liat beritanya di CCTV tadi
Quote:Original Posted By anantodwi
orang bejad
mau enaknya doang


Yang paling sedih kalo liat anak bayi tak berdosa jadi korban
profile picture
Kaskus Maniac #7
Quote:Original Posted By ENGXXX


barusan saja liat beritanya di CCTV tadi


jangan di qoute wadoohhhh
huft...psikopat pelakunya
Quote:Original Posted By ENGXXX


barusan saja liat beritanya di CCTV tadi


Quote:Original Posted By Flintzx


jangan di qoute wadoohhhh




masih trauma jugak
profile picture
Kaskus Geek #10
Quote:Original Posted By Flintzx


jangan di qoute wadoohhhh


Pictnya ngikut ke kuwot
emang bener apa kata pepatah emak tetangga saia
serahkanlah keperawananmu hanya untuk suamimu yg sah menurut agama dan uud 45
profile picture
Kaskus Geek #12
Quote:Original Posted By pcgun


Pictnya ngikut ke kuwot


buat barang bukti
profile picture
Kaskus Geek #13
Quote:Original Posted By .PLUR.


buat barang bukti


Lha dadi repot iki te es e...
profile picture
Kaskus Geek #14
Quote:Original Posted By pcgun


Lha dadi repot iki te es e...


om eexxx emang papah jahat

ben terguncyang maneh teh es e
profile picture
Kaskus Geek #15
Quote:Original Posted By .PLUR.


om eexxx emang papah jahat

ben terguncyang maneh teh es e


Percuma punya te es dihapus...yg dikuwot tetep numul terusc
tuh kannnn...
padahal belum out of date
Quote:Original Posted By Flintzx
jangan di qoute wadoohhhh

buwat BB supaya tidak diuber fans nyah lagi
saya turud berduka....tadi baru liat berita nya di tv...

buka forum DP gambarnya langsung ada......
trit bb

turut berduka

cantik gitu orangnya

semoga arwah korban diterima disisiNYA

amiiinnn

FYI : almh ternyata seorang outsiders...

lady rose...
profile picture
Kaskus Addict #20
Kasian bayinya .. Goroked cowoknya

KASKUS Sign In

or Sign In with